TINTAKALTIM.COM-Di saat acara pelantikan Badan Pengurus (BP) Markas Daerah (Mada) Laskar Merah Putih (LMP) Kaltim dan Markas Cabang (Macab) LMP Balikpapan, ada yang membuat pemandangan menarik. Ada pesona yang itu pun dipuji Ketua Dewan Penasehat Mabes LMP Andi Rukman Nurdin.
“Saya berbagi peran. Pak Ketum Mabes LMP (Arsyad Cannu) melantik dan saya membawakan sambutan mewakili beliau. Pak Ketum hebat tetapi yang lebih hebat adalah sang istri Bu Citra Arsyad,” kata Andi Rukman Nurdin berbicara di atas podium mewakili Ketum Mabes LMP di acara pelantikan pengurus Mada Kaltim dan Macab Balikpapan di Ballroom Hotel Grand Senyiur, Jumat (15/12/2023)

Acara pelantikan itu dihadiri Pj Gubernur Kaltim yang diwakili Kepala Kesbangpol Kaltim H Sufian Agus, Walikota Balikpapan yang diwakili Sekda H Muhaimin ST, tokoh ormas dan undangan lainnya.
Sosok Citra Arsyad atau bernama lengkap Hj Citra Kusuma Dewi, sejauh ini kata Andi Rukman, memberi ‘warna’ kehidupan Arsyad Cannu. Dan itu pun bisa diketahui, ketumnya sekarang punya karakter soft. Dan lebih santun. “Ya saya bersyukur, karena kepemimpinan Arsyad adalah nasional dan sudah jadi tokoh,” ujar Andi Rukman Nurdin.

Citra Arsyad hadir di pelantikan itu, memang menjadi pemandangan menarik undangan lainnya. Ia duduk berdampingan di kursi depan dengan balutan baju kebaya merah dengan rambut diurai. Bahkan, usai pelantikan sejumlah pengurus khususnya Srikandi mengajak foto bareng.
Menurut Andi Rukman, kalau sejauh ini Arsyad Cannu disebutnya hebat karena menjadi tokoh yang di saat Pemilu 2024 selalu menjadi ‘incaran’ capres-cawapres, tetapi yang lebih hebat adalah Citra Arsyad.

“Karena ada diskusi psikologis yang mampu untuk mengubah ketumku menjadi lebih baik. Ini luar biasa bagi kemajuan LMP ke depan,” ujar Andi Rukman disambut senyum Arsyad Cannu di kursi undangan.
Diakui Andi Rukman Nurdin, Ketum Mabes LMP sekarang menjadi perhitungan dalam kontestasi Pemilu 2024. Tim Anies, Prabowo dan Ganjar semuanya ingin merapat dan mendekati LMP. Karena, LMP terkait dengan UU Keormasan, maka sikap tak memihak itu lebih baik.
“Saya katakan secara pribadi-pribadi, silakan memberikan dukungan. Tetapi, jika sudah membawa seragam, hendaknya tidak mendukung salahsatu capres. Justru akan menimbulkan pertanyaan. Anies, Prabowo dan Ganjar adalah anak bangsa yang semuanya baik,” ujar Andi Rukman Nurdin.
TEGAS
Dalam acara pelantikan, Ketua Mada LMP Kaltim H Abdulloh S Sos saat di atas podium sempat memberikan pernyataan pedas. Ia meminta kepada segenap jajaran pengurus untuk tidak keluar-masuk ruangan dan membuat gaduh suasana.
“Ini masih acara, tolong hargai tamu-tamu dan undangan. Khususnya dari Mabes LMP dan Pj Gubernur. Kita harus menunjukkan sebagai tuan rumah yang baik. Jika tidak dapat diam, sebaiknya keluar dari ruang acara atau keluar dari LMP,” pinta Abdulloh dengan nada tinggi.

Menurut Abdulloh, dirinya tidak marah. Hanya ingin menunjukkan sikap tegas bahwa LMP itu harus menghormati semua tamu-tamu yang hadir. Karena, acara masih berlangsung. Dan, LMP melakukan itu supaya jadi contoh bagi ormas-ormas lainnya di Kaltim.
Andi Rukman Nurdin menilai, apa yang dilakukan Abdulloh adalah bagian sikap tegas. Ia mengacungkan jempol atas sikap Abdulloh yang disebutnya sebagai tindakan spontan
“Pak Ketua Mada LMP Kaltim itu tidak marah. Itu adalah tegas. Saya tahu tentang kepribadiannya. Pantas kalau acara masih berlangsung, di belakang ada suara gaduh. Jadi, ketegasan itu diperlukan,” ungkap Andi Rukman memuji sikap Abdulloh.

Bahkan, Andi Rukman menegaskan, LMP harus bangga punya kader Abdulloh yang kini menjabat sebagai ketua DPRD Balikpapan. “Secara pribadi dan melepaskan atribut LMP, saya mendukung dan harus didukung Abdulloh menjadi caleg untuk Provinsi Kaltim. Jika sukses, maka nama LMP juga terangkat karena ada kadernya berhasil,” ungkap Andi Rukman.
Di bagian akhir, Andi Rukman menyebutkan, paling penting adalah membangun narasi positif. Karena, LMP harus jadi ormas panutan khususnya di dalam merawat kebhinekaan dan menjaga NKRI.
“Tak perlu satu darah untuk bersaudara, tak perlu satu suku untuk bersaudara bahkan tak perlu satu agama untuk bersaudara. Itulah NKRI harga mati,” pungkas Andi Rukman yang meminta kader LMP se-Kaltim harus solid dan kompak. (gt)












