TINTAKALTIM.COM-Pandemi covid-19 yang melanda dunia, tak menyurutkan semangat untuk berbagi kebaikan. Dan itulah yang dilakukan Nurhadi Saputra. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Balikpapan ini.
Ia membagikan nasi kotak yang ditujukan buat ta’jil untuk warga yang melintas di Jalan Mularman kawasan Balikpapan Timur. “Semoga ta’jil yang kita bagikan bermanfaat bagi warga yang lewat. Tujuannya memang untuk berbuka puasa,” kata Nurhadi, menjelaskan bagi-bagi ratusan nasi kotak itu.
Ia menyebut, di saat Ramadan tahun ini tentu berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Ada wabah corona yang membuat kondisi ekonomi masyarakat pun terganggu. Sehingga, nasi kotak yang dibagi gratis setidaknya dapat meringankan beban warga yang menerimanya.
“Kita tahu, semua warga terdampak corona dan kesulitan mengais rezeki. Sebab, dibatasi untuk keluar rumah. Sementara akitivitas perekonomian pun tidak maksimal,” jelas, anggota DPRD asal daerah pemilihan (dapil) Balikpapan Timur ini.
Nurhadi dan tim, tak memilih siapa yang melintas dan mau menerima nasi kotak tentu diberi. Meski niatnya agar nasi kotak itu dapat dinikmati untuk buka saat Puasa Ramadan. “Semua kita beri gratis. Sebab, tujuannya berbagi untuk semua. Dan, yang sedikit ini semoga jadi berkah Allah,” ujarnya.

Tak melulu nasi kotak, di saat wabah corona melanda, Nurhadi juga peduli untuk membagi-bagikan masker. Kreativitas Nurhadi pun ditunjukkan lewat masker itu. Tentu, karena dia anggota parpol yang memiliki warna dasar hijau, maka masker kain yang dibaginya pun menyesuaikan warga partainya.
Nurhadi sadar, di kawasan Balikpapan Timur masih ada sejumlah warga yang belum mengenakan masker. Padahal, jika beraktivitas di tempat umum wajib menggunakan masker. Banyak alasan mengapa mereka tak pakai masker, ada yang lupa, tidak nyaman bahkan tidak memiliki masker.
“Makanya, saya dan kawan-kawan harus membagikan masker. Meski sudah banyak pihak lain membagi-bagikan masker, toh faktanya warga terlihat masih banyak yang mengenakan masker,” jelas Nurhadi, yang mengenakan langsung masker itu ke sejumlah warga.
Menurut Nurhadi, sekarang ini sudah terjadi penyebaran virus corona lewat transmisi lokal. Apalagi di kawasan Balikpapan Timur. Sehingga, orang tidak pernah punya riwayat perjalanan keluar kota dan tanpa gejala pun bisa menularkan virus. Satu-satunya pencegahannya ya harus menggunakan masker.

Nurhadi pun jika beraktivitas di gedung dewan dalam rapat-rapat tertentu selalu mengenakan masker. Sebab, semua orang harus menggunakan masker sesuai dengan ketentuan Badan Kesehatan Dunia (WHO). “Ada anjuran yang sehat harus menggunakan masker dari kain. Maka kami membagi-bagikan masker kain. Sebab, jenis masker medis harus digunakan tenaga kesehatan,” ujarnya.
Tapi, kami membuat dan mendesain sendiri. Makanya, warnanya hijau dan lebih stylish dan fashion kalau dipakai warga. “Hijau kan warna teduh. Terus, warna hijau kan kesukaan Rasulullah dan katanya pakaian penduduk surga,” kata Nurhadi, yang mengaktualisasikan bahwa partainya beridiologi Islam. (git)













