TINTAKALTIM.COM-Siapa yang tak kenal advokat kondang di Kaltim khususnya Kota Balikpapan. Dia adalah H Yusuf Mustafa SH MH. Dia adalah advokat yang familiar di mata publik. Sejumlah kasus besar berhasil diselesaikannya ketika dirinya jadi kuasa hukum.
Menjadi politisi sebenarnya bukan passion-nya, tetapi karena semangat untuk memperjuangkan aspirasi rakyat, ia terpanggil untuk maju. Ia tercatat sebagai Ketua Bidang Hukum dan HAM Partai Golkar Kota Balikpapan yang dipimpin ketuanya H Rahmad Mas’ud SE yang tak lain adalah Wakil Walikota Balikpapan.
Suatu ketika Tintakaltim.Com bertemu bapak yang sangat enerjik ini di Masjid Namirah Balikpapan Baru. Ngobrol santai dan penuh canda usai salat. Tegas tapi low profile. “Selamat ya pak,” ucap salah satu jamaah masjid, menyalami Yusuf Mustafa yang tahu kalau dalam pileg lalu dia terpilih untuk jadi wakil rakyat Provinsi Kaltim. Tapi, ia tetap saja merendah. “Kita hanya berjuang, Allah yang menentukan. Garis tangan itu milik Allah, mohon doanya ya,” ungkapnya polos.
Yusuf Mustafa kendati komunikasinya baik dan cenderung ada yang menyebutnya ‘orator’ jika sudah diskusi, tetapi enggan untuk bicara banyak. Ia sadar bahwa belum dilantik menjadi anggota DPRD Kaltim defenitif. “Insya Allah tanggal 2 September 2019 baru dilantik. Semoga semua berjalan lancar,” kata Yusuf Mustafa yang ditemui Tintakaltim.Com ketika hadir pada pelantikan 45 anggota DPRD Balikpapan, Senin (26/8) di Balikpapan Sport Convention Centre (BSCC) Dome.
Kepada media ini, Yusuf hanya bicara bagaimana aktualisasi tiga kewenangan anggota DPRD hak budget, hak pengawasan dan hak legislasi. Ketiganya harus berjalan maksimal, agar sejumlah perjuangan untuk kepentingan rakyat di Balikpapan dapat terwujud. “Nanti saya bicara banyak. Tentu yang berkaitan dengan hak legislasi dan anggaran serta pengawasan. Sebab itu tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dewan,” ujarnya singkat sambil menambahkan, ia pun akan mengumpulkan insan pers untuk silaturahmi dan sebagai wujud kerjasama dalam tugas-tugas ke depan.
Keberadaan advokat seperti Yusuf Mustafa setidaknya dapat dijadikan ‘amunisi’ bagi DPRD Kaltim periode 2019-2024. Karena, untuk menopang kerja-kerja legislatif di bidang hukum. Khususnya dalam pembentukan peraturan perundangan-undangan.

Dari advokat terus terjun ke politisi dan akhirnya dapat kursi di parlemen tentu di Indonesia banyak. Selain Yusuf Mustafa di Kaltim, sebutlah politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Asrul Sani dan lainnya. “Kalau Pak Yusuf Mustafa jadi anggota DPRD Kaltim, wah cocok sudah. Ngerti hukum, dan tepat kalau di komisi bidang hukum,” kata Soegianto, Direktur Hotel Platinum Group yang juga hadir pada pelantikan di Gedung Dome.
Malang-melintangnya Yusuf Mustafa dalam menangani kasus tentu sudah memiliki pengalaman segudang. Sehingga, tepat kalau duduk jadi wakil rakyat. Kehadiran Yusuf Mustafa di Gedung Dome juga mendampingi istri Hj Suwarni SH yang juga politisi Partai Golkar yang kemarin dilantik menjadi anggota DPRD Balikpapan. “Mohon doa dan dukungannya. Banyak yang harus dikerjakan untuk kepentingan rakyat Balikpapan,” ujar Hj Suwarni singkat. Kehadiran H Yusuf-Hj Suwarni kemarin jadi ‘pemandangan indah’ karena suami-istri ini dalam pileg lalu lolos keduanya sebagai anggota DPRD. Selamat ya bapak dan ibu. Semoga amanah. (git)













