• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, March 15, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Irfan Taufiq Ubah Cara Belajar Konvensional Jadi Digital. Bisa Belajar di Cafe, Siswa Gunakan Chromebook

by admin
January 10, 2026
in Kanal
0 0
0
Irfan Taufiq Ubah Cara Belajar Konvensional Jadi Digital. Bisa Belajar di Cafe, Siswa Gunakan Chromebook

PILOT PROJECT: Irfan Taufiq saat meninjau SDN 009 Balikpapan Utara yang dijadikan pilot project Sekolah Rujukan Google (SRG)

0
SHARES
175
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Teknologi mengubah segalanya. Ruang kelas dulu identik dengan papan tulis, kapur, mejanya kayu dan buku cetak. Tapi, kini sudah bertransformasi jadi ekosistem belajar digital yang lebih dinamis, fleksibel dan basisnya konektivitas global atau dunia

Berdiskusi dengan Kepsek SDN 009

Visi belajar digital itu menjadi gagasan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan Irfan Taufiq. Ia terinspirasi dengan desain kota digital apalagi  kotanya sudah jadi Balikpapan Smart City. Tentu, itu bukan sekadar narasi tetapi ada bukti dan implementasi

Silaturahmi dengan dewan guru SDN 009

Terlebih, Walikota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud SE ME sudah bergelar doktor (S-3) yang impian masa depannya Kota Balikpapan didesain jadi smart city yang dituangkan lewat desertasi berjudul Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perwujudan Pembangunan  Kota Cerdas (Smart City)

Superteam SDN 009 bersama Irfan Taufiq

“Visi Pak Walikota itu saya kembangkan bukan sekadar digitalisasi tetapi  menyentuh isu fundamental dan melibatkan warga secara umum dan khusus di sekolah. Sehingga, implementasinya orang-orang semua menjadi cerdas (smart people),” kata Irfan Taufiq yang terus berupaya Kota Balikpapan jadi kota yang cerdas.

Diskusi penggunaan chromebook

Pandangan visioner Irfan Taufiq itu, diyakini dengan memanfaatkan anggaran bisa berdayaguna sehingga fungsi kecerdasan dapat dicapai lewat dukungan sarana dan prasarana

Ninjau kelas bersama Kepsek IIn Ratmayati

“Ternyata   visi dan misinya cerdas. Mendesain konsep digital di sekolah-sekolah dengan memanfaatkan program Google for Education. Sekolah, belajarnya menggunakan basis digital,” kata Ganung Praktino, eks sekretaris Disdikbud yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kota (DPK) Balikpapan menceritakan sisi visioner Irfan Taufiq itu.

Irfan bersama Suyitna PIC KSRG

Ganung saat itu sempat membahas anggaran. APBD menyiapkan Rp10 miliar bagaimana mendesain agar sekolah tidak konvensional lagi belajarnya. Tapi, dana itu dianggap relatif kecil dan tak dapat mengubah transformasi manual ke digital

Diskusi masif dilakukan dengan Irfan Taufik. Alhasil, kucuran dana Rp50 miliar  selama dua tahun hingga Juli 2024 untuk pengadaan sarana Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dicetuskan

Diskusi santai dengan kepsek dan dewan guru

“Sekolah didesain. Disiapkan tenaga pengajarnya yang expert bidang IT bahkan rujukannya google tadi. Maka, tahap awal sejumlah sekolah jadi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRJ). Rinciannya, perlu Rp500 juta tiap sekolah dan  sarana laptop, papan interaktif digital (PID) serta chromebook menjadi penopang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sejumlah sekolah,” cerita Ganung

Disdikbud ungkap Ganung, terus mendesain konsep itu sampai pengembangan Sekolah Rujukan Google (SRG) dan SDN 009 di Balikpapan Utara  ditarget menjadi sekolah pertama yang melakukan implementasi

Irfan beri semangat siswa

Upaya itu ternyata jadi program Pemkot Balikpapan meningkatkan mutu pendidikan melalui pemanfaatan sarana dan prasarana TIK.

“Di SDN 009 inilah pengembangan proses belajar merujuk pada Google for Education  untuk pilot project dan se-Balikpapan sudah dibagikan sekitar 4.000 laptop berbasis chromebook,” jelas Irfan

CHROMEBOOK

Saat bercerita chromebook, Irfan Taufik sempat berkelakar. “Ini tak ada kaitannya dengan Pak Nadiem itu lho. Ini sarana untuk proses KBM siswa. Anak didik menjadikan sarana  individu chromebook yang terintegrasi penuh dengan ekosistem Google,” urai Irfan Taufiq di hadapan pengurus DPK saat audiensi di ruang kerjanya, belum lama ini

Irfan jelaskan ke Dewan Pendidikan Kota

Irfan ingin, program yang digulirkan dan dikelola guru-guru di sekolah dengan bekerjasama lewat Google for Education berjalan masif. Sebab, ada fitur-fitur untuk belajar  seperti Classroom, Workspace  yang jadi perangkat pembelajaran dan mendukung pembelajaran jarak jauh, hybrid dan tatap muka sekalipun

Diskusi outdoor di SDN 009

“Bayangkan, di SDN 009 Balikpapan Utara itu sudah jadi pilot project. Siswanya belajar mengakses  mudah ke aplikasi edukasi. Lalu berkolaborasi serta memanfaatkan fitur aksebilitas chromebook dan jadi efektif belajarnya. Bahkan, belajar di café, taman atau gazebo bisa dilakukan,” kata Irfan Taufiq yang mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Balikpapan ini

Bagi Irfan Taufiq, digital sudah jadi kebutuhan bukan trend dan gaya-gayaan saja. Terutama dalam dunia akademik yang dituntut adaptif dan visioner. Itu pun bisa jadi solusi tiap tahun di mana jumlah lulusan sekolah dengan sarana ruang kelas sangat berbanding jauh

Irfan menerima input kepsek

Sehingga, ia ingin agar program Walikota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud,  kota cerdas (smart city) terintegrasi  dan bisa diakses masyarakat dari sisi akdemik yang lebih menjadikan sekolah sebagai pusat inovasi digital.

“Program saya bagaimana memanfaatkan platfom seperti Google Education dan melatih guru memiliki skill dan mencetak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045 mendatang dalam menghadapi bonus demografi,” kata Irfan Taufiq yang menambahkan, ke depan siswa-siswi di Balikpapan tampil berkualitas melalui digitalisasi pendidikan Kota Balikpapan yang berkelanjutan. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

PTMB Pastikan Pasokan Air Aman saat Ramadan
Kanal

PTMB Pastikan Pasokan Air Aman saat Ramadan

March 15, 2026
PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran
Kanal

PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran

March 15, 2026
Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi
Kanal

Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi

March 15, 2026
2026, Ada 12 Ribu Sambungan Baru. PTMB Sehat, Produksi Air Naik Drastis
Kanal

2026, Ada 12 Ribu Sambungan Baru. PTMB Sehat, Produksi Air Naik Drastis

March 15, 2026
PTMB Ganti 32.500 Water Meter Pelanggan. Dirut: Gratis, Demi Akurasi Pengukuran Air
Kanal

PTMB Ganti 32.500 Water Meter Pelanggan. Dirut: Gratis, Demi Akurasi Pengukuran Air

March 15, 2026
PTMB Salurkan Tandon dan Air Tangki untuk Warga Rapak. Dirut: Kita Maksimal, Turun ke Lapangan
Kanal

PTMB Salurkan Tandon dan Air Tangki untuk Warga Rapak. Dirut: Kita Maksimal, Turun ke Lapangan

March 15, 2026
Next Post
SDN 009 Jadi Pemicu Balikpapan Smart City. Sekolah Rujukan Google, Implementasi 100 Persen

SDN 009 Jadi Pemicu Balikpapan Smart City. Sekolah Rujukan Google, Implementasi 100 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

BPTD Kaltim Support BKT untuk Data Survei Tranportasi Umum IKN. Haris: Ini Data Awal demi Kebijakan Tranportasi IKN

BPTD Kaltim Support BKT untuk Data Survei Tranportasi Umum IKN. Haris: Ini Data Awal demi Kebijakan Tranportasi IKN

July 25, 2023
Suryo Jadi Pembicara Nasional soal Medsos. Kinerja PDAM Perumda Tirta Manuntung Jadi Contoh

Suryo Jadi Pembicara Nasional soal Medsos. Kinerja PDAM Perumda Tirta Manuntung Jadi Contoh

January 29, 2021
Demi Keamanan, Bus ke IKN Dijaga Polisi. Wakapolda: Pastikan Naik-Turun Penumpang Mudah

Demi Keamanan, Bus ke IKN Dijaga Polisi. Wakapolda: Pastikan Naik-Turun Penumpang Mudah

August 7, 2024
HUT Kemerdekaan, AGM Bagi-bagi Masker

HUT Kemerdekaan, AGM Bagi-bagi Masker

August 23, 2020
Rampcheck, Disiapkan Stiker Jenis Pelanggaran. Keselamatan Harga Mati, PO  Diminta Patuh

Rampcheck, Disiapkan Stiker Jenis Pelanggaran. Keselamatan Harga Mati, PO Diminta Patuh

November 7, 2024
Posko Nataru 2024/2025 Ada di 4 Lokasi. BPTD Pastikan Bus dan Kapal Kondisi Aman

Posko Nataru 2024/2025 Ada di 4 Lokasi. BPTD Pastikan Bus dan Kapal Kondisi Aman

December 18, 2024
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines