TINTAKALTIM.COM-PT Bina Multi Cipta Indonesia (BMCI), salahsatu Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) melatih sekitar 93 tenaga satuan pengamanan (satpam) PT Astra Agro Lestari untuk kualifikasi Gada Pratama (GP) dan 11 kualifikasi Gada Madya (GM) di Asrama Haji Balikpapan, Selasa (11/11/2025).

Acara dibuka Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Kaltim Kombes Pol Eri Dwi Hariyanto SIK yang diwakili Kasubdit Bin Satpam/Polsus AKBP Budi Heryawan S Sos. Acara juga dihadiri manajemen PT Astra Agro Lestari Benny, ARH PT Sigap Prima Astrea Toni Mahendra dan Fahmi Anugerah, Direktur Utama (Dirut) PT BMCI Tri Tohiroh (Terry) dan instruktur dari Ditbinmas Polda Kaltim.

Dikatakan Budi, pelatihan satpam untuk kualifikasi Gada Pratama (GP) merupakan angkatan ke-82 dan kualifikasi Gada Madya (GM) angkatan ke-11 yang digelar PT BMCI. Dan, BMCI kerjasama dengan salahsatu BUJP yang berada di group Astra yakni Sigap Prima Astrea.
“Ikutin dengan serius pelatihan satpam ini. Karena, tugas satpam itu berat dan harus memiliki kompetensi,” kata Budi saat membuka acara pelatihan itu.

Kualitas individu satpam kata Budi, harus paham dengan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi). Sehingga, harus profesional dan berkualitas. “Ikutin dengan serius pelatihan ini. Dan seluruh satpam akan mendapatkan teori serta praktek yang akan digunakan dalam bekerja nantinya,” kata Budi
SIGAP
Sementara itu Area Representative Head (ARH) PT Sigap Prima Astrea Toni Mahendra mengatakan, pelatihan atau diksar untuk kualifikasi Gada Pratama dan Madya di Balikpapan, karena Sigap tidak memiliki pusat pelatihan sehingga menggandeng BUJP yang siap yakni PT BMCI.

“Kami sebenarnya memiliki Sigap Academy yang merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan profesional Satpam di Cileungsi Jawa Barat. Tentu, peserta dari Kaltim tak efisien jika harus dilatih di sana. Makanya, menggandeng BMCI,” kata Toni Mahendra
Disebutkan Toni, pelatihan Gada Pratama oleh Astra Agro Lestari sebanyak 93 personel plus 11 Gada Madya. Dan mereka seluruhnya sudah bekerja tetapi harus memiliki sertifikasi tenaga pengamanan.

“Topografi dan lokasi mereka bekerja kan berbeda-beda. Tentu nanti juga akan mendapatkan bagaimana pola pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (turjawali). Tetapi, dilatihnya mereka mencetak satpam yang memiliki kompetensi dan bekerja bprofesional,” tambah Toni
Sigap sudah melatih sekitar 13.000 satpam melalui Sigap Academy. Di Provinsi Kaltim totalnya 560 satpam dan seluruhnya sudah bersertifikat yang didistribusikan bekerja di berbagai area.

“Ada pertambangan, perkebunan bahkan perbankan. Nah, yang di perbankan tentu ada pengetahuan bagaimana memberikan pengetahuan produk (product knowledge) agar mereka menjadi customer service yang baik selain menjaga keamanan,” kata Toni
Disebutkan Toni, pendidikan dasar (diksar) Gada Pratama PT Astra Agro Lestari yang dilakukan Sigap dan menggandeng PT BMCI ini, mendapatkan ilmu juga kaitan peraturan militer dasar, kedisiplinan, baris-berbaris serta pembinaan karakter.

“Tentu etika profesi serta pengetahuan dan keterampilan sangat penting diberikan. Terimakasih instruktur dari Ditbinmas Polda Kaltim dan BUJP PT BMCI yang memberi pelatihan,” kata Toni
Sementara itu menurut Benny dari PT Astra Agro Lestari, mencetak 70 tenaga satpam Gada Pratama dan 11 Gada Madya (GM) bagian dari visi dan misi perusahaan agar menjadi pekerja yang profesional.

“Pelatihan ini sejatinya untuk mengasah keterampilan dan mematuhi standar yang telah ditetapkan baik dari perusahaan maupun Polda Kaltim. Sehingga, mereka bekerja di lapangan bisa humanis, profesional dan yang paling penting memiliki kompetensi security,” kata Benny.
Sementara itu Dirut PT BMCI Terry mengatakan, BUJP-nya akan terus mencetak tenaga satpam yang profesional. “Terimakasih PT Astra Agro Lestari dan Sigap. Semoga, mereka yang dilatih dapat menerapkan kompetensinya di tempat kerja dengan profesional,” kata Terry. (gt)













