TINTAKALTIM.COM-Ibarat film best seller, ini coming soon atau segera hadir. Tapi bentuknya layanan bus bantuan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yakni Balikpapan City Trans (Bacitra).
Dari koridor mana saja, bisa menikmati sampai parkiran Plaza Balikpapan atau Balikpapan Centre (BC), di dalam bakal ada drop zone. Sehingga, bisa langsung masuk malnya tak turun di tepi jalan

Ini membuka akses dan membentuk pola pikir (mindset) masyarakat bahwa naik bus atau transportasi umum itu nyaman dan aman. Dan, masyarakat diajak agar punya gengsi ketika naik transportasi umum

“Tentu kunjungan dan kemudahan masyarakat ke mal Balikpapan Plaza bisa dijangkau dengan bus Bacitra. Hal ini juga peluang baik yang harus direalisasikan segera,” kata Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim Renhard Ronald Ditjen Hubdat Kemenhub Renhard Ronald S SiT MT saat mengajukan konsep transportasi umum bus Bacitra masuk Balikpapan Plaza, Senin (23/2/2026)

Renhard bersama stafnya Raka (ADC), Helmi dan Aji Anggoro (seksi sarana), diterima General Manager (GM) Plaza Balikpapan Aris Adrianto yang didampingi Adis (Marketing Communication Manager) dan Andar (Operation Manager) membahas Bus Bacitra masuk mal itu. Dan, pihak Plaza Balikpapan merespons positif

Nanti, Bus Bacitra memiliki drop zone di area dalam dan memutar. Sehingga, penumpang dari jalur Jenderal Sudirman, Pelabuhan Semayang dan Achmad Yani bisa masuk. Tentu, kajian analisa flow (aliran) pemutaran bus disiapkan pihak pengelola PT Pandega Citra Kelola

“Drop zone atau lokasi penumpang turun bisa dianalisa. Nanti tim kami melakukan bersama tim Plaza Balikpapan. Karena, terkadang juga ada penumpang naik. Sehingga, keberadaan Bus Bacitra bisa sangat bermanfaat untuk mal,” kata Renhard.
Aris memberi ilustrasi, secara teknis fasilitas Bus Bacitra melayani pengunjung mal sangat positif. Karena ke depan, mal Balikpapan Plaza melakukan pengembangan fasilitas dan desain yang baru

“Kita nanti akan ada pusat perbelanjaan baru Central Park yang menyatu dengan kawasan PT Agung Podomoro Land Tbk (APL) dan menjadi Central Park at Borneo Bay,” jelas Aris
Rencananya, mal itu beroperasi September 2026. Sekarang sedang tahap pengembangan yang luasnya 86.000 meter persegi dan terintegrasi dengan pusat belanja APL lainnya yakni Plaza Balikpapan dan Balikpapan Trade Centre serta taman.

“Kita terus kebut pekerjaannya. Soft Opening kemungkinan September atau Desember 2026. Dan progresnya terus bertambah,” kata Aris yang membawa Renhard berkeliling melihat pengembangan Central Park itu.
Selain Central Park kata Aris, juga dibangun Pullman Hotel yang bagian dari jaringan AccordHotels. Desainnya artistik dan sama dengan di Jakarta. “Kalau Pullman Hotel itu kemungkinan Desember 2026 launching,” jelas Aris
Bukan itu saja, pengembangannya kata Aris akan mereklamasi pantai 35 hektare yang disulap menjadi kawasan superblock berkonsep seafront living yang strategis. “Ini akan jadi kawasan one stop living yang perpaduan apartemen, pusat perbelanjaan dan taman serta view laut,” kata Aris

Aris mengajak Renhard dan tim berkeliling area pembangunan Central Park dan Pullman. Renhard terkejut, karena progress pembangunannya berjalan masif
“Tentu dengan masuknya Bus Bacitra ke Plaza Balikpapan, baik Mal Central Park dan Pullman Hotel jadi penguat. Saya sangat appreciate atas kolaborasi yang dibangun antara BPTD Kaltim Ditjen Hubdat Kemenhub dengan Balikpapan Plaza (PT Agung Podomoro Land),” kata Renhard
Kapan launching? Menurut Renhard semoga dapat disatukan dengan pelayanan bus Bacitra di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan pada 5 Maret 2026. (gt)













