• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Monday, March 16, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home tintaNEWS

Pengusaha (Investor) Harus Digelarkan ‘Karpet Merah’. Rahmad: Izin Dipermudah tapi Tenaga Kerja Lokal Dipekerjakan

by admin
December 3, 2020
in tintaNEWS
0 0
0
Pengusaha (Investor) Harus Digelarkan ‘Karpet Merah’. Rahmad: Izin Dipermudah tapi Tenaga Kerja Lokal Dipekerjakan

AUDIENSI: Ketua PHRI Balikpapan Sahmal Ruhip SE (tiga dari kiri) bersama Joko Purwanto, Soegianto dan Zuwaeni saat audiensi dengan Rahmad Mas'ud di kediamannya

0
SHARES
226
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Rahmad Mas’ud tidak main-main untuk membangun Kota Balikpapan. Itu bakal diwujudkannya lewat visinya yang pro-rakyat. Bahkan, iklim berusaha dibuka selebar-lebarnya. Mempermudah perizinan, memangkas birokrasi berbelit dan   memfasilitasi pengusaha dan investor untuk menanamkan modalnya di Balikpapan.

“Percayalah, saya selama jadi wakil walikota (wawali) sudah mengetahui  keluhan pengusaha. Apalagi saya juga pengusaha. Ini tak boleh terjadi lagi.  Pengusaha atau investor itu  ibaratnya harus digelarkan ‘karpet merah’. Mereka harus dibantu maksimal untuk berusaha,” kata Rahmad Mas’ud SE ME saat menerima audiensi  jajaran pengusaha di bidang perhotelan dan pariwisata, Senin (30/11/2020) di kediamannya Rumah Putih kawasan Jln Wiluyo Puspoyudo.

Hadir dalam audiensi sekaligus silaturahmi itu, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cabang Balikpapan Sahmal Ruhip SE, Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Asita 1971 Joko Purwanto yang juga Ketua Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Kaltim, Wakil Ketua Indonesian Hotel General Manager Association  (IHGMA) Kaltim Chapter Balikpapan Mochamad Zuwaini yang juga General Manager (GM) Maxone Hotel Balikpapan, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Balikpapan H Soegianto SE yang juga Direktur Platinum Hotel dan Febri Yudiono, Manager Sevensix Hotel.

Rahmad dan Ketua PHRI Sahmal berbincang serius membahas bisnis perhotelan dan peningkatan ekonomi di Kota Balikpapan

Karpet merah yang dimaksud Rahmad adalah, kemudahan di dalam berusaha. Izinnya tidak berbelit dengan regulasi yang benar dan ada komitmen untuk pengusaha mempekerjakan orang-orang lokal, agar warga tidak jadi penonton di rumahnya sendiri.

Dalam audiensi itu banyak masukan dari PHRI, badan promosi pariwisata dan Asita. Seperti bagaimana menghidupkan perhotelan agar tumbuh dan berkembang sehingga dapat menambah pundi-pundi keuangan lewat pendapatan asli daerah (PAD).

“Pemkot ke depan harus memberikan kelonggaran  pada sektor ekonomi. Bagaimana menarik event berskala nasional dan internasional ke Balikpapan, sehingga denyut ekonomi Balikpapan tumbuh,” ujar Sahmal.

Sahmal menyebut, berharap banyak dengan Rahmad Mas’ud ke depan untuk menentukan kebijakan di pemerintah kaitan bagaimana membangkitkan usaha perhotelan. Karena, sejak pandemi pertumbuhan hotel dan restoran masih melemah.

PHRI meminta ada regulasi yang menolong pengusaha hotel

“Covid-19 menjadi titik lemah usaha perhotelan. Tingkat  okupansi hotel saat ini masih rendah. Sehingga, diperlukan langkah yang  tepat untuk membangkitkannya. Orang masih takut berlibur, keluar daerah. Apalagi harus dihantui dengan rapid test maupun swab,” ungkap Sahmal.

Selain itu kata Sahmal, event-event berskala nasional dan internasional dibatasi. Sebab, adanya kebijakan physical distancing. “Kita yakin ekonomi akan bangkit pasca pandemi covid-19. Harapannya, di Balikpapan iklim ekonominya juga baik bagi pengusaha,”  kata Sahmal.

Dalam audiensi itu, Sahmal seolah sudah yakin jadi ungkapannya ‘memposisikan Rahmad Mas’ud’ sebagai penentu kebijakan atau walikota. “Jadi  tadi itu curhat saya dan teman-teman PHRI Pak Walikota,” ujar Sahmal, disambut senyum Rahmad Mas’ud.

Sementara itu, Joko Purwanto lebih menitikberatkan pada persoalan pariwisata. Perlu dibuka destinasi-destinasi  yang unik dan memberi daya tarik. Sehingga, Balikpapan akan hidup ekonominya.

Joko (kiri) menyampaikan pandangannya kepada Rahmad Mas’ud kaitan pariwisata di Balikpapan termasuk wisata kapal

“Wisata kapal harus diciptakan. Sebab itu transportasi massal, nanti polanya wisata paket. Saya melihat ada opportunities Pulau Balak-Balakan di Sulbar dan dapat jadi paket wisata menarik bagi Kaltim serta luar Kaltim,” ujar Joko, owner PT Trans Borneo Tour & Travel ini.

Joko juga menyinggung, bagaimana  wisatawan China makin suka berlibur ke Manado khususnya saat high season. Mereka menciptakan penerbangan carter (carter flight) per minggu yang terbang dari China ke Manado. Padahal,  Kaltim dengan Derawannya tidak kalah dengan  Manado. Hal ini hanya soal strategi promosi dan menjual destinasi.

“Sekarang kita bisa jual paket rencana Ibu Kota Negara (IKN). Sehingga, mereka juga akan lama tinggal dan menginap di Balikpapan. Tapi, harus ada perjuangan bagaimana membuka  direct flight ke Malaysia atau China,” ujar Joko yang berpengalaman di bidang wisata adventure ini.

MICE DAN TERAS IKN

Dalam konteks itu, Rahmad menyebut, dirinya berkeinginan untuk mengembangkan Balikpapan sebagai ‘Kota MICE’ (Meeting, Incentive, Convention & Exhibition), sehingga targetnya kerja pemerintah menarik event-event berskala nasional dan internasional ke Balikpapan.

“Sejauh ini sudah berjalan. Hanya, perlu ditingkatkan dengan gerakan-gerakan ‘menjual Balikpapan’ secara masif di sejumlah lini. Infrastruktur Balikpapan dan kemajuannya lebih baik dibanding 10 daerah kota-kabupaten di Kaltim,” ujarnya.

Rahmad (tengah) bersama Tintakaltim (penulis) dan Direktur Platinum Hotel H Soegianto SE saat melakukan audiensi membahas sisi perhotelan dan pariwisata

Rahmad memberi ilustrasi, mengapa pengusaha dan investor itu harus diberi semacam privilege  atau keistimewaan dengan tidak melanggar regulasi atau aturan. Mereka mengivestasikan dananya untuk membangun pabrik, usaha  dan pemerintah memberikan fasilitas. Jika mereka untung, pajaknya bagus dan bisa mempekerjakan warga sekitar.

“Pengusaha dan investor itu, wajib pemerintah beri kemudahan perizinan. Catatannya, mereka juga harus mempekerjakan orang lokal  sekitar 75 persen. Tentu, lewat assessment atau fit and propert test yang   sisi keahlian atau skill, tapi yang ‘pekerja kasar’ bisa diambil  langsung tanpa test dari lingkungan warga Balikpapan,” ujar Rahmad.

Rahmad menyebutkan, pemerintah harus hadir di dalam membuat kebijakan yang pro-rakyat. Sejumlah perusahaan BUMD ataupun BUMN bahkan swasta yang membuka peluang usaha atau membuat proyek besar harus ‘diikat’ dengan perjanjian seperti memorandum of understanding (MoU).

“Dalam MoU itu, sanggup tidak mempekerjakan 75 persen  warga Balikpapan. Sebab, sekali lagi, warga Balikpapan jangan hanya jadi penonton. Jangan sampai ada  ‘proyek raksasa’ tapi pekerjanya orang luar,” urai Rahmad.

Sejauh ini kata Rahmad, kebijakan ke arah itu sudah ditempuh, tetapi di lapangan terjadi sejumlah kendala. Dan, Balikpapan harus terus berbenah, karena  akan kedatangan banyak orang  setelah penetapan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi ibukota.

“Saya menyebutnya bukan lagi daerah penyangga (buffer zone) IKN. Tapi, sebutannya Balikpapan itu menjadi teras IKN. Analoginya, orang kalau mau masuk rumah, kan melihat terasnya dulu, halamannya dulu. Kalau bagus tertarik. “Dan itulah impian saya ke depan Balikpapan harus jadi teras IKN,” ungkap Rahmad.

Rahmad juga ke depan bakal membenahi sektor pariwisata. Sebab, dinilainya Balikpapan dapat digarap menjadi destinasi. Sehingga,  banyak orang yang berkunjung ke Balikpapan dan itu dapat meningkatkan PAD.

“Mengenai usulan Pak Joko kaitan  wisata kapal, saya sudah siapkan. Kapalnya punya kapasitas 1.00 seat atau tempat duduk. Dan bisa ke Pulau Balak-balakkan ya sekitar 2 sampai 3 jam. Atau berkeliling Balikpapan. Insya Allah semua itu sudah saya pikirkan jauh-jauh hari,” ungkap Rahmad Mas’ud.

Di akhir diskusi, Soegianto  juga mengusulkan agar pariwisata  di Balikpapan harus digenjot dengan dukungan dana promosi pariwisata.  Sebab, dengan  diberikannya dana promosi yang besar maka itu dapat menggerakkan sektor pariwisata. 

“Biaya untuk selling itu sangat kecil. Padahal itu kunci jika ingin banyak kunjungan ke Balikpapan dari luar,” ungkapnya.

Disebutkan Soegianto, selama ini industri  pariwisata, khususnya untuk sektor perhotelan telah mengeluarkan biaya  dalam

 jumlah yang cukup besar melalui pajak hotel dan restoran. Sayangnya,  biaya-biaya  yang dikeluarkan itu, tidak berbalik ke industri  melalui sarana promosi.

Selain itu kata Soegianto,  pemerintah perlu memberikan  dana promosi  yang sangat signifikan. “Yang dibayarkan dari pajak PHRI itu sekitar  puluhan miliar. Tetapi, untuk promosi hanya ratusan juta. Ini nggak ngefek dan tidak menyentuh sisi multiflier-effect di dunia pariwisata,”  pungkas Soegianto.

Mendengar itu, Rahmad terkejut. Ke depan akan membenahi dan mengurai bahkan melakukan pemetaan terhadap dunia pariwisata. “Kalau mau dapat tamu banyak, promosi  harus diperluas jangkauannya,” ujarnya. (tig)

SendShareTweet

Related Posts

LDII Balikpapan Kurban 232 Sapi dan  63 Kambing. Dibagi Merata, Ojek Online, Pemulung Wujud Peduli Sosial
Kanal

LDII Balikpapan Kurban 232 Sapi dan 63 Kambing. Dibagi Merata, Ojek Online, Pemulung Wujud Peduli Sosial

July 4, 2023
Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas
tintaNEWS

Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas

February 3, 2022
PDAM Balikpapan Sharing Service Excellent. Suryo: Boros, Bocor dan Lalai, Tanggungjawab Pelanggan
tintaNEWS

PDAM Balikpapan Sharing Service Excellent. Suryo: Boros, Bocor dan Lalai, Tanggungjawab Pelanggan

February 2, 2022
Ditemani Batman, Kapolda-Wakapolda Pantau Vaksinasi Anak. Imam: PTM 100 Persen Agar Segera Dilaksanakan
tintaNEWS

Ditemani Batman, Kapolda-Wakapolda Pantau Vaksinasi Anak. Imam: PTM 100 Persen Agar Segera Dilaksanakan

January 8, 2022
Intrusi Air Laut, Dirum Turun Tangan. Distribusi Air Bersih di Manggar
tintaNEWS

Intrusi Air Laut, Dirum Turun Tangan. Distribusi Air Bersih di Manggar

January 2, 2022
Walikota Sambut Tahun 2022 Lewat Doa, Salat Jamaah dan Sedekah.  Rahmad: Jadikan Rumah Adalah Surga bagi Keluarga
tintaNEWS

Walikota Sambut Tahun 2022 Lewat Doa, Salat Jamaah dan Sedekah. Rahmad: Jadikan Rumah Adalah Surga bagi Keluarga

January 2, 2022
Next Post
Mimpi, Rahmad Mas’ud Diajak Jumatan di Masjid Nurul Falah. H Kumyono: Firasat ‘Cahaya Kemenangan’ Jadi Walikota

Mimpi, Rahmad Mas'ud Diajak Jumatan di Masjid Nurul Falah. H Kumyono: Firasat 'Cahaya Kemenangan' Jadi Walikota

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Rescue Export Milik Gatotkoco Tembus Banjir Kalsel. Lewat Medan Berat, Bantu Obat-obatan, Makanan dan Evakuasi Korban

Rescue Export Milik Gatotkoco Tembus Banjir Kalsel. Lewat Medan Berat, Bantu Obat-obatan, Makanan dan Evakuasi Korban

January 27, 2021
Tami, CEO Muda Bagi Ratusan Snack Box ke Masjid di Program Jumat Berkah Lumpia Cak Git

Tami, CEO Muda Bagi Ratusan Snack Box ke Masjid di Program Jumat Berkah Lumpia Cak Git

July 25, 2020
Pengusaha Oli ExxonMobil Bagi Ratusan Paket Sembako. Peduli Dampak Covid-19, Disebar di Enam Kecamatan

Pengusaha Oli ExxonMobil Bagi Ratusan Paket Sembako. Peduli Dampak Covid-19, Disebar di Enam Kecamatan

April 14, 2020
Jasa Raharja Mudahkan Layanan Lewat JRku. Masril: Fitur Lengkap, Pengajuan Santunan Online Juga Bisa

Jasa Raharja Mudahkan Layanan Lewat JRku. Masril: Fitur Lengkap, Pengajuan Santunan Online Juga Bisa

January 25, 2020
Waspada, Kiriman APK Bisa Bobol Rekening Anda. Sigit: Jangan Takut Melapor, Bisa ke Bhabinkamtibmas

Waspada, Kiriman APK Bisa Bobol Rekening Anda. Sigit: Jangan Takut Melapor, Bisa ke Bhabinkamtibmas

February 12, 2024
Majelis Taklim Wanita Islamic Centre 30 Juli Gelar Gebyar Muharram 1444 H. Lomba Hadrah, Habsy, Tilawah, Bazar hingga Tabliq Akbar

Majelis Taklim Wanita Islamic Centre 30 Juli Gelar Gebyar Muharram 1444 H. Lomba Hadrah, Habsy, Tilawah, Bazar hingga Tabliq Akbar

July 26, 2022
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines