• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Wednesday, May 6, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Anhar Gonggong: IKN Pindah Kaltim, Supaya Jangan Jawa Melulu. Diskusi Publik Polri, Polisi Bawahan Harus Diapresiasi

by admin
August 11, 2023
in Kanal
0 0
0
Anhar Gonggong: IKN Pindah Kaltim, Supaya Jangan Jawa Melulu. Diskusi Publik Polri, Polisi Bawahan Harus Diapresiasi

JAWAB IKN: Sejarawan Anwar Gonggong menjawab pertanyaan IKN di diskusi nasional dan meminta polisi bawahan harus dihargai

0
SHARES
159
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Sejarawan  Dr Anhar Gonggong MA menegaskan, perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Provinsi Kaltim,  jika melihat sejarah sudah jadi desain  mantan Presiden Soekarno. Bahkan saat itu, Soekarno telah memiliki semacam sketsa perpindahan.

Yusuf bersama undangan di Polda Kaltim

“Sebenarnya perpindahan ibukota itu baik. Karena, tujuannya agar pembangunan jangan terpusat di Jawa melulu,” kata Anhar menjawab pertanyaan mahasiswa kaitan perpindahan IKN di acara Diskusi Publik bertemakan Polri dan Semangat Kemerdekaan Menuju Indonesia Maju di Hotel Grandika, Jakarta, Rabu (9/08/2023).

Yusuf bersama ketua MUI dan rektor Uniba

Acara yang dipandu moderator Fristian Gries (jurnalis) dan digagas Divisi Humas Polri ini, menghadirkan narasumber selain Anhar Gonggong, juga anggota DPR-RI (komisi III) Supriansa SH MH, Ir Jaka Santosa (Kadin Indonesia) dan Kasubditbang Pusjarah Mabes Polri AKBP Edi Purnawan SPd MM.

Fristian Griec memandu acara

Acara itu digelar secara nasional secara zoom meeting. Dan di Polda Kaltim, dipimpin Kabid Humas Kombes Pol Yusuf Sutedjo dengan peserta para pejabat utama (PJU) Polda Kaltim, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, rektor dan mahasiswa serta kepala sekolah yang digelar di Ruang Rapat Utama (Rupatama) lantai III Jln Syarifuddin Yoes.

Pejabat Polda juga hadiri diskusi publik

Menurut Anhar, rencana perpindahan itu pernah digagas mantan Presiden Soekarno dan beberapa kota direkomendasikan. “Pak Soekarno waktu itu menuju ke Palangkaraya. Dan visinya sebaiknya ibu kota berada di luar Jawa yang akhirnya dipilih Provinsi Kaltim,” kata Anhar.

Undangan tomas, toga dan tokoh pemuda

Tujuan perpindahan ibukota itu, tentu mengembangkan Indonesia. Sekarang, tinggal masyarakat Kaltim harus menerima dengan ikhlas berbagai hal kaitan migrasi penduduk dari daerah lain.

“Jadi sebenarnya Kaltim siap menerima atau nggak khususnya hetrogenitas masyarakat yang nanti ke IKN. Itu yang juga harus dilihat secara proporsional,” kata Anhar.

Bahkan, secara pertumbuhan ekonomi, Kadin melalui Jaka Santosa menilai perpindahan IKN akan menjadi simpul pertumbuhan ekonomi baru. “Singkatnya, IKN pindah berarti ada pengembangan ekonomi baru di Kaltim dan Indonesia,” ujar Jaka Santosa singkat.

BAWAHAN

Dalam konteks menuju Indonesia maju, pertanyaannya kata Anhar, apakah memang perspefktif maju itu benar-benar maju?  Nah dalam konteks polisi, Anhar berpesan agar jangan dilupakan polisi bawahan. Karena, polisi bisa besar itu karena juga peran bawahan.

Anhar (kiri) bersama narsum lainnya

“Pikiran salah jika polisi yang bawah itu tidak dihargai. Karena, sejauh ini polisi yang atasan atau pangkat tinggi-tinggi saja yang selalu mendapat reward. Yang bawah juga harus diberi kesempatan. Jadikan juga mereka tokoh kecil sebab juga ikut memberi kontribusi RI menjadi tegak lewat gerakan-gerakannya,” kata Anhar.

Dua penggerak polisi itu adalah kata Anhar, Tribarta dan Catur Prasetya. Dan itu semua adalah Pancasila. Wujud itu bisa tercapai di institusi kepolisian karena ‘tokoh bawahan atau kecil’ ikut berperan. “Intinya yang kecil jangan dilupakan,” kata Anhar.

Anharnoor juga hadir jadi undangan

Anhar punya kisah di masa lalu, ia pernah ditangkap polisi sebanyak 12 kali karena menjadi aktivitas dan dianggap anti dwifungsi .

Saat itu, ada polisi bernama Gunawan. Dan Anhar bercerita kisahnya itu. “Iki piye (ini bagaimana), tiap hari dirimu saya tangkap,” ujar Anhar menirukan Gunawan dengan logat Jawa. Hanya, ia sempat terharu, ketika melihat dirinya  selalu ditangkap, polisi Gunawan tak tega dan menangis.

Unsur polda lainnya pun hadir

Rasa humanis itu kata Anhar menyentuh hatinya, sebenarnya polisi tak semuanya berniat jahat kepada siapapun. “Dia melakukan penangkapan itu karena perintah atasan. Dirinya sebenarnya tidak tega. Inilah kesan polisi bawahan  yang harus juga dilihat secara proporsional,” ungkap Anhar.

Kaitan memberi reward polisi bawahan itu, moderator Fristian Griec menimpali, jika Polri sudah membuat kompetisi Hoegeng Award yang tujuannya mengakomodir polisi bawahan untuk mendapatkan penghargaan dan dihargai.

PROFIL POLISI

Sementara itu Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan yang membacakan sambutan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dr Sandi Nugroho menjelaskan, ada tiga polisi yang tercatat dalam sejarah institusi kepolisian yang digandrungi publik

Ramadhan bacakan sambutan

Ketiga polisi itu kata Ramadhan,  pertama, Jenderal Polisi (purn) Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo karena pernah menjabat Kapolri (saat itu disebut Kepala Djawatan Kepolisian Negara) dari tahun 1945-1959.

Kemudian, kedua,  Jenderal polisi (purn) Raden Hoegeng Imam Santoso. Dan polisi Hoegeng ini jadi sosok yang disenangi karena kesederhanaannya dan pernah sebagai Kapolri di tahun 1968-1971

Dan yang terakhir kata Ramadhan, Komjen M Jasin yang merupakan pendiri Korps Brimob Polri. Dan M Jasin juga polisi pertama yang ditetapkan sebagai pahlawan nasional yang dikenal dalam peristiwa 10 November di Surabaya.

Hingga akhir ikuti acara

Oleh karena itu kata Ramadhan, fungsi negara untuk menjamin rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia merupakan bagian dan tanggung jawab Polri. “Dan polisi sudah berperan besar seperti  mengatasi ancaman stabilitas sosial  dan politik, bencana alam serta ancaman covid-19 dalam beberapa waktu lalu,” kata Ramadhan.

Sehingga kata Ramadhan, Diskusi Publik digelar  sebagai wujud refleksi kemerdekaan Indonesia dan sebagai wadah diskusi,  untuk peningkatan kesadaran dalam dimensi lain kemerdekaan Indonesia untuk penguatan institusi Polri. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Warga BTN Istiqomah, Celengan Terus Terisi. Ada Anak Usil, Bibi Sayur Juga Bersedekah
Kanal

Warga BTN Istiqomah, Celengan Terus Terisi. Ada Anak Usil, Bibi Sayur Juga Bersedekah

May 3, 2026
Musik Sunda, Beri Semangat Gotong-Royong. ‘Pamit’ Broery Marantika Mengaduk Emosi Hati
Kanal

Musik Sunda, Beri Semangat Gotong-Royong. ‘Pamit’ Broery Marantika Mengaduk Emosi Hati

April 26, 2026
Warga Sepakat ‘Jagal’ dan Menjaga ‘Kang Ramli’. Lurah Pantau Kerja Bakti, Ingatkan Musim Kemarau
Kanal

Warga Sepakat ‘Jagal’ dan Menjaga ‘Kang Ramli’. Lurah Pantau Kerja Bakti, Ingatkan Musim Kemarau

April 26, 2026
Walikota Gabung Bikers, Salat Subuh di Asrama Haji. Bikers Subuhan Borneo Gelar Silatda dan Halalbihalal
Kanal

Walikota Gabung Bikers, Salat Subuh di Asrama Haji. Bikers Subuhan Borneo Gelar Silatda dan Halalbihalal

April 12, 2026
‘Palu Godam’ Prabowo di Hutan Kaltim
Kanal

‘Palu Godam’ Prabowo di Hutan Kaltim

April 10, 2026
Sharing Session Kadin Tiap Bulan Jalur Solutif. Bambang: TPID Penting, Semua Bidang Bergerak
Kanal

Sharing Session Kadin Tiap Bulan Jalur Solutif. Bambang: TPID Penting, Semua Bidang Bergerak

April 8, 2026
Next Post
Sosok Polisi, Ibarat Dibenci tapi Dirindu. Supriansa: Retorative Justice, Wujud Polisi Humanis dan Kapolrinya Responsif

Sosok Polisi, Ibarat Dibenci tapi Dirindu. Supriansa: Retorative Justice, Wujud Polisi Humanis dan Kapolrinya Responsif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Tergantung Restu Keluarga, Langkah RM Maju Pilkada

Tergantung Restu Keluarga, Langkah RM Maju Pilkada

September 19, 2019
PKK Balikpapan Unjuk Prestasi di Depan Tim Verifikasi. PKK Margomulyo Optimistis Raih Juara Provinsi

PKK Balikpapan Unjuk Prestasi di Depan Tim Verifikasi. PKK Margomulyo Optimistis Raih Juara Provinsi

October 28, 2023
Dibalik Billboard Dipasang ‘Eye Catching’, Ada Figur Penting?

Dibalik Billboard Dipasang ‘Eye Catching’, Ada Figur Penting?

August 22, 2019
Danlanud Dhomber Kaltim Miliki 6.000 Jam Terbang. Naik Pesawat Harus Enjoy, Turbulensi Hal Wajar

Danlanud Dhomber Kaltim Miliki 6.000 Jam Terbang. Naik Pesawat Harus Enjoy, Turbulensi Hal Wajar

March 9, 2021
Cinta Kota, Warga Jalankan Instruksi Walikota. KBM Cat Gazebo sampai Cerita Laut Hitam Turki

Cinta Kota, Warga Jalankan Instruksi Walikota. KBM Cat Gazebo sampai Cerita Laut Hitam Turki

February 2, 2025
Minggu, PKJ 2024  Ragam Doorprize Menunggu. Ayo Hadir di GOR Segiri Samarinda

Minggu, PKJ 2024 Ragam Doorprize Menunggu. Ayo Hadir di GOR Segiri Samarinda

November 30, 2024
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines