• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Monday, March 16, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home tintaNEWS

Pengusaha Oli ExxonMobil Sumbang APD. Bryan: “Kasihan, Tim Medis Berperang Tanpa Senjata”

by admin
April 9, 2020
in tintaNEWS
0 0
0
Pengusaha Oli ExxonMobil Sumbang APD. Bryan: “Kasihan, Tim Medis Berperang Tanpa Senjata”

PEDULI: Briyan Wijaya dan istri, ikut peduli pengadaan APD untuk tim medis yang berjuang melawan virus corona

0
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Petugas medis merupakan garda terdepan menghadapi wabah corona (covid-19) yang tengah melanda dunia saat ini.  Sayang, di balik perjuangan petugas medis, mereka terkadang menemui  sejumlah hambatan termasuk kekurangan alat pelindung diri (APD), seperti masker baju pelindung, sarung tangan dan sebagainya.

Tergerak hati  untuk menolong tenaga medis yang sekarang disebut ‘pahlawan kesehatan’ itu, pengusaha oli terkenal di Kalimantan  yang juga Direktur Utama (Dirut) PT Artha Pusaka Mitra Sakti (APMS) yang berkantor di Jalan Soekarno Hatta, Bryan Wijaya menyumbang  untuk pembelian APD.

“Kita ingin gotong-royong saja. Kasihan para dokter ibaratnya berperang tapi tanpa senjata. Padahal yang diselamatkan adalah nyawa,” ujar Bryan yang sebenarnya  niat dia berdonasi enggan ntuk dipublikasikan. Hanya, media ini menyebut sebagai contoh bagi lainnya. Apalagi perusahaan lain dapat menggerakkan potensi donasi lewat program Corporate Social Responsibility (CSR).

Bagi mereka yang ingin memberikan donasi, dapat bersinergi dan menyalurkan bantuannya di program ‘Open Donation’ untuk APD tenaga medis ini

Bagi Bryan, pemerintah  telah melibuarkan pelajar, mahasiswa bahkan ada juga karyawan.  Mereka diminta hanya untuk bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Hanya, hal itu tidak belaku bagi petugas medis yang  harus menangani langsung pasien virus corona di rumah sakit.

“Saya  harus membantu di Jakarta. Sebab, di sana juga memerlukan. Saya dapat dari komunitas dan group whatsApp yang  perlu 1.000 psc APD jumpsuit, masker dan lainnya. Nah untuk membantu di Balikpapan, telah di-handle ayah saya (Hengky Wijaya),” ujar Bryan Wijaya.

Pesan di group itu memang sedang menggalang dana kemanusiaan untuk mensupport para tenaga medis yang sedang berjuang menangani virus covid-19.  Dalam pesan  yang diterima Bryan itu, disebutkan tenaga medis sudah  lebih dari 60 orang terkena virus covid-19 dan  sudah sudah banyak pula yang meninggal.

Bryan Wijaya

“Mereka butuh APD yang saat ini sangat terbatas. Padahal mereka adalah garda terdepan menghadapi virus corona,” cerita Bryan.

Yang membuat sedih kata Bryan,  di beberapa rumah sakit, para petugas kesehatan ada yang mengenakan jas hujan plastik, lantaran kehabisan stock. “Makanya saya tergerak. Memang tanggung jawab pemerintah, tetapi swasta juga harus ikut berperan. Sebab, wabah corona ini tanggung jawab bersama,” ungkap Bryan.

Sebagai garda terdepan penanganan covid-19, pekerja kesehatan atau tim medis adalah kelompok paling rentan terpapar oleh pasien di fasilitas-fasilitas kesehatan. Yang terinfeksi, hampir rata-rata kurang  optimalnya perlindungan. “Tim medis itu kan punya hak untuk  juga sehat. Apalagi mereka bekerja berjam-jam dan tentu menghadapi tekanan psikologis dan pasti lelah,” urai Bryan.

Bryan sendiri membantu Rp50 juta dalam kaitan APD. Sementara ayahnya, membantu Rp100 juta yang juga diperuntukkan pengadaan APD untuk tim medis di wilayah Kota Balikpapan Provinsi Kaltim. “Semoga tim medis kita selalu diberi kesehatan, sehingga dapat bekerja maksimal,” pungkas Bryan. (git)

SendShareTweet

Related Posts

LDII Balikpapan Kurban 232 Sapi dan  63 Kambing. Dibagi Merata, Ojek Online, Pemulung Wujud Peduli Sosial
Kanal

LDII Balikpapan Kurban 232 Sapi dan 63 Kambing. Dibagi Merata, Ojek Online, Pemulung Wujud Peduli Sosial

July 4, 2023
Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas
tintaNEWS

Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas

February 3, 2022
PDAM Balikpapan Sharing Service Excellent. Suryo: Boros, Bocor dan Lalai, Tanggungjawab Pelanggan
tintaNEWS

PDAM Balikpapan Sharing Service Excellent. Suryo: Boros, Bocor dan Lalai, Tanggungjawab Pelanggan

February 2, 2022
Ditemani Batman, Kapolda-Wakapolda Pantau Vaksinasi Anak. Imam: PTM 100 Persen Agar Segera Dilaksanakan
tintaNEWS

Ditemani Batman, Kapolda-Wakapolda Pantau Vaksinasi Anak. Imam: PTM 100 Persen Agar Segera Dilaksanakan

January 8, 2022
Intrusi Air Laut, Dirum Turun Tangan. Distribusi Air Bersih di Manggar
tintaNEWS

Intrusi Air Laut, Dirum Turun Tangan. Distribusi Air Bersih di Manggar

January 2, 2022
Walikota Sambut Tahun 2022 Lewat Doa, Salat Jamaah dan Sedekah.  Rahmad: Jadikan Rumah Adalah Surga bagi Keluarga
tintaNEWS

Walikota Sambut Tahun 2022 Lewat Doa, Salat Jamaah dan Sedekah. Rahmad: Jadikan Rumah Adalah Surga bagi Keluarga

January 2, 2022
Next Post
Nasi Bungkus Ahmad Basir untuk Korban Banjir. Juga Bagi Masker Cegah Covid-19

Nasi Bungkus Ahmad Basir untuk Korban Banjir. Juga Bagi Masker Cegah Covid-19

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Pekerjaan Pipa Selesai, Perlu Proses Normalisasi. Dirtek: Beda dengan Listrik, Air Ada Proses Ikuti Kontur

Pekerjaan Pipa Selesai, Perlu Proses Normalisasi. Dirtek: Beda dengan Listrik, Air Ada Proses Ikuti Kontur

January 2, 2020
Rahmad: Golkar Contoh Kemajemukan di Balikpapan. Puasa Jadi ‘Detoxs’ Tubuh Manusia

Rahmad: Golkar Contoh Kemajemukan di Balikpapan. Puasa Jadi ‘Detoxs’ Tubuh Manusia

April 16, 2021
Posisi Level Waduk Manggar 6,91 Meter. Suryo: Level Normal 10,30 Meter, Semoga Hujan Terus Turun di Waduk

Posisi Level Waduk Manggar 6,91 Meter. Suryo: Level Normal 10,30 Meter, Semoga Hujan Terus Turun di Waduk

December 27, 2023
Hj Nurlena Rahmad Bagi ‘Sembako Jumat’. Ingatkan Jaga Silaturahmi dan Peduli Lingkungan Bersih

Hj Nurlena Rahmad Bagi ‘Sembako Jumat’. Ingatkan Jaga Silaturahmi dan Peduli Lingkungan Bersih

April 30, 2021
Puluhan Pelajar ke Waduk Manggar, Diajari Program “SABUN”. Suryo: Edukasi Air Bagian CSR dan Perlu Disampaikan

Puluhan Pelajar ke Waduk Manggar, Diajari Program “SABUN”. Suryo: Edukasi Air Bagian CSR dan Perlu Disampaikan

December 3, 2023
Kapolda: Mahasiswa Garda Terdepan Turunkan Stunting. Biddokkes Polda Kaltim Gelar ‘Stunting Goes to Campus’

Kapolda: Mahasiswa Garda Terdepan Turunkan Stunting. Biddokkes Polda Kaltim Gelar ‘Stunting Goes to Campus’

June 21, 2024
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines