• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, March 15, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home tintaNEWS

Kaki BTN Lintasi Empang tapi Jalannya Tak Gampang. Jadi ‘Diplomasi Rasa Syukur’, Ada yang Phobia Jarak Jauh

by admin
December 20, 2020
in tintaNEWS
0 0
0
Kaki BTN Lintasi Empang tapi Jalannya Tak Gampang. Jadi ‘Diplomasi Rasa Syukur’, Ada yang Phobia Jarak Jauh

SELFIE: Gaya foto selfie peserta Kaki BTN yang diabadikan Hendra Ahok. Ekspresif dan semangat

0
SHARES
291
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Komunitas  Pejalan Kaki Kompleks Perumahan BTN (Kaki BTN) terus menjaga kebugaran tubuh. Minggu (20/12/2020) melintasi jalur yang menembus empang. Hanya, jalannya pun sudah tak gampang.

Entah karena faktor covid-19  yang durasi waktu lebih banyak di rumah, atau daya tahan tubuh sudah melemah. Jadi  banyak peserta terlihat capek saat berjalan kaki. Jalannya pun harus memakai masker.

“Kenapa sudah mulai uyuh lah (capek lah). Lawas kada bejalan batis (lama tidak jalan kaki),” kata H Rahmadi  yang kental logat Banjarnya. Ia berkomentar karena memang suasana jalan kakinya berbeda dari sebelumnya.

Start dari JB (jalan baru), peserta terus melintas. Obrolan ringan mewarnai setiap perjalanan. Jumlahnya pun tidak maksimal. Hanya  11 peserta, biasanya sampai 18 peserta. Rombongan  dipimpin H Sukamto  yang  dikenal dengan sebutan ‘Mr Horsa Horsa’.  Ada terlihat juga Ketua RT 38 Kelurahan Margomulyo Sihombing, Bambang, Roni,  Agus Meni, Ali Akbar, Rugito, Hendra Ahok dan H Suriansyah.

Boleh disebut ‘juaranya’ kali ini H Suriansyah. Bapak yang sudah lansia dan disapa peserta dengan kai ini, selalu berada di depan. Bahkan terkadang ‘menantang jalur’ jika terasa pendek. Usianya paling tua di antara peserta lain karena mencapai 75 tahun.

Gaya peserta dengan latar belakang empang. Ketua Kaki BTN H Sukamto (duduk kiri) yang selalu memberi semangat peserta

Di jalan baru, kai bersama H Rugito berada di depan. Saat  jalur akan diambil ke kiri, Agus Meni berteriak. “Kanan-kanan saja”.  Sepertinya, peserta satu ini  phobia alias ada rasa ketakutan kalau jalurnya jauh. “Kakinya agak sakit. Jadi begitu,” bela Roni, yang sepertinya juga ‘setali tiga uang’ atau sama takutnya dengan jalur jauh.

DIPLOMASI RASA SYUKUR

Kita semua terus berjalan. Tembus ke Perumnas Balikpapan Utara, peserta memasuki gang.  Melihat bangunan rumah-rumah nan mewah.  Itu dijadikan bahan obrolan kaitan dengan introspeksi diri (muhasabah).

Penulis berkomentar: “Sekarang ini bersyukur harus terus dilakukan. Ada kawan saya, rumah sudah mewah, harta banyak, masih mengeluh hidup susah”. Sontak, Ali Akbar  menimpali; “Padahal, kita sekarang yang biasa-biasa saja sudah nyaman lah hidup. Apa karena kita belum kaya jadi bisa bicara begitu”? Tanya Ali Akbar.

H Ali Akbar (kanan) di belakangnya H Kai Syuriansyah dan Sukamto serta Roni dengan gaya masing-masing menunjukkan rasa semangat

Kuncinya terus tingkatkan ibadah. Sehingga, rezeki Allah seberapa pun dapat disyukuri. “Banyak harta terus mati,  lupa bersyukur lagi. Kan konyol,” urai Ali Akbar.

Suasana jalan kaki kami semakin asyik, tak hanya karena udaranya  segar tapi ocehannya juga. Hendra Ahok pun bercerita kaitan ada spot-spot lokasi wisata yang indah seperti di kilometer 23 hingga 26. Milik seorang pengusaha tetapi ada hamparan madu. Namanya woody park.

“Gratis dan  ada tanaman nan hijau. Mungkin baru perkenalan ya jadi nggak ditarik biaya. Ada juga cottage dan lainnya,” cerita Hendra Ahok, yang juga dikenal sangat rajin jogging dan wisata bersama keluarga tercinta ini.

Hendra Ahok mengambil foto selfie dengan gaya-gaya para ‘pemodel waluh’ yang aksinya masing-masing sesukanya dengan latar belakang posko covid-19

Makna jalan kaki itu terasa segar. Kendati jarak tempuh hanya 6 kilometer lebih. Padahal, peserta biasa menempuhnya dengan 8 kilometer.  Tak ada juga teriakan horsa-horsa dari pimpinan rombongan. 

Jalannya pun kali ini ‘tanpa peta’. Agus Meni membelokkan ke jalur di kawasan Telindung, tetapi menuju jalur becek dan ada pengembala sapi di situ. Sehingga, peserta protes agar cari jalur lain.  Ali Akbar pun berkelakar: “Lewat situ sapi ngamuk, apa nggak diseruduk”.

“Belok saja. Aku kada kawa umpat (nggak bisa ikut). Aku cari jalan yang lurus-lurus dan kada becek,” teriak Kai Suriansyah. Ketika menuju jalur tanjakan, peserta mulai ‘ngoceh’. Dan terlihat Roni  ada di belakang. “Pak Kamto sudah capek. Nggak tahan,” ujar Roni.  Tentu, Sukamto tersenyum saja.

“Yang lelah itu, Roni atau Pak Kamto? Suara dari belakang terdengar dari peserta lainnya.  Nafas peserta mulai ngos-ngosan.  Terlihat Roni juga mulai lelah. Maklum,  ia harus menurunkan  berat badannya karena paling ‘subur’ dari peserta lainnya.

Kami semua gembira. Apalagi saat melewati empang. “Foto-foto, view-nya bagus ada empang,” ujar Ali Akbar. Semua peserta pun ikut berbaur foto dengan background empang  nan sejuk.  Siapa lagi kalau bukan Hendra Ahok yang biasa disebut ‘sang pencari muka’ alias ‘tukang foto’ mengabadikan gaya-gaya peserta.

Jalan kaki bagi warga BTN sudah dijadikan olahraga yang tepat.  Badan sehat, dapat berinteraksi dengan kerabat dan tetangga.  Bisa santai sambil mengobrol apa saja. Saling bercerita, isu-isu terkini, bahkan bisa juga jadi sesi curhat. Kalau olahraga berlari, apa bisa sambil cerita ke sasna-kemari alias ngalor-ngidul?

Penulis menyebutnya, jalan kaki ini sebagai ‘diplomasi rasa syukur’. Karena, di akhir menuju finish, sejumlah peserta saling bercerita dan mengungkap ayat Alquran. Itu ketika melintasi Masjid Al-Kahfi di kawasan Telindung. “Saya biasa membaca Surah Al-Kahfi di malam Jumat. Bagus diamalkan,” ujar penulis.

Ditimpali Roni, bahwa itu bagus tetapi baca surah Yasin juga bagus, karena hanya 83 ayat. “Bujur, Al-Kahfi itu sekitar 110 ayat. Kalau baca cepat bisa tuntas sampai menjelang salat Isya sehabis Magrib. Tapi, kalau tidak,  bacanya dipotong-potong nanti disambung lagi,” cerita H Rahmadi.

Tebak-tebakan ayat terjadi? Surah Ar-Rahman.  “Ada 31 ayat yang bagus untuk bersyukur.  Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban (maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan),”  ungkap H Rahmadi.

Berapa ayat Surah Ar-Rahman? Roni di belakang membuka ponsel untuk mencari jumlah ayatnya.  Tapi, Hendra Ahok lalu menyebut; “Kalau nggak salah 78 ayat”? Dan, H Rahmadi lalu membenarkan: “Bujur-bujur 78 ayat. Nggak salah lagi”.

Roni (kanan) serta Kai Suriansyah dan lainnya mengambil gaya masing-masing saat menuju tempat finish beberapa kilo lagi

Jalan kaki melewati pos security di kawasan Jalan Batu Butok. Ocehan bapak-bapak pun terjadi. Karena,  pos itu tak seperti biasanya. Kali ini dijaga petugas wanita berparas ayu. “Wah bungas (cantik). Besok pagi kita bisa jalan sini lagi,” kelakar H Rahmadi, yang meminta diambil spot foto dengan latar belakang pos.

Tepat di garis finish depan lapangan volley BTN, peserta berhenti sejenak. Ada yang lupa, yakni makan bubur Bandung. Biasanya sebelum pulang makan bubur dulu. “Nasi kuning H Daud nggak ada, bubur nggak ada. Lain kali jalurnya cari yang menuju sarapan itu,” ujar Bambang, berkelakar .

Intinya, peserta sehat, silaturahmi berjalan antartetangga. Dan, kami juga masih ingat pernah pula mendiskusikan bahwa ‘Kaki BTN’  akan melakukan perjalanan wisata religi ke Banjarmasin.  Hanya, masih hitung-hitung rencana anggaran biaya (RAB). “Dibuat saja RAB-nya,” pinta Roni. Doa kami bersama, agar Roni jadi sponsor utama. Salam Sehat dan Panjang Umur. (git)

SendShareTweet

Related Posts

LDII Balikpapan Kurban 232 Sapi dan  63 Kambing. Dibagi Merata, Ojek Online, Pemulung Wujud Peduli Sosial
Kanal

LDII Balikpapan Kurban 232 Sapi dan 63 Kambing. Dibagi Merata, Ojek Online, Pemulung Wujud Peduli Sosial

July 4, 2023
Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas
tintaNEWS

Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas

February 3, 2022
PDAM Balikpapan Sharing Service Excellent. Suryo: Boros, Bocor dan Lalai, Tanggungjawab Pelanggan
tintaNEWS

PDAM Balikpapan Sharing Service Excellent. Suryo: Boros, Bocor dan Lalai, Tanggungjawab Pelanggan

February 2, 2022
Ditemani Batman, Kapolda-Wakapolda Pantau Vaksinasi Anak. Imam: PTM 100 Persen Agar Segera Dilaksanakan
tintaNEWS

Ditemani Batman, Kapolda-Wakapolda Pantau Vaksinasi Anak. Imam: PTM 100 Persen Agar Segera Dilaksanakan

January 8, 2022
Intrusi Air Laut, Dirum Turun Tangan. Distribusi Air Bersih di Manggar
tintaNEWS

Intrusi Air Laut, Dirum Turun Tangan. Distribusi Air Bersih di Manggar

January 2, 2022
Walikota Sambut Tahun 2022 Lewat Doa, Salat Jamaah dan Sedekah.  Rahmad: Jadikan Rumah Adalah Surga bagi Keluarga
tintaNEWS

Walikota Sambut Tahun 2022 Lewat Doa, Salat Jamaah dan Sedekah. Rahmad: Jadikan Rumah Adalah Surga bagi Keluarga

January 2, 2022
Next Post
Warga Margomulyo Protes, Pertamina Arogan. Warga Pasang Spanduk, 1 Januari 2021 Jalan Ditutup. Seklur: Tak Sesuai Kesepakatan

Warga Margomulyo Protes, Pertamina Arogan. Warga Pasang Spanduk, 1 Januari 2021 Jalan Ditutup. Seklur: Tak Sesuai Kesepakatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Irwan: Konektivitas Maritim Harus Terwujud. Optimistis Pelabuhan Kariangau Jadi Besar dan Berkembang

Irwan: Konektivitas Maritim Harus Terwujud. Optimistis Pelabuhan Kariangau Jadi Besar dan Berkembang

October 19, 2021
Bank Kaltimtara Sponsor Utama Titel Indonesia Maju Marathon Road to IKN 2020. Yamin: Kita Dukung IKN untuk Ekonomi Kaltim-Kaltara

Bank Kaltimtara Sponsor Utama Titel Indonesia Maju Marathon Road to IKN 2020. Yamin: Kita Dukung IKN untuk Ekonomi Kaltim-Kaltara

December 27, 2019
PITI Balikpapan MoU Pembinaan Mualaf. Bersama 18 Lembaga, Bentuk Badan Mualaf. Helm Dilelang Rp9 Juta

PITI Balikpapan MoU Pembinaan Mualaf. Bersama 18 Lembaga, Bentuk Badan Mualaf. Helm Dilelang Rp9 Juta

December 24, 2023
Wedding Kocak, Bikin Ngakak

Wedding Kocak, Bikin Ngakak

July 8, 2024
Ribuan Atlet dan Cabor Hadiri Pelantikan KONI di Dome. Gasali: Ada MoU Dorong CSR Balikpapan

Ribuan Atlet dan Cabor Hadiri Pelantikan KONI di Dome. Gasali: Ada MoU Dorong CSR Balikpapan

January 6, 2026
Ratusan Jamaah Hadir di Pengajian Ar-Ruwaidah Wa Jamiah. Hj Nurlena: Terus Bangun Rumah Tangga Bahagia

Ratusan Jamaah Hadir di Pengajian Ar-Ruwaidah Wa Jamiah. Hj Nurlena: Terus Bangun Rumah Tangga Bahagia

August 2, 2024
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines