TINTAKALTIM.COM-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan mendukung program yang digagas Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kaltim dalam program Operasi Pangan Gratis (OPG) dalam kaitan menyelamatkan bangsa dari pandemi covid-19.
“Ini kerja mulia demi membantu umat. Sekaligus penguatan ekonomi. Sehingga, MUI mendukung. Apalagi sangat mendukung program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan,” kata Ketua MUI Balikpapan H Habid Mahdar Abubakar Alqadri di acara launching program OPG oleh ACT Provinsi Kaltim di Kantor MUI kawasan Gunung Bahagia, Jumat (15/10/2021)
Hadir saat itu pengurus MUI di antaranya Sekretaris Komisi Fatma Abdul Rosyid Bustomi SPd I, bendahara Mustain Hasan S Pd I, Ketua Komisi Informasi, Komunikasi dan Hubungan Luar Negeri H Sugito SH, Penyelenggara Wakaf dan Zakat Kemenag Balikpapan Fajar Muchsony, Dinas Sosial dan undangan lainnya.

Menurut Habib Mahdar yang didampingi istri tercinta Erlina Juniningsih SE mengatakan, kebutuhan ekonomi umat di saat pandemi covid-19 sangat diperlukan. Karena, ini juga bagian tugas bersama. “Pemerintah sudah ikut membantu. Ini pihak lain seperti ATC Kaltim. Semoga jadi berkah dan terus mempererat tali silaturahmi antarsesama,” kata Habib Mahdar.
Ia memuji sikap ACT Kaltim yang melakukan distribusi bantuan pangan yang merupakan aksi solidaritas selamatkan umat dan bangsa. “Sinergi seluruh pihak diperlukan. MUI juga sangat mendukung maksimal,” ujar Habib Mahdar.
SEMANGAT
Sementara itu pimpinan ACT Kaltim Andy Pradipta Ramadhan menyebutkan, kegiatan Operasi Pangan Gratis wujud kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk MUI, Kemenag dan lainnya. Tujuannya menghadirkan program kebaikan untuk umat.

“Hari ini kita melakukan launching se-Indonesia OPG dan semoga bermanfaat untuk masyarakat. Setidaknya meringankan beban di saat pandemi covid-19 melanda,” kata Andy.
Menurut Andy, kebersamaan diperlukan dalam program tolong-menolong dan memberikan pangan gratis merupakan wujud nyata ACT Kaltim. “Terimakasih kepada seluruh dermawan yang ikut mendukung gerakan ACT Kaltim. Kami akan terus berbuat untuk kebaikan umat,” ujarnya.

Ke depan, ACT Kaltim juga akan melakukan program operasi pasar. Ini juga menolong masyarakat yang ingin mencari kebutuhan pokok seperti beras, daging, gula, minyak dan lainnya. “Insya Allah program ini akan ACT lakukan. Tentu sejauh ini masih koordinasi ke pusat,” ujarnya.
Dalam kaitan program OPG, support dana kata Andy dari ACT Pusat. Sehingga, alokasinya disesuaikan kebutuhan. Tetapi, pendanaan juga bisa diambil dari ACT Kaltim. “Gerakan kami tak akan pernah berhenti. Sehingga, perlu didukung semua pihak. Apalagi kita juga memiliki relawan yang siap membantu jika terjadi masalah sosial, ekonomi, bencana alam dan lainnya,” tambah Andy.
Andy meminta seluruh warga di Kota Balikpapan bahkan Kaltim harus bahu-membahu membantu warga khususnya yang hidup dalam golongan pra-sejahtera dan pelaku usaha mikro kecil (UMK). “Sedekah yang diberikan sangat bermanfaat untuk mereka,” kata Andy yang meminta maaf kepada jajaran MUI Balikpapan karena program ini dilakukan mendadak.
Sementara itu Fajar dari Kemenag mengatakan, langkah ATC harus diikuti elemen lainnya. “Lembaga Amil Zakat (LAZ) sudah melakukan lewat Balikpapan berbagi. Kami sangat mendukung. Dan nanti dari Kemenag juga memberikan sosialisasi kaitan zakat dan wakaf dengan ACT,” ujar Fajar. (gt)













