• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Tuesday, September 22, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Hujan Intensitas Rendah, Debit Waduk Manggar di Level 6,92 Meter. Giliran Masih Terjadi, BWS Sarankan Produksi 70 Persen

by admin
December 1, 2023
in Kanal
0 0
0
Hujan Intensitas Rendah, Debit Waduk Manggar di Level 6,92 Meter. Giliran Masih Terjadi, BWS Sarankan Produksi 70 Persen

TURUN: Direktur Operasional PDAM Balikpapan Anang Fadliansyah mewakili Plt Dirut Rita menyebut debit air di Waduk Manggar menurun dan masih dilakukan giliran

0
SHARES
346
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Hujan yang turun di Kota Balikpapan ternyata intensitasnya tidak merata. Jika di kawasan kota dan sekitarnya mengalami curah hujan tinggi, ternyata di kawasan Waduk Manggar tidak. Justru, debit air di waduk yang jadi andalan air bersih warga ini terus tersedot dan per Jumat (1/12/2023) debit air pada posisi level 6,92 meter

Tentu saja, ini sangat berpengaruh pada pelanggan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PDAM). Sebab, kapasitas produksinya pun belum dapat dilakukan maksimal, sehingga ada yang mengalami mati air apalagi daerah tinggi.

Kebijakan PDAM Balikpapan, dengan posisi debit air di level waduk itu, maka produksinya harus mengacu pada regulasi yang disarankan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kaltim yang  punya kewenangan terhadap keberadaan waduk dan untuk menjaga cadangan air baku.

Debit Waduk Manggar di level 6,92 meter

“Kita masih giliran airnya di masyarakat seperti yang disampaikan Plt Dirut PDAM Bu Rita. Karena, sekarang ini polanya kita ada yang 100 persen kapasitas produksinya setiap 2 hari, tetapi ada pula 70 persen kapasitasnya per 2 hari. Makanya, banyak kawasan tidak mengalir,” kata Direktur Operasional PTMB (PDAM) Anang Fadliansyah saat dikonfirmasi media ini kaitan kondisi Waduk Manggar dan Teritip karena  masih adanya pelanggan yang airnya tidak mengalir kendati hujan turun.

Sekarang kata Anang,  jajaran direksi dan dewan pengawas (dewas) berupaya maksimal ingin menjawab keluhan warga. Tetapi, fakta di lapangan kapasitas produksi tidak dapat dilakukan  dengan kapasitas penuh (full capacity). Bahkan, karena debit air pada posisi level  air waduk 6 meter lebih terkadang kapasitas produksi hanya 50 persen.

Menurut Anang, sebenarnya jika mengacu pada informasi BWS Kaltim, posisi Waduk Manggar debitnya di level 7 meter sudah tidak dapat dioperasikan lagi. Karena, normalnya harus 10 meter sampai 11 meter lebih (limpas).

Di Waduk, hujan intensitasnya rendah

Karena kata Anang, jika terus disedot untuk pemenuhan air ke pelanggan, terjadi pola isap melalui intake  yang masuk ke rumpah pompa berbagai variasi yakni 7 meter, 5 meter dan 3 meter. Padahal, di posisi level air 4,80 meter sudah tidak dapat digunakan karena sudah masuk lumpur atau pendangkalan (sedimentasi).

“Sekarang ini setiap hari, Waduk Manggar mengalami penurunan sekitar 3 cm, tentu saja mengurangi produksi. Setiap hari level air itu kita cek dan memang kondisinya tidak terisi maksimal kendati hujan turun,” kata Anang.

Dikatakan Anang, sering dipersepsikan  oleh masyarakat khususnya pelanggan air PDAM, bahwa jika hujan di kota dan turun deras, seolah Waduk Manggar dan Waduk Teritip pun terisi penuh (full). Padahal, terkadang hanya hujan lewat dan curah hujannya kecil serta durasinya pendek.

“Hujan deras itu harus memenuhi kondisi waduk yang arealnya masuk daerah tangkapan air (cathment area) seluas 1.100  hektare. Jika intensitas kecil, tentu saja tidak akan mungkin menaikkan level air. Sementara setiap hari debit air di Waduk Manggar turun 3 cm tadi,” ungkapnya.

Air dari Waduk Manggar itu kata Anang, dialirkan untuk diolah ke Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) kilometer 8, IPAM  kilometer 12 dan IPAM Kampung Damai. “Jika terjadi penurunan produksi, maka distribusi air baku  ke sejumlah IPAM ini untuk diolah tentu berkurang. Apalagi level waduk terus menurun,” kata Anang Fadliansyah.

Rita (kiri) saat sampaikan skema giliran

Oleh karenanya, jajaran direksi dan dewas kata Anang, minta maaf kepada warga atau pelanggan. Sebab, tak ada langkah lain mengatasi krisis air itu hanya lewat giliran distribusi yang dilakukan sejak 20 Oktober 2023 lalu yang polanya 2 hari mati dan 2 hari mengalir.

“Tidak hanya Waduk Manggar yang levelnya turun. Tetapi, juga Waduk Teritip yang sekarang pada posisi debit air di level 2,7 meter yang normalnya harus 5 meter,” kata Anang.

Dikatakan Anang, pola distribusi air tangki pun disiapkan. Hanya, warga atau pelanggan harus bergiliran. Cadangan airnya pun tergantung dari Waduk Manggar. Jika debit airnya kecil, maka air tangki pun harus mengalami antrean atau daftar tunggu panjang.

“Jujur, kami sebagai pelanggan juga terdampak. Dan, bukan berarti kita tidak menjawab kritik warga di sosial media. Sebab, tidak ada solusi selain kita berharap  waduk terisi dan debit airnya kembali normal,” ujar Anang yang menyebutkan, sekarang ini kajian untuk mendapatkan air baku terus dikaji direksi lewat berbagai alternatif termasuk rencana melakukan penyulingan air laut menjadi air tawar (desalinasi).

“Kalau desalinasi itu harus matang kajiannya. Jangan nanti debitnya kecil yang dihasilkan, juga tidak menyelesaikan masalah. Apalagi secara biaya sangat mahal,” ungkap Anang yang menambahkan bahwa di Balikpapan ini tidak ada sungai seperti daerah-daerah lain yang PDAM-nya mengandalkan sungai. Kalaupun ada sungai, sifatnya juga aliran dari tangkapan air daerah lain dan jika kemarau panjang airnya  surut. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

PKDN Karhutla, Sespimti-36  Mitigasi untuk Legacy (Berbasis Problem Solving, Menuju ‘Pecah Bintang’)
Kanal

PKDN Karhutla, Sespimti-36 Mitigasi untuk Legacy (Berbasis Problem Solving, Menuju ‘Pecah Bintang’)

September 21, 2026
Doa (Salat Istisqa) Agar Hujan Turun di Waduk. PTMB-Warga Ikhtiar Bersama
Kanal

Doa (Salat Istisqa) Agar Hujan Turun di Waduk. PTMB-Warga Ikhtiar Bersama

September 18, 2026
Berjuang THT: Ngadu ke Wakil Rakyat Senayan (Pensiunan ASDP, Gaji Dipotong hingga Suratin Presiden)
Kanal

Berjuang THT: Ngadu ke Wakil Rakyat Senayan (Pensiunan ASDP, Gaji Dipotong hingga Suratin Presiden)

September 19, 2026
Klarifikasi, PTMB Atur Air untuk Wilayah Tertentu. Ali: Jangan Panik, Flyer Bukan Informasi Resmi
Kanal

Klarifikasi, PTMB Atur Air untuk Wilayah Tertentu. Ali: Jangan Panik, Flyer Bukan Informasi Resmi

September 15, 2026
Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)
Kanal

Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)

September 12, 2026
Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat
Kanal

Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat

September 10, 2026
Next Post
BPTD Kaltim Studi Kanal Informasi dan Kelola Digital. Sulis: Untuk Operasionalisasi Website Tahun 2024

BPTD Kaltim Studi Kanal Informasi dan Kelola Digital. Sulis: Untuk Operasionalisasi Website Tahun 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Pokkar Yakin dan Ikhlas Menangkan Rahmad-Thohari. Damanhuri, Ahmad Mallolongan, Mustaqim Beri Spirit Kemenangan

Pokkar Yakin dan Ikhlas Menangkan Rahmad-Thohari. Damanhuri, Ahmad Mallolongan, Mustaqim Beri Spirit Kemenangan

November 20, 2020
Aksi Nyata, PTMB Tanam 100 Mangrove. Yudhi: Sempat Hujan, Realisasi Jaga Pesisir

Aksi Nyata, PTMB Tanam 100 Mangrove. Yudhi: Sempat Hujan, Realisasi Jaga Pesisir

July 22, 2025
Proyeksi Patriotik, Sebut Indonesia Juara. Kapolda: Final Ideal World Cup Argentina vs Portugal

Proyeksi Patriotik, Sebut Indonesia Juara. Kapolda: Final Ideal World Cup Argentina vs Portugal

June 26, 2026
Sambut Rajab, Jamaah Asy-Syifa Istighfar dan Doa. Muhasabah Agar Dipertemukan Ramadan

Sambut Rajab, Jamaah Asy-Syifa Istighfar dan Doa. Muhasabah Agar Dipertemukan Ramadan

December 21, 2025
Kaki BTN Lintasi Empang tapi Jalannya Tak Gampang. Jadi ‘Diplomasi Rasa Syukur’, Ada yang Phobia Jarak Jauh

Kaki BTN Lintasi Empang tapi Jalannya Tak Gampang. Jadi ‘Diplomasi Rasa Syukur’, Ada yang Phobia Jarak Jauh

December 20, 2020
2 September, Maulid Akbar Hadirkan Das’ad Latief di BIC. Andi Yusri: Ayo Hadir, Raih Berkahnya

2 September, Maulid Akbar Hadirkan Das’ad Latief di BIC. Andi Yusri: Ayo Hadir, Raih Berkahnya

August 26, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines