TINTAKALTIM.COM-Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE ME meminta kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan seluruh komponen untuk bersedekah. Sebab, dirinya yakin, dengan melakukan itu, maka Kota Balikpapan jauh dari musibah.
“Ayo bersedekahlah. Tak harus banyak. Dan jangan menunggu kaya bersedekah. Dan sedekah bukan juga harus uang. Seberapa pun kita bisa. Intinya keikhlasan,” kata Walikota di acara peluncuran (launching) program Gerakan Bersama (Geber) Sedekah di depan rumah jabatan, Jumat (12/11/2021).

Walikota tak membuat seremonial dan acara formal. Ia hanya menyiapkan ratusan nasi kotak yang dibagi-bagikan di tepi jalan. Siapapun yang lewat mendapatkannya termasuk ojek online (ojol).
“Ini contoh saja. Sebagai pemimpin kota, saya harus memberi contoh dulu. Karena sedekah manfaatnya tak hanya dirasakan oleh orang yang mengerjakannya namun juga orang lain,” kata Walikota di hadapan jamaah salat Jumat yang digelar di aula rumah jabatan.
Aula rumah jabatan walikota tiap Jumat dilakukan salat jamaah Jumat. Di situ, seluruh jamaah dapat makan siang dan Walikota juga membagi-bagikan uang tiap jamaah Rp100 ribu.

Menurut Walikota, harus diyakini sedekah berfungsi menolak bala dan bencana untuk kehidupan manusia, dalam Alquran banyak disebutkan hal itu. “Kita juga mencari keberkahan sedekah. Bukan itu saja, sedekah seperti membuat nasi bungkus, nasi kotak atau bentuk lainnya, membantu juga usaha kecil dan menengah (UMKM),” katanya.
Walikota menyebutkan sedekah juga menolak penyakit. Bahkan, bisa menolak sekitar 70 macam bencana. “Kalau hidup tak tenang, resah, gelisah dan lainnya, cobalah dengan sedekah, Insya Allah hilang semua penyakit. “Saya akan membudayakan di Balikpapan bersedekah ini. Terimakasih kepada semua pihak. Apapaun agama dan etnisnya, ayo bersedekah,” pinta Walikota.
Ia memberi apresiasi, banyak secara individu, perusahaan, komunitas sudah melakukan sedekah. Tetapi, ke depan hal itu akan dikoordinir. “Di tiap-tiap kelurahan, kecamatan harus digelorakan semangat bersedekah ini. Buat koordinator dan galang kekuatan UMKM. Jika itu berjalan, dahsyat dampaknya. Baik untuk kekuatan ekonomi dan kebaikan bersama,” ujarnya.
DIBUAT TENDA
Dalam launching ‘Geber Sedekah’ Jumat, Walikota membuat tenda kecil di depan rumah jabatan. Di sana, tim yang dipimpin mantan Ketua KNPI Andi Welly membagi-bagikan nasi kotak kepada setiap yang lewat. Pola pembagiannya sebelum salat Jumat.

“Kita harus dukung Geber Sedekah Walikota ini. Dan tentu, ini contoh pemimpin yang baik. Mengajak orang lain sedekah tetapi memberi contoh duluan,” kata Andi Welly.
Menurut Andi Welly, sedekah walikota tak perlu diragukan. Sudah 11 tahun melakukan sedekah baik sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Itu dilakukan lewat Yayasan RMC (Rahmad Mas’ud Centre). “Semoga seluruh komponen dan elemen masyarakat bisa mencontoh gerakan sedekah ini. Itu yang disebut menuju Berimandah (Bersih, Indah, Aman, Nyaman dan Bersedekah),” ujar Andi Welly.

Disebutkan Andi Welly, Berimandah itu maknanya luas. Menurut walikota katanya, jika ingin bersih hatinya bersedekah, indah perilakunya ya bersedekah, aman kotanya juga bersedekah dan nyaman hidupnya bersedekah. “Itu kata Walikota, saya hanya menyampaikan yang disebut Berimandah tadi,” urai Andi Welly.
DILIPATGANDAKAN
Sementara itu, Khatib Jumat di rumah jabatan, H Mustaqim Lc MM mengatakan, sedekah itu ada dalam Alquran surah Az-Zariyat ayat 19 yang artinya, dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta. “Jadi kalau punya kelapangan harta, ayo bersedekah seperti dicontohkan Walikota H Rahmad Mas’ud,” ujar Mustaqim.

Ustaz dalam diskusi dengan walikota dan jamaah lainnya juga menyebutkan, bahwa perintah sedekah itu pasti datangnya dari Allah. “Siapa yang memberi sedekah, maka Allah melipatgandakan dan melapangkan rezeki. Ini Alquran yang bicara,” katanya.
Bahkan, orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah kata Mustaqim, serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai dan Allah melipatgandakan ganjarannya hgingga 100 kali.
BERBUAT BAIK
Dalam khutbahnya yang lain, Ustaz Mustaqim juga menceritakan kisah 3 orang terkurung dalam gua. Karena kebaikannya termasuk sedekah, maka Allah menolongnya.

Mereka semua pernah berbuat baik semasa hidupnya. “Ketiganya berdoa dengan kebaikan yang pernah diperbutnya masing-masing. Allah akhirnya perlahan-lahan membukakan mulut gua itu. “Makanya amal baik itu harus dilakukan. Tentu hanya mencari ridha Allah, dan sedekah yang ikhlas itu adalah kebaikan. Ayo bersedekah,” kata Mustaqim menutup khutbahnya. (gt)













