• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, May 31, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

NU Nilai Kisruh DMI Balikpapan Ada Muatan ‘Kubu-Kubuan’. KH Muhlasin: Kader NU yang Skill Banyak tapi Seolah Ditinggal

by admin
October 11, 2022
in Kanal
0 0
0
NU Nilai Kisruh DMI Balikpapan Ada Muatan ‘Kubu-Kubuan’. KH Muhlasin: Kader NU yang Skill Banyak tapi Seolah Ditinggal

UMMAT: Ketua NU Balikpapan KH Muhlasin menilai kisruh DMI Balikpapan tidak mengindahkan orientasi ukhuwah umat

0
SHARES
332
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Kisruh  DMI Kota Balikpapan yang diawali retaknya pejabat caretaker (sementara) pimpinan DR H Sugianto MM mendapat kritik pedas dari Nahdlatul Ulama (NU). Ormas Islam terbesar di Indonesia ini menilai, seharusnya organisasi DMI mampu mengakomodir orang-orang skill dan punya kapasitas baik dan tidak dibuat ‘kubu-kubuan’

“Saya sudah mengamati sejak lama. Mengapa seolah pihak lain di tinggal. Coba demokratis saja,  seolah ini kan tidak ada kader. Saya dengar mantan jamaah LDII diakomodir,” kata  Ketua Tanfizdiyah PCNU Kota Balikpapan KH Muhammad Muhlasin saat memberi pandangannya kaitan  kisruh di kepengurusan DMI Kota Balikpapan.

Kisruh DMI Balikpapan diawali adanya dua mantan jamaah Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII) masuk dalam kepengurusan caretaker sisa masa bhakti 2019-2023. Mereka adalah Ruslan Affandi dan Achmad Dasuki yang namanya diusulkan Ketua Caretaker DMI Balikpapan DR H Sugianto MM yang masing-masing posisinya Wakil Ketua mendampingi Sugianto dan  wakil sekretaris mendampingi H Nur Arifin SPdI

DR Sugianto, Ketua Carateker DMI Balikpapan

Tentu keputusan itu membuat reaksi tiga anggota tim konsolidasi yakni Drs H Muhammad Jailani MSi, Sahal Suryanto dan Drs H Rikmo Kuswanto yang selama ini dianggap sebagai think-thank caretaker DMI Balikpapan dan ingin membuat DMI terbuka, transparan dan demokratis. Seolah mereka semua ditinggal.

Bahkan Jailani menilai penunjukkan posisi wakil sekretaris dengan mengakomodir mantan jamaah LDII sangat tak tepat. Dasuki orang baru dan seolah mengabaikan prinsip the right man on the right place (orang yang tepat pada tempatnya sesuai kemampuannya).

“Ini cenderung ada unsur like & dislike atau suka tidak suka. Kacau jika organisasi ada muatan semacam itu. Harusnya tidak begitu, apalagi menyusun pergantian carateker sembunyi-sembunyi,” ujar Jailani yang dikenal malang-melintang di organisasi keagamaan ini.

Ruslan Affandi (kiri) dan Ahmad Dasuki mantan jamaah LDII yang ditarik jadi pengurus caretaker DMI Balikpapan yang dinilai ada unsur like & dislike

Menurut Muhlasin, DMI merupakan organisasi yang orientasi pengurusnya  mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pengembangan masyarakat atau jamaah dan persatuan umat.

“Tujuannya kan memakmurkan masjid untuk kemaslahatan umat. Hanya, pengurusnya yang mampu mengakomodir kepentingan jamaah. Jangan asal comot. Saya melihatnya ini tidak koordinasi sehingga menyusun carateker dilandasi kubu tadi. Ingat lho, masjid yang basis NU di Balikpapan banyak. Juga orang-orang NU itu punya skill luar biasa di dalam memakmurkan masjidnya,” kata KH Muhlasin.

Diakomodirnya pengurus carateker mantan jamaah LDII membuat terkejut Muhlasin yang notabene melihat bahwa Balikpapan banyak sekali kader-kader militan yang memiliki skill, kemampuan agama dan  manajemen pengelolaan masjid.

“Sekali lagi, niatnya harus sama yakni merangkul jamaah. Jangan meninggal unsur lainnya lalu mengakomodir orang-orang yang sekiranya disenangi saja,” urai Muhlasin.

Disebutkan Muhlasin, menuju Musda DMI Balikpapan, alangkah baiknya pengurus carateker untuk menggelar silaturahmi besar. Jika perlu merevisi surat keputusan (SK) dengan mendengar pihak-pihak lain. “Supaya terakomodir semua. Jangan sampai membuat malu DMI kecamatan yang adem-ayem saja dan ingin DMI maju ke depan. Justru DMI Kota Balikpapan kisruh gara-gara pengurus carateker yang belum mengakomodir pihak lain,” pungkas Muhlasin.

Dalam kepengurusan sebelumnya dari data Tintakaltim.Com, sejumlah nama seperti Rikmo Kuswanto yang selama ini jadi think-thank pernah duduk sebagai a’wan NU Balikpapan (orang yang memiliki kapasitas membantu ulama) dalam kepengurusan NU sebelumnya pimpinan alm KH Annas Muchtar.

NO COMMENT

Dalam kaitan kritik pedas retaknya kepengurusan carateker DMI Balipapan hingga mengalmi kisruh, Sugianto saat dikonfirmasi enggan berkomentar banyak. “Saya no comment dulu. Biar bekerja mengurusi bagaiman DMI maju,” kilahnya.

Demikian juga Ruslan Affandi. Ia banyak mengirimkan  obrolan (chat) via aplikasi WhatsApp ke media ini, namun obrolan itu tidak ingin dipublikasikan. “Sekadar tahu saja apa yang saya tulis. Tapi ini untuk konsumsi internal,” ujarnya, membingungkan.

BISA DISELESAIKAN

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Universitas Balikpapan DR Rendi Susiswo Ismail menilai ada yang tidak tuntas dalam komunikasi dan koordinasi sehingga DMI Balipapan kisruh.

DR Rendi Susiswo Ismail

“Apa yang mau dicari toh. Harusnya mengedepankan ukhuwah. Saya melihat ini ada yang tidak tuntas dalam komunikasi. Mereka semua ustaz-ustaz yang rasanya sangat mudah menyelesaikan masalah ini. Sekali lagi, ini bisa diselesaikan lewat musyawarah,” ujar Rendi.

Dalam melihat DMI ke depan kata Rendi, harusnya sisi ukhuwah menjadi garda terdepan. Tidak harus menimbulkan masalah.  “Duduk bersama, musyawarah. Dan saling mengisi serta melihat DMI ke depan untuk kepentingan umat,” kata Rendi.

Sementara itu Sekretaris DMI Kaltim Ardiansyah saat dikonfirmasi tidak memberikan jawaban. Chat via WA yang dikirimkan media ini hanya dibaca saja. Ditelpon berkali-kali pun tak diangkat. Seolah enggan pula menanggapi dan memberikan komentar kaitan kisruh DMI Balikpapan, padahal SK ikut pula ditandatangani Sekretaris DMI Kaltim. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Noval Dibantu 25 Wakil Ketua Bidang. 8 Juni Dilantik, Kadin Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Kanal

Noval Dibantu 25 Wakil Ketua Bidang. 8 Juni Dilantik, Kadin Jadi Mitra Strategis Pemerintah

May 30, 2026
Jerih Payah, Jadi Sedekah Amal Jariyah. Ada Sarapan Pagi, Silaturahmi dan Tambah Amunisi
Kanal

Jerih Payah, Jadi Sedekah Amal Jariyah. Ada Sarapan Pagi, Silaturahmi dan Tambah Amunisi

May 30, 2026
IWSSB Tour Jateng-Jogjakarta, Bromo Sampai Taman Langit. Peserta Bawa Baju Bodo dan Naik Kapal Laut
Kanal

IWSSB Tour Jateng-Jogjakarta, Bromo Sampai Taman Langit. Peserta Bawa Baju Bodo dan Naik Kapal Laut

May 29, 2026
Ketua Kadin Balikpapan Kurban 25 Ekor Sapi. Serahkan Bantuan 1 Sapi di Masjid BIC
Kanal

Ketua Kadin Balikpapan Kurban 25 Ekor Sapi. Serahkan Bantuan 1 Sapi di Masjid BIC

May 28, 2026
Walikota: Terimakasih Presiden dan Shohibul Qurban. Bison Ditangani 4 Penjagal dari RPH
Kanal

Walikota: Terimakasih Presiden dan Shohibul Qurban. Bison Ditangani 4 Penjagal dari RPH

May 27, 2026
Sapi Presiden 1 Ton Asal Teritip Disembelih di BIC. Walikota Menerima Penyerahan Usai Ashar
Kanal

Sapi Presiden 1 Ton Asal Teritip Disembelih di BIC. Walikota Menerima Penyerahan Usai Ashar

May 26, 2026
Next Post
Forum TJSLP (CSR) Tidak Mengelola Duit. Walikota: IKN, Pekerja LDR Dipikirkan Sering Bertemu Istri

Forum TJSLP (CSR) Tidak Mengelola Duit. Walikota: IKN, Pekerja LDR Dipikirkan Sering Bertemu Istri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 316 Followers

Recommended

Ingat ‘Jas Merah’, Ayo Pasang  Bendera Merah Putih. Kaltim Ada ‘Proximity’ Detik-detik Proklamasi di IKN

Ingat ‘Jas Merah’, Ayo Pasang Bendera Merah Putih. Kaltim Ada ‘Proximity’ Detik-detik Proklamasi di IKN

August 2, 2024
Kasus Batu Ginjal Tergolong Banyak di Balikpapan

Kasus Batu Ginjal Tergolong Banyak di Balikpapan

August 31, 2019
Ketum Gapasdap Nilai Tarif Naik Hanya ‘Pepesan Kosong’. Khoiri: Jika Tak Sanggup, Serahkan Asosiasi

Ketum Gapasdap Nilai Tarif Naik Hanya ‘Pepesan Kosong’. Khoiri: Jika Tak Sanggup, Serahkan Asosiasi

September 28, 2022
Ramadan 2025, PTMB Pastikan Distribusi Air Lancar. Dirut:  Fokus Rehabilitasi dan Optimalisasi

Ramadan 2025, PTMB Pastikan Distribusi Air Lancar. Dirut: Fokus Rehabilitasi dan Optimalisasi

February 5, 2025
Bocor di IPAM Batu Ampar, Stop Produksi. Arief: Darurat, Pekerjaan Selalu Dipercepat

Bocor di IPAM Batu Ampar, Stop Produksi. Arief: Darurat, Pekerjaan Selalu Dipercepat

November 4, 2021
BPTD Kaltim Serahkan 3 Halte Sungai ke Dishub Paser. Muiz: Kita Juga Bantu Perbaikan, Kades Ingin Mengelola Mandiri

BPTD Kaltim Serahkan 3 Halte Sungai ke Dishub Paser. Muiz: Kita Juga Bantu Perbaikan, Kades Ingin Mengelola Mandiri

July 20, 2023
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines