• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Monday, May 11, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Mengaji yang Happy, Anak-anak Patut Dipuji. TPA-TQA Asy-Syifa, Menempa Anak Sampai Bisa

by admin
February 9, 2022
in Kanal
0 0
0
Mengaji yang Happy, Anak-anak Patut Dipuji. TPA-TQA Asy-Syifa, Menempa Anak Sampai Bisa

MASA DEPAN: Suhud bersama anak didiknya menempa ilmu mengaji sampai bisa demi masa depan anak

0
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Sore usai salat Ashar, suara gaduh anak-anak memenuhi Pendopo Masjid Asyi-Syifa. Mereka berbaur, tetapi tertib menempati mejanya masing-masing. Terlihat wajah mereka ceria, ketika lantunan ayat Alquran keluar dari bibir yang disuarakan dengan sangat happy.

Terlihat, sang guru begitu sabar karena sedang menjalankan amalan ibadah paling istimewa membaca Alquran.  Ada cara bagaimana mengamalkan setiap huruf dalam Alquran yang diawali dari Iqra 1 sampai 6.

Ada suara syahdu nan serempak terdengar disuarakan bersama-sama dengan fashih oleh anak-anak yang disebut ‘Pelajar Iqra TPA Tahfidz Quran Asy-Syifa’.

Wajah-wajah ceria anak-anak yang belajar mengaji di TPA-TQA Asy-Syifa. Mereka bersemangat, senang ketika harus mengikuti metode mengaji pola Iqra yang diajarkan pendidik

Lafadz doa yang diajarkan Rasulullah ramai-ramai disuarakan: Rodhitu billahi rabba, wabil-islami dina, wabi Muhammadin shallallahu alaihi wa sallama nabiyyan wa rasula. Sepenggal doa ini artinya mengesakan Allah karena anak-anak itu rela Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama mereka dan Nabi Muhammad sebagai Rasulnya. “Tujuan kami satu. Mendapatkan anak yang mahir membaca, menghafal dan mengkaji nantinya Alquran. Sehingga diperlukan motivasi yang kuat dari guru dan dukungan orangtua,” kata  Ustaz H M Suhud, pengajar metode mengaji Iqra TPA Masjid Asyi-Syifa kawasan Kompleks BTN Gunung IV, Kelurahan Margomulyo Balikpapan Barat.

Suhud terlihat begitu aktif. Pola mengajarnya tak memaksa anak. Dilihatnya minat untuk belajar mengaji anak-anak agar hadir dari kesadaran sendiri.  Dirinya hanya memberi stimulus agar anak-anak tertarik untuk senang mengaji. Anak-anak pun rajin dan patut dipuji.

Sejak kecil ditempa mengaji agar saat dewasa menjadi anak berbhakti

Metode Suhud terkadang juga melakukan komunikasi dua arah dengan anak-anak, targetnya anak-anak cinta Alquran yang pada akhirnya menjadi anak soleh dan solehah kebanggan orangtua.

Dari papan tulis yang tersedia (whiteboard), Suhud kadang menulis huruf hijaiyah, Iqra versi cetak dan anak-anak diminta menyimak.  “Point pentingnya mengajar itu perlu situasi menyenangkan. Sehingga anak-anak tak bosan,” ceritanya.

CARA MUDAH

Karena kelompok anak-anak ada yang belajar metode Iqra 1,2 sampai 6, Suhud pun  memulai belajar dari yang mudah untuk memotivasi  anak agar ingin melakukan lagi.  Tujuannya, agar anak-anak mood untuk belajar. Sepertinya, Suhud yang memiliki skill sebagai pendidik ini, pandai  melakukan cara-cara kreatif untuk mengelola mood anak-anak. “Kuncinya, mereka mau membaca dan paham. Walau sedikit yang penting mereka senang hatinya,” ujar Suhud.

Ustaz H Suhud SPd I MM, insiator pendiri TPA-TQA Asy-Syifa

Hanya Suhud terus berpesan kepada orangtua. Untuk memberikan semangat anak-anak untuk terus mengaji. Sebab, mengaji adalah pendidikan agama  yang tak kalah penting untuk dunia dan akhirat.  “Panutannya kalau di TPA guru, tetapi di rumah perlu terus orangtua jadi contoh. Sebab, ini bagian bekal masa depan anak,” tambah Suhud.

Suhud membuat resep atau tips khusus  agar anak-anak TPA itu terus mengaji.  Kalau lagi malas mengaji, orangtua bisa bertanya mengapa malas. Komunikasi dengan anak justru bisa dicarikan solusi. “Mengaji penting. Jika perlu dibuat saja jadwal, kapan mengaji, kapan bermain. Karena ini semua bekal masa depan. Harta juga perlu, jabatan pun demikian tetapi ibadah mengaji untuk akhirat sangat penting,” ujarnya.

TIDAK MAMPU

Dalam mengaji di TPA Asyifa  kata Suhud, ada kelas TPA/TQA, tahfidz quran serta bimbingan belajar (bimbel)  matematika.  Pola bimbingannya  sangat menyenangkan  serta mudah.  Hanya, Suhud juga menyampaikan kepada wali santri yang tidak mampu  bayar infaq SPP, bisa melapor ke dirinya.  “Nanti akan dibantu dengan pengurus Masjid Asy-Syifa yang mampu atau akan dibebaskan tidak membayar. Intinya tetap ikut belajar di TPA. Jangan sampai tidak mampu lalu berhenti. Hanya syarat-syarat tak mampu juga tetap jadi pertimbangan,” kata Suhud.

Selain mengaji, sang guru juga memberi apresiasi

Menurut Suhud, memang ada TPA dan TQA. Nah, untuk TQA  adalah jenjang pendidikan dan pengajaran Alquran setingkat SMP. TQA sendiri standar dari kementerian agama yang disebut  Ta’limul Quran Lil Aulad. Sebenarnya jika diterjamahkan harfiahnya juga pendidikan Alquran untuk anak-anak.

Di TPA/TQA ASy-Syifa katanya, selain dirinya sebagai pengajar dibantu pula  oleh Ayu Khairiyah.  “Ada 38 anak-anak yang belajar mengaji di TPA Asyi-Syifa. Dan  uang infaqnya tak mahal kok, hanya Rp50 ribu. Kendati  saldo kita minus, tetapi  TPA dan mengajar anak-anak tak boleh berhenti,” ujar Suhud sambil menambahkan belajar ngajinya dari Senin-Jumat saja.

Mengajar ngaji adalah orientasi akhirat dan Insya Allah semua ada jalan jika menolong agama Allah. Suhud  juga menambahkan, jika ada orangtua yang ingin berkomunikasi dapat menghubungi di hotline nomor:  081351554350. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Kaltim Jadi Benchmark Uji Berkala KLBB. Feri: Surprise, Prakteknya Digelar di IKN
Kanal

Kaltim Jadi Benchmark Uji Berkala KLBB. Feri: Surprise, Prakteknya Digelar di IKN

May 10, 2026
Hendra: Target Bimtek Implementatif & Edukatif. BPTD Kaltim Gaungkan Jargon untuk Penguji KLBB
Kanal

Hendra: Target Bimtek Implementatif & Edukatif. BPTD Kaltim Gaungkan Jargon untuk Penguji KLBB

May 10, 2026
Pengujian Berkala KLBB, Wajib Jalankan 5 Fungsi. Ardy: Service Disconnect, Baru  Diuji Kendaraannya
Kanal

Pengujian Berkala KLBB, Wajib Jalankan 5 Fungsi. Ardy: Service Disconnect, Baru Diuji Kendaraannya

May 10, 2026
BPTD Kaltim Beri Edukasi KLBB Penguji 10 Kota-Kabupaten. Renhard: Kendaraan Harus Aman dan Selamat
Kanal

BPTD Kaltim Beri Edukasi KLBB Penguji 10 Kota-Kabupaten. Renhard: Kendaraan Harus Aman dan Selamat

May 7, 2026
Warga BTN Istiqomah, Celengan Terus Terisi. Ada Anak Usil, Bibi Sayur Juga Bersedekah
Kanal

Warga BTN Istiqomah, Celengan Terus Terisi. Ada Anak Usil, Bibi Sayur Juga Bersedekah

May 3, 2026
Musik Sunda, Beri Semangat Gotong-Royong. ‘Pamit’ Broery Marantika Mengaduk Emosi Hati
Kanal

Musik Sunda, Beri Semangat Gotong-Royong. ‘Pamit’ Broery Marantika Mengaduk Emosi Hati

April 26, 2026
Next Post
Wedding, Ultah, Meeting Bisa Digelar di Pantai Cemara. BPPDB Sebut Jadi Destinasi, Dipromosikan dan Harus Bersih

Wedding, Ultah, Meeting Bisa Digelar di Pantai Cemara. BPPDB Sebut Jadi Destinasi, Dipromosikan dan Harus Bersih

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Alwi: Urusan Rakyat, Ayo Berjuang Bersama. Ekonomi Digenjot, Infrastruktur Harus Merata

Alwi: Urusan Rakyat, Ayo Berjuang Bersama. Ekonomi Digenjot, Infrastruktur Harus Merata

August 28, 2024
Musik Sunda, Beri Semangat Gotong-Royong. ‘Pamit’ Broery Marantika Mengaduk Emosi Hati

Musik Sunda, Beri Semangat Gotong-Royong. ‘Pamit’ Broery Marantika Mengaduk Emosi Hati

April 26, 2026
Pileg 2019, Abdulloh Masih Peraih Suara Terbanyak

Pileg 2019, Abdulloh Masih Peraih Suara Terbanyak

May 8, 2019
Ayo Adu Menghias Telur Kreasi Maulid. Hj Darliana: Ada Rebana Massal dan Tausyiah Diisi Habib Mahdar Alqadrie

Ayo Adu Menghias Telur Kreasi Maulid. Hj Darliana: Ada Rebana Massal dan Tausyiah Diisi Habib Mahdar Alqadrie

October 2, 2023
PLN Pasang SPKLU di Terminal Batu Ampar. Kalista Diujicoba Menuju IKN

PLN Pasang SPKLU di Terminal Batu Ampar. Kalista Diujicoba Menuju IKN

December 21, 2023
Orangtua Meninggal Covid, Bhabinkamtibmas Datangi Door to Door. Yudi: Kita Beri Sembako, Ada Konseling Psikologi

Orangtua Meninggal Covid, Bhabinkamtibmas Datangi Door to Door. Yudi: Kita Beri Sembako, Ada Konseling Psikologi

October 31, 2021
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines