TINTAKALTIM.COM-Manajemen Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PDAM), kian menunjukkan eksistensinya dalam memperkenalkan program yang dilaksanakan kepada masyarakat. Bahkan semua kalangan termasuk pelajar.
Itu terbukti, sejumlah pihak berkunjung ke instalasi milik BUMD ini, dan ingin belajar bagaimana air baku diolah menjadi air bersih hingga didistribusikan ke pelanggan.
Puluhan murid SDIT Darun Najah Balikpapan Timur yang bernaung di bawah Yayasan Pondok Pesantren Darun Najah, salahsatunya yang belajar ke PDAM. Mereka belajar proses pengolahan air dan melihat langsung bagaimana air diolah dan didistribusikan ke pelanggan.

Kunjungan sekitar 83 murid itu, diterima Kasubag Customer Service PDAM Suryo Hadi Prabowo, Kasubag IPAM Teritip Mustafa Amin dan Kasubag Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Jaka Eka P, Kamis (27/10/2022).
Menurut Suryo, kunjungan itu bagian dari program sekolah. Dan pihak PDAM sangat senang sebab bisa memberikan ilmu bagaimana cara mengolah air dan air itu diproses. “Ini bagian dari edukasi PDAM. Justru, ketika ada yang berkunjung, kami senang karena biar mengetahui bagaimana air bersih itu sampai ke pelanggan,” ujar Suryo.
Dikatakan Suryo, sebenarnya IPAM Teritip juga dibuka untuk umum. Hanya, prosedurnya harus izin ke pihak direksi jika ingin belajar menimba ilmu kaitan distribusi dan pengolahan air.

“Dengan berkunjung ke instalasi milik PDAM, diharapkan banyak memberikan manfaat. Pengunjung bisa mendapatkan pengetahuan tentang pengolahan air,” tambah Suryo.
Ditambahkan Suryo, program kunjungan masyarakat termasuk pelajar bisa diartikan sebagai program Water Education yang mempunyai tujuan untuk memperkenalkan dan memberikan pengetahuan tentang gambaran Perumda Tirta Manuntung Balikpapan baik itu mengenai sejarah dan perjalanan perusahaan secara rencana kerja yang akan dilaksanakan di masa mendatang
“Masyarakat perlu diberikan edukasi sejak dini tentang dari mana air baku, bagaimana proses pengolahan menjadi air bersih sampai pentingnya menghemat air,” ujar Suryo dibenarkan Mustafa Amin dan Jaka Eka P.
Dikatakan, anak-anak merupakan generasi pelanjut dan sejak dini harus diedukasi kaitan pengetahuan mengolah air bersih PDAM.
“Mereka kita ajak keliling, biar mengetahui bahwa proses menjadikan air bersih itu tidak mudah. Kalau sudah jadi air bersih dan diputar lewat kran memang tinggal ngucur. Nah, mereka semua harus tahu proses pengolahannya. Karena, PDAM Balikpapan ini air bakunya adalah tadah hujan yang ditampung di waduk,” jelas Suryo Hadi Prabowo yang pernah menuntut ilmu di Qatar, negara yang sekarang jadi tuan rumah Piala Dunia 2022 ini. (gt)













