TINTAKALTIM.COM-Anak-anak muda yang tergabung dalam komunitas Hello Creative Space (HCS) berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Mereka berhasil meraih juara I (pertama) lewat event Kompetisi Video Konten Kreatif yang digelar Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVII Kaltim-Kaltara. Videonya bertemakan ZOSS (Zona Selamat Sekolah).
Kompetisi ini dirangkai Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2021 dengan mengusung tema Harmonikan Indonesia. Dan, BPTD Kaltim-Kaltara ingin ‘mempersembahkan’ event yang mengakomodir kreativitas digital kalangan milenal.

Sebenarnya kegiatan ini sifatnya umum, tetapi konten video kreatif lebih banyak diminati kalangan milenial. “Kita ingin bersinergi dengan warga dan komunitas digital. Karena, BPTD juga punya tugas untuk mensosialisasikan sejumlah program dalam keselamatan pelayaran,” kata Kepala BPTD XVII Kaltim-Kaltara Avi Mukti Amin S SiT MM menyebutkan salah satu alasan event ini digelar.
Avi ikut dalam proses penilaian, dan ia menyaksikan ada 26 peserta yang ikut serta. Hanya, saat finalisasi penilaian tidak semua yang mengirimkan video. Dewan juri yang menilai juga dari kalangan internal dan eksternal yakni Abdul Rahman Rizky (sineas), H Sugito SH (wartawan dan Wakil Ketua Media Online Indonesia Provinsi Kaltim),Edwin Fauzi S SiT MM (Kasi Lalu Lintas BPTD Kaltim-Kaltara), Sulis Setiawan S Kom (Kasi Humas BPTD Kaltim-Kaltara).
Menurut Avi, tugas BPTD lainnya adalah melaksanakan pengelolaan lalu lintas dan angkutan jalan, sungai danau dan penyeberangan serta penyelenggaraan pelabuhan penyeberangan.

“Sehingga, kita butuh media. Nah, era digital ini makanya kita kreativitaskan dengan bentuk konten video kreatif. Sehingga, sosialisasinya langsung via sosial media,” ujar Avi.
Ia mencontohkan, fungsi pengawasan UPPKB atau Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor yang lebih populer dengan sebutan jembatan timbang. Itu masuk dalam pengawasan BPTD. Alur kegiatannya jika dinarasikan lewat video maka masyarakat akan lebih mengetahuinya.
“Video sudah jadi sarana hiburan. Tetapi sekarang jadi edukasi karena penampilan visual lebih mudah tertangkap oleh pikiran dan tujuannya cepat mengena,” urai Avi.
Menurut Avi, ide kompetisi konten video kreatif adalah dari jajaran divisi humas dan seksi lalu-lintas. Karena, kehadiran smartphone mempermudah masyarakat untuk mengetahui informasi dari sebuah aplikasi seperti youtube, instagram dan lainnya.
“Kami ingin sinergi dengan warga atau masyarakat dalam mengenalkan BPTD. Ini juga wujud transparansi kinerja BPTD Wilayah Kaltim-Kaltara dalam implementasi good corporate governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik,” pungkas Avi.
ALUR CERITA
Sementara itu, Ketua Panitia Kompetisi Video Konten Kreatif Sulis Setiawan S Kom menyebutkan, ada 5 tema dalam kompetisi ini yakni pelayanan transportasi darat seperti terminal bus, penyeberangan dan lainnya, pelayanan jembatan timbang, angkutan barang, lalu lintas angkutan jalan seperti fasilitas keselamatan jalan (ZOSS, rambu dan marka jalan), transportasi sungai, danau dan penyeberangan dan harmoni transportasi.

“Semua peserta videonya bagu-bagus, tetapi dewan juri harus menilai secara profesional sesuai kapatias masing-masing. Dan, seluruh penilaiannya objektif,” ujar Sulis Setiawan yang menyebutkan keputusan dewan juri mutlak dan tak dapat diganggu gugat.
Dalam event ini menurut Sulis, seluruh juara mendapatkan piagam dan dana pembinaan serta helm berstandar SNI yakni juara I Rp8 juta, juara II Rp6 juta, juara III Rp4 juta, juara popupler Rp1 juta, juara kreatif Rp1 juta dan juara terjauh Rp500 ribu atas dukungan sponsor yakni Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Kebun Sayur, PT Jasa Raharja Putra dan PT Jasa Raharja.
“Seluruh video akan jadi milik panitia dan akan jadi wujud sosialisasi BPTD Wilayah XVII Kaltim-Kaltara. Kami dari panitia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh sponsor yang mendukung acara kompetisi video kreatif ini hingga sukses,” kata Sulis.

Sementara itu menurut dewan juri Edwin, sisi penilaian adalah kreativitas, konten, kualitas, penyesuaian tema dan yang paling penting alur cerita harus nyambung (story line).

“Seluruh peserta videonya bagus-bagus, tetapi harus kita pilih yang terbaik. Tetapi, memang ada video yang alur ceritanya lompat. Juga belum informatif,” kata Edwin yang saat ini juga mendesain sisi ekonomi kreatif di BPTD Wilayah Kaltim-Kaltara ini atas kebijakan kepala balai.
Sedang menurut Abdul Rachman Rizky, backsound dan copyright dalam konten video memang harus dicermati. Karena, jangan sampai menimbulkan risiko hukum. Sehingga, dirinya sangat detail memberikan penilaian termasuk juga mengamati apakah video itu benar karya orisinil atau plagiat.
“Karena, merangkai suatu alur cerita dalam video harus karya sendiri. Jangan mengambil video orang lain. Ini tentu sangat mengurangi penilaian bahkan bisa diskualifikasi,” ujar Rizky yang karya film pendeknya pernah menjadi nominator festival film di Prancis.
APRESIASI
Sementara itu, dalam penyerahan hadiah Kepala BPTD Wilayah XVII Kaltim-Kaltara diwakili Kepala Sub Bagian Tata Usaha Dailamianus S Sos MA yang didampingi Kepala Seksi Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan Octaviano Rachman Achirman S Ap mengatakan, sangat memberi apresisi kepada seluruh peserta yang ikut dalam event kompetisi video konten kreatif.

“Karena dewan juri harus memilih dan menilai, maka sesuai ketentuan dan persyaratan yang terpilih yang mendapat hadiah. Tetapi, semua video bagus dan yang belum berhasil tak perlu putus asa. Terus semangat berkarya. Dan BPTD akan terus memberi peluang untuk berkreasi serta berinovasi,” kata Dailamianus.
Disebutkannya, kompetisi video konten kreatif bertujuan untuk mengenalkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) BPTD. Sehingga, hal ini di kemudian hari akan terus dikembangkan. “BPTD Kaltim-Kaltara sudah berpikir memanfaatkan era digital untuk mengedukasi dan bersosialisasi bahkan termasuk memberi pelayanan,” kata Dailamianus.
Dailamianus juga berterimakasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung acara kompetisi video konten kreatif yang dirangkai dengan hari perhubungan nasional (Harhubnas). Termasuk dewan juri yang memberi penilaian. “Di waktu mendatang, sisi kreativitas BPTD Kaltim-Kaltara akan dikembangkan. Tentu dengan event yang lebih menarik lainnya. Selamat bagi pemenang semoga bermanfaat bagi masyarakat dan BPTD,” pungkas Dailamianus.
Dalam acara penyerahan hadiah itu hadir Kepala PT Jasaraharja diwakili Kepala Sub Bagian Iuran Wajib Bramantyo Hadi P, Kepala BSI Cabang Kebun Sayur Irawan, Kepala PT Jasaharja Putra diwakili Tuti Susilawati.
Hasil kompetisi video konten kreatif BPTD Wilayah XVII Kaltim-Kaltara secara lengkap adalah: Juara I (Hello Creative Space), Juara II (Rappinest), Juara III (Tharra Ulfa), Juara Favorit (Funixxxx92), Juara Kreatif (Muhammad Muhlisin) dan Apresiasi khusus kategori peserta terjauh (Antoi Halim). (gt)













