• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, March 15, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home tintaNEWS

Walikota: Ekraf Pilar Ekonomi, Harus Tumbuh. Nongki-Nongki, Trio Camat ‘Naik Perahu Layar’

by admin
November 21, 2021
in tintaNEWS
0 0
0
Walikota: Ekraf Pilar Ekonomi, Harus Tumbuh. Nongki-Nongki, Trio Camat ‘Naik Perahu Layar’

BERBAUR: Walikota (rompi kuning) bersama camat dan lurah serta kepala OPD dan Ketua Harian Forum Ekraf berbaur bersama di acara nongki-nongki

0
SHARES
252
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE ME  menjelaskan, ekonomi kreatif (ekraf) termasuk pariwisata di Kota Balikpapan harus tumbuh dan berjaya. Tumbuh lewat  hasil kreativitasnya dan berjaya  mampu memutar roda ekonomi menjadi baik dan memberikan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD).

“Ekraf itu pilar ekonomi masa depan.  Kita harus mendorong. Secara pribadi dan unsur pemerintah  tentu saya  memiliki kewajiban men-support dan harus   diciptakan  serta memberi nilai tambah. Kan karya-karya anak muda dan lainnya semakin berkembang di Balikpapan,” kata Walikota  saat bicara di hadapan undangan dan pelaku ekraf di acara Nongki-Nongki  Sabtu (20/11/2021) di pelataran Gedung Parkir Klandasan.

Walikota didampingi Ketua Harian Ekraf Muhammad Ichwan (Andre) dan pelaku ekraf saat meramaikan acara nongki-nongki di pelataran gedung parkir

Walikota tak ingin ekraf tidak berkembang. Hanya, ia pesan karena masih dalam situasi pandemi covid-19 walaupun level 2, tetap protokol kesehatan (prokes) dijaga di semua lini. “Terimakasih camat, lurah dan seluruh elemen  yang patuh prokes. Covid-19 bisa turun juga berkat dukungan seluruh elemen masyarakat. Termasuk yang sudah melakukan vaksin,” ujarnya.

Walikota memberi support di acara nongki-nongki

Nongki-Nongki kata Walikota hanya sekadar nama. Biar akrab di kalangan anak muda yang sering nongkrong. Tetapi substansi dari acara itu adalah  mengajak pelaku ekraf semangat  untuk menjajakan dagangannya.  

“Sebenarnya, nongki-nongki itu ide istri saya (Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah atau Dekranasda). Tujuannya mulia ingin mengangkat ekraf berkembang seluruh sub-sektornya. Kumpul sambil makan dan nanti akhirnya menjadi  peluang dan potensi peningkatan pendapatan ekonomi,” jelas  Walikota.

Camat Heru dan Suwandi dan istri ikut nongki-nongki

Walikota menyerahkan sepenuhnya kreativitas itu dengan forum ekonomi kreatif Balikpapan. Sehingga, kolaborasinya bisa maksimal dan implikasinya pada sisi pariwisata.  “Ayo terus berbuat yang baik. Sebab, kebaikan itu harus dimulai dan dilakukan. Insya Allah ekraf  di Balikpapan bisa bangkit dan berkembang,” ajak Walikota membangkitkan fighting spirit pelaku ekraf.

Walikota menyampaikan permohonan maaf sang istri yang masih di luar kota dan tak dapat hadir. “Percayalah, semangat istri saya tinggi untuk mendukung ekraf berkembang. Minggu berikutnya, Insya Allah hadir menemani  dan berbaur  kembali bersama bapak-ibu sekalian untuk nongki-nongki lagi,” kata Walikota.

PERAHU LAYAR

Acara nongki-nongki  itu sudah yang ketiga. Walikota  tak pernah absen. Sehingga,  menurut pembawa acara alias master ceremony (MC) Ucha,   sudah melakukan hattrick. “Sudah tiga kali Pak Wali hadir terus. Ini jadi contoh  baik lainnya,” ujar Ucha  membuat walikota tersenyum.

Aksi panggung MC Ucha (kanan)

Nongki-nongki makin punya nuansa tersendiri. Giliran  trio camat  ‘dikerjai’ MC Ucha dan malam itu  seolah naik perahu layar. Trio camat itu yakni Camat Balikpapan Timur Suwandi, Camat Balikpapan Tengah  Edi Gunawan dan Camat Balikpapan Kota Heru Ressandy, ketiganya harus naik panggung. Awalnya, Suwandi didaulat Ucha.  “Ini camat saya. Jadi harus nyanyi,” undang Ucha.

Suwandi   tak kalah strategi. Ia lalu mengajak dua rekannya Edi Gunawan dan  Heru Ressandy ikut mendampingi nyanyi. “Biar kompak, nyanyinya trio camat. Ayo camat lainnya   dampingi saya,” ajak Suwandi.

Trio Camat yang tampil di panggung, Camat Suwandi ‘berlari’ lewat lagunya Perahu Layar yang harus diikuti camat lainnya

Tembang hits dari Didi Kempot bahasa Jawa dan bercerita tentang kegembiraan menaiki perahu layar pun langsung menggema: Yo Konco ning nggisik gembiro, alerap lerap banyune segoro, angliyak numpak perahu layar, ing dino minggu keh pariwisoto.

Suwandi ‘lari kencang’ bernyanyi dengan liriknya. Terlihat dua camat lainnya  ditinggal kebingungan. Terpaksa harus pegang mic sambil lirik kiri-kanan. Apalagi,  lirik lagunya tak ditemukan di ponsel.  “Ditinggal dua camat lainnya  sama Pak Suwandi. Naik perahu  layar sendiri,” kata Rosman Abdullah, pengunjung  yang membuat kelakar penampilan trio camat itu.

Edo (kanan) bersama walikota dan camat serta Kabid Pariwisata H Abdul Majid di round table depan usai mendapat giliran bernyanyi

Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Edward Skenda Putra atau biasa disapa Edo  pun harus ‘terpaksa’  karena malu dengan walikota akhirnya nyanyi. “Sumpah Pak Wali, baru kali ini nyanyi di panggung”. Tapi,  Walikota H Rahmad Mas’ud SE ME yang duduk di round table depan tak kehilangan akal. “Iya  di tempat lain sering nyanyi,”  timpalnya.

Edo  tampil dengan lagu yang dipopulerkan group band Wali, Baik-Baik Sayang.   Lagu  galau itu, dinyanyikan Edo sepertinya agak berat.  Di satu sisi tak hafal lirik, di sisi lain kurang enak sebab walikota selalu mencermatinya.

Malam itu,  memang berbeda. Camat dan lurah serta sejumlah   pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir. Ditambah riuhnya  jajaran pengurus ekraf dan  pelaku ekraf. Pelataran  tempat acara full. Ada yang silaturahmi, makan sambil ngobrol.

PERCAYA DIRI

Hanya,  ada yang nekat dan percaya diri. Dia adalah  Kabid Pariwisata  H Abdul Majid. Ia tak gubris, bisa nyanyi atau tidak. Karena lagi-lagi ‘dipaksa’ walikota, ia pun naik panggung.  MC  Ropiani pun bingung. Sebab, Abdul Majid  ‘pengambilan nadanya’ lama sekali. “Pak Majid itu baca doa kah di atas panggung,” kelakar Ustaz Mustaqim, sahabat Abdul Majid yang duduk di barisan kedua.

Andre (kanan) harus ‘membimbing’ Abdul Majid karena lagunya larinya entah kemana. Tetapi tetap pede dan asyik saja bernyanyi

Ketua Harian Ekraf Muhammad Ichwan (Andre) pun mendampingi.  Lagu Ayah yang pernah populer lewat penyanyi Rinto Harahap dilantunkan. Tetapi,  Abdul Majid ‘melaju’ seperti menguji lintasan sirkuit ‘Mandalika’.  Mungkin ia berpikir, bernyanyi adalah hak, bukan  pemilik suara merdu saja.

Nada dan syair pun kejar-kejaran.  Tapi, Abdul Majid pede buanget dan cuek. “Mohon maaf hadirin sekalian. Ini yang salah pemain bandnya. Bukan suaranya,” goda  Andre ke Majid yang terus  berteriak Ayah dan Ayah.

Usai bernyanyi,  Abdul Majid duduk di samping walikota. Sepertinya ada ucapan permintaan maaf, kalau suaranya ‘ngalor-ngidul’. “Wis angel, bisa dimutasi lagi ini Pak Majid,” komentar dari undangan menimpali membuat situasi makin penuh keakraban.

WALIKOTA BINTANG

Tak afdhol jika walikota tak bernyanyi. Ia naik panggung.  Langsung melantunkan   lagu Bintang  dari grup musik Anima. Didampingi Andre, walikota yang dikenal dengan suara merdunya itu, terus bernyanyi.  “Kalau Pak Wali tak usah diragukan. Malam ini benar-benar jadi ‘Bintang’,” ucap Camat Tengah Edi Gunawan.

Lagu Bintang dari Walikota didampingi Andre

Walikota   yang tak hanya hobi menyanyi tapi olahraga seperti bulutangkis, sepakbola dan lainnya ini, dikenal cukup piawai bernyanyi. Sehingga, warga selalu mendaulatnya bernyanyi. Apalagi di acara resepsi pernikahan dan sambil sawer.

Walikota membagi-bagikan sedekah uang kepada anak-anak dan pengunjung yang hadir di acara nongki-nongki

Di penghujung acara, Walikota melihat anak-anak yang duduk di tepi jalan. Ia lalu membagi-bagikan sedekah uang pecahan   seratus ribu dan limapuluh ribu. Termasuk crew musik dan tamu undangan yang hadir.  Dan nongki-nongki diakhiri dengan foto bersama. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

LDII Balikpapan Kurban 232 Sapi dan  63 Kambing. Dibagi Merata, Ojek Online, Pemulung Wujud Peduli Sosial
Kanal

LDII Balikpapan Kurban 232 Sapi dan 63 Kambing. Dibagi Merata, Ojek Online, Pemulung Wujud Peduli Sosial

July 4, 2023
Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas
tintaNEWS

Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas

February 3, 2022
PDAM Balikpapan Sharing Service Excellent. Suryo: Boros, Bocor dan Lalai, Tanggungjawab Pelanggan
tintaNEWS

PDAM Balikpapan Sharing Service Excellent. Suryo: Boros, Bocor dan Lalai, Tanggungjawab Pelanggan

February 2, 2022
Ditemani Batman, Kapolda-Wakapolda Pantau Vaksinasi Anak. Imam: PTM 100 Persen Agar Segera Dilaksanakan
tintaNEWS

Ditemani Batman, Kapolda-Wakapolda Pantau Vaksinasi Anak. Imam: PTM 100 Persen Agar Segera Dilaksanakan

January 8, 2022
Intrusi Air Laut, Dirum Turun Tangan. Distribusi Air Bersih di Manggar
tintaNEWS

Intrusi Air Laut, Dirum Turun Tangan. Distribusi Air Bersih di Manggar

January 2, 2022
Walikota Sambut Tahun 2022 Lewat Doa, Salat Jamaah dan Sedekah.  Rahmad: Jadikan Rumah Adalah Surga bagi Keluarga
tintaNEWS

Walikota Sambut Tahun 2022 Lewat Doa, Salat Jamaah dan Sedekah. Rahmad: Jadikan Rumah Adalah Surga bagi Keluarga

January 2, 2022
Next Post
Andre: Pelaku Ekraf Harus Diberi Panggung. Sinergi ABCGM untuk Bangkitkan Ekonomi Balikpapan

Andre: Pelaku Ekraf Harus Diberi Panggung. Sinergi ABCGM untuk Bangkitkan Ekonomi Balikpapan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Ketika Juru Dakwah Masuk Ruang Medsos

Ketika Juru Dakwah Masuk Ruang Medsos

May 4, 2019
Rekening Pelanggan yang Naik Bisa Diklarifikasi. Dirut: Masa Covid, Kita Estimasi Pemakaian 6 Bulan

Rekening Pelanggan yang Naik Bisa Diklarifikasi. Dirut: Masa Covid, Kita Estimasi Pemakaian 6 Bulan

July 29, 2020
Walikota: Anak Motor Harus Jaga Kota Aman. Nostalgia dengan Istri Pakai Motor ‘Crystal’ di  5th Anniversary KWB

Walikota: Anak Motor Harus Jaga Kota Aman. Nostalgia dengan Istri Pakai Motor ‘Crystal’ di 5th Anniversary KWB

July 28, 2024
Bocorkan Data Pasien ke Publik, Pejabat PLN Ancam Gugat RSMH. Mardiana: Oknum Pelaku Namanya Ada, Rumah Sakit Minta Maaf Terbuka

Bocorkan Data Pasien ke Publik, Pejabat PLN Ancam Gugat RSMH. Mardiana: Oknum Pelaku Namanya Ada, Rumah Sakit Minta Maaf Terbuka

October 29, 2020
Gus Muwafiq: Rahmad Itu Bagus dan Harus Lanjutkan. Rudi Mas’ud-Istri Datang dari KPU Kaltim

Gus Muwafiq: Rahmad Itu Bagus dan Harus Lanjutkan. Rudi Mas’ud-Istri Datang dari KPU Kaltim

August 30, 2024
Lingkungan Harus Aman dari Gangguan Kamtibmas. Kapolsek: Waspadai Perkelahian Anak-Anak, Polisi Perlu Dukungan Warga

Lingkungan Harus Aman dari Gangguan Kamtibmas. Kapolsek: Waspadai Perkelahian Anak-Anak, Polisi Perlu Dukungan Warga

May 6, 2023
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines