• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Thursday, July 30, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Warganya ‘Berdandan’ karena Sambut Ramadan. Bu RT Bagi-bagi Ratusan Bibit Lombok Gratis

by admin
March 11, 2024
in Kanal
0 0
0
Warganya ‘Berdandan’ karena Sambut Ramadan. Bu RT Bagi-bagi Ratusan Bibit Lombok Gratis

BIBIT LOMBOK: Ketua RT 39 Kelurahan Margomulyo Neneng Julaiha saat menyerahkan bibit lombok secara simbolis kepada Yoni.

0
SHARES
101
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Ramadan 2024 datang. Kendati tahun ini penetapan awal Ramadan ada perbedaan 11 dan 12 Maret, tetapi itu hanya persoalan keyakinan. Soal Puasa harus bersih hati, suci dan lingkungan pun demikian itu pasal yang wajib.

Itulah yang dilakukan warga Kompleks Perumahan BTN Gn IV RT 39 Kelurahan Margomulyo Balikpapan Barat. Mereka bahu-membahu membersihkan lingkungan alias berdandan karena masuk bulan Ramadan.

Bu RT bincang dengan warganya

Satu per satu tepat pukul 08.00 Wita, warga berdatangan. Mereka memenuhi undangan dari Ketua RT-nya Neneng Julaiha alias Ipon yang di-share di group WA. Sebenarnya, di RT 39 ini bersih-bersih lingkungan jadi kegiatan rutin walaupun tak jelang Ramadan.

“Bapak-ibu hadir yo pada Minggu (10/04) titik kumpulnya di lapangan atau gazebo Masjid Asyifa,” undang Neneng via WA Group (WAG).

Saling bekerjasama demi lingkungan bersih

Sebelumnya, aktivitas berdandan ini juga dilakukan jamaah Masjid Asy-syifa. Biasa setiap tahun  jamaah membersihkan baik di dalam ruangan masjid maupun pendoponya.

“Pendoponya harus bersih karena untuk kegiatan ifthor (buka puasa bersama) jamaah nantinya,” kata Rudi, jamaah aktif Masjid Asyifa.

Penyambutan bulan Ramadan ini terlihat penuh kegembiraan. Itu terpancar dari wajah bapak-bapaknya yang berada di gazebo. Usai kerja bhakti mereka saling diskusi dan mencicipi hidangan snack yang disiapkan Bu RT

Kendati banyak warga yang tak hadir, karena sebagian  bekerja-bhakti di halaman rumah masing-masing, bahkan  ada yang ke makam keluarga saling memanjatkan doa. Hanya, lainnya tidak ada info. Alias ‘omon-omon’ atau izin dengan ketua RT-nya. Hanya, gotong-royong berjalan lancar dan lingkungan pun jadi bersih.

Selain gotong-royong, juga silaturahmi

Tradisi bersih-bersih jelang Ramadan di RT 39, juga  jadi  pemandangan umum yang terjadi di berbagai tempat. Ini semua untuk menjaga nilai silaturahmi dan kebersihan lingkungan. “Selain silaturahmi, Islam menjunjung tinggi kebersihan dan bersih sebagian dari iman,” ujar Rudi.

Bersih-bersih jelang Ramadan ini setiap tahun dilakukan. “Ramadan itu hati harus bersih, lingkungan juga. Nah, bersih lingkungan itu kan juga tanggung jawab warga secara bersama-sama,” kata Ketua RT 39 Ipon.

Bagi Ipon, jika ada gotong-royong memang yang hadir bisa dihitung jari dan orangnya ‘itu-itu saja’. Sebab, dirinya membuat list absen warga yang hadir juga sebagai laporan ke pihak kelurahan.

Suami Bu RT pun ikut gotong-royong

Padahal,  kalaupun nggak bisa gotong-royong, duduk-duduk santai saja tak masalah. Tujuannya memupuk persaudaraan, hidup rukun dan silaturahmi. Sesuai makna dari gotong-royong yakni gotong itu bekerja dan royong adalah bersama-sama.

“Intinya sudah diundang di group WA. Kalaupun tidak ada info, kita bisa maklum, mungkin bekerja dan lainnya. Hanya, ada yang memang tak pernah muncul sama sekali. Ayo dong silaturahmi,” ajak Ipon.

Bagi Ipon dirinya minta kesadaran warga. Kalau hadir walaupun tak bekerja toh tak ada sanksi. Tetapi, bisa menjalin persaudaraan antarwarga dan saling bersilaturahmi.

Menurut Ipon, dirinya juga menunjukkan bahwa di keluarganya gotong-royong itu penting. “Suami saya juga ikut gotong royong kok. Sebab, tujuannya untuk memberi contoh yang lain,” kata Ipon  sembari memperhatikan sang suami menggerakkan mesin potong rumput di sekitar lapangan.

BAGI BIBIT LOMBOK

Di sela-sela gotong-royong itu, Ipon membagi-bagikan bibit lombok atau cabai. Harga cabai apalagi jelang Puasa Ramadan terus menjulang. “Sudah 65 ribu per kilo khususnya lombok kecil,” kata Yoni Supriyono yang   selalu aktif bergotong-royong.

Awalnya ratusan bibit lombok dari Bu RT itu akan dibagikan di rumahnya. Hanya, karena warga ngumpul di gazebo, lombok atau cabainya pun dibawa menggunakan gerobak. “Ayo ambil lomboknya,” pinta Bu RT kepada Rudi yang tak selang beberapa lama membawa bibit lombok itu.

H Haidir, tak pernah absen gotong-royong

Masing-masing warga ada yang 2 bibit sampai 3 bibit. Tampaknya, Bu RT memang sengaja membudidayakan lombok atau cabai itu di kemasan polybag. Dan, warga diminta untuk merawat bibit cabai itu di rumah masing-masing lewat media tanam mereka.

“Ditanam ya dan semoga bisa cepat tumbuh. Hitung-hitung bisa digunakan makan mie rebus sambil memetik lombok di pekarangan rumah,” ujar Ipon seraya tersenyum.

Setelah itu, bapak-bapaknya ada membawa bibit lombok itu. Dan, berharap bisa tumbuh. “Bisa di pot atau media tanam lainnya. Semoga bisa tumbuh segar seperti di depan halaman saya,” ujar Zulkifli, suami Bu RT yang aktif bergotong-royong. Selamat Menunaikan Ibadah Puasa. Marhaban ya Ramadan. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Elemen Nusantara Jadi Dekorasi Kantor BPTD Kaltim. Sambut HUT ke-81 Republik Indonesia
Kanal

Elemen Nusantara Jadi Dekorasi Kantor BPTD Kaltim. Sambut HUT ke-81 Republik Indonesia

July 30, 2026
Pengurus FKPB Dilantik 8 Agustus di Pemkot. Walikota: Harus Jadi Think-Tank Kota dan Jaga Keamanan
Kanal

Pengurus FKPB Dilantik 8 Agustus di Pemkot. Walikota: Harus Jadi Think-Tank Kota dan Jaga Keamanan

July 28, 2026
Dicari 100 Calon Satpam Dilatih Diksar Baznas Balikpapan. Pendaftaran Ditutup 20 September
Kanal

Dicari 100 Calon Satpam Dilatih Diksar Baznas Balikpapan. Pendaftaran Ditutup 20 September

July 27, 2026
Sudah 305 Warga Kukar Dilatih Kompetensi. Syarifah: 75 Persen BMCI Ikut Salurkan Tenaga Kerja
Kanal

Sudah 305 Warga Kukar Dilatih Kompetensi. Syarifah: 75 Persen BMCI Ikut Salurkan Tenaga Kerja

July 23, 2026
55 Satpam Dilatih BMCI-Distransnaker Kukar. Syarifah: Jangan Jadi Pengangguran Bersertifikat
Kanal

55 Satpam Dilatih BMCI-Distransnaker Kukar. Syarifah: Jangan Jadi Pengangguran Bersertifikat

July 23, 2026
Periksa PTM tapi Ada yang Tanya Implan. Petugas Puskesmas Batu Ampar Sasar Pegawai dan Driver
Kanal

Periksa PTM tapi Ada yang Tanya Implan. Petugas Puskesmas Batu Ampar Sasar Pegawai dan Driver

July 21, 2026
Next Post
Jelang Angleb 2024, Terminal Batam Ramp Check Armada Bus. Sulis: Semua Bus Harus Layak Operasi

Jelang Angleb 2024, Terminal Batam Ramp Check Armada Bus. Sulis: Semua Bus Harus Layak Operasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Muliadi: Tak Ada Gunanya Jika Buku Tak Dibaca. Dilantik Jadi Ketua GPMB PPU

Muliadi: Tak Ada Gunanya Jika Buku Tak Dibaca. Dilantik Jadi Ketua GPMB PPU

April 26, 2021
Relawan Covid-19, Edukasi dan Sosialisasi Lawan Corona. Warga Diminta Patuhi Aturan Pemerintah

Relawan Covid-19, Edukasi dan Sosialisasi Lawan Corona. Warga Diminta Patuhi Aturan Pemerintah

April 11, 2020
BPTD Riau Belajar SOP Pelabuhan Kariangau. Januar: Kita Adopsi Ilmu dan Cashless dari BPTD Kaltim

BPTD Riau Belajar SOP Pelabuhan Kariangau. Januar: Kita Adopsi Ilmu dan Cashless dari BPTD Kaltim

December 6, 2023
Perjuangan KH Muhlasin Merintis Ponpes Al-Izzah (Modal ‘Bis & Alphard’ demi Karakter Umat)

Perjuangan KH Muhlasin Merintis Ponpes Al-Izzah (Modal ‘Bis & Alphard’ demi Karakter Umat)

June 14, 2026
Warga Resah Ada  Galian Pasir di Sepinggan Raya. Husaini: Excavator Bukti, Harus Ada Sanksi untuk Efek Jera

Warga Resah Ada Galian Pasir di Sepinggan Raya. Husaini: Excavator Bukti, Harus Ada Sanksi untuk Efek Jera

May 28, 2022
Toni Pantau Posko Nataru di Terminal dan Bandara. Apresiasi Pantry BPTD Kaltim, Mix Use Terminal Diusulkan

Toni Pantau Posko Nataru di Terminal dan Bandara. Apresiasi Pantry BPTD Kaltim, Mix Use Terminal Diusulkan

December 23, 2024
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines