TINTAKALTIM.COM-Kesungguhan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubdat Kemenhub) mendorong angkutan umum perkotaan Balikpapan City Trans (Bacitra) melayani Mal Plaza Balikpapan atau populer dikenal Balikpapan Centre (BC) sudah pasti. Hanya, operasionalnya dijadwalkan April-Mei 2026 mendatang

Kepastian itu setelah pertemuan lanjutan Kepala BPTD Kaltim Renhard Ronald dengan General Manager (GM) Plaza Balikpapan Aries Adrianto dan staf di lounge plaza Jalan Ahmad Yani, Jumat (13/3/2026)

Tak hanya BPTD, pihak operator bus PT Sinar Jaya Langgeng Utama dan Suveryor Indonesia (SI) yang bertindak sebagai pengawas untuk kemitraan optimalisasi bus ikut dalam pertemuan itu.

“Respons manajemen dan owner jempol atau sangat setuju Bacitra masuk mal. Kita tinggal bicara teknis saja. Prinsipnya, tinggal flow dianalisa termasuk pick up zone dan drop off (pejemputan dan penurunan) penumpang. Sehingga, saat launching sudah maksimal,” kata Aries kepada Renhard Ronald dalam diskusi membahas kesiapan Bacitra untuk memiliki akses lobi khusus di mal Plaza Balikpapan

Renhard Ronald sang penggagas Bacitra operasional di bandara lama SAMS ini, menyebut bahwa transportasi umum masuk Plaza Balikpapan demi meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan
“Ini nanti transportasi umum dengan skema Buy The Service (BTS) atau membeli layanan pertama di Indonesia yang melayani mal. Apalagi ke depan Plaza Balikpapan sedang progress membangun mal Central Park dan Pullman Hotel,” jelas Renhard

Meeting informal membahas Bacitra itu, Aries didampingi stafnya Adis (Marketing Communication Manager) dan Andar (Operation Manager). Sedang Renhard membawa timnya Helmi dan Aji Anggoro termasuk Zulfikar dari PT Sinar Jaya dan staf Surveyor Indonesia.
Menurut Renhard, ada sejumlah pemberhentian Bacitra dekat plaza nanti dievaluasi. Agar, tidak terjadi overlap dengan yang ada di dalam plaza. Termasuk, arah Bacitra dari Pelabuhan Semayang jika harus berbelok tidak jauh dan menggunakan belokan yang ada dekat plaza

“Kami terus mengakomodir masukan manajemen Plaza Balikpapan. Belokan yang dekat plaza itu memang ada rambu larangan. Tetapi, bisa jadi rambu pengecualian untuk Bacitra dan tinggal ditambah simbolnya,” kata Renhard
Renhard optimistis transportasi umum masuk plaza. Karena, ke depan plaza yang di bawah pengembangan PT Agung Podomoro Land Tbk (APL) membuka pusat perbelanjaan baru Central Park at Borneo Bay seluas 86.000 meter persegi yang terintegrasi dengan apartemen Plaza Balikpapan, Balikpapan Trade Centre serta konsep waterfront (tepi laut) di kawasan Borneo Bay City
Sementara itu menurut Aries, pihaknya sangat memberi apresiasi BPTD Kaltim. Karena, ke depan Central Park dan Pullman Hotel jadi daya tarik tersendiri. Apalagi ada transportasi umum masuk mal sehingga lebih mendekatkan masyarakat.
BUS KE IKN
Dalam diskusi itu, Renhard juga menawarkan bagaimana dengan layanan antarmoda Bus Sinar Jaya yang juga masih jadi operator Bacitra menuju IKN dari Plaza Balikpapan. Sehingga, warga IKN bisa ke mal langsung dan mengikuti jadwal yang ada

“Ketika saya masuk Plaza Balikpapan, ada jargon mal ini jadi Pintu Gerbang IKN. Tentu sangat tepat kalau Bus Sinar Jaya yang ke IKN juga ada jadwal ke mal,” kata Renhard
Ibarat peribahasa Pucuk Dicinta Ulam Tiba atau harapan dan keinginan sudah lama dan dengan Sinar Jaya masuk, tentu momentum dan peluang baru bisa terwujud

“Sebelumnya plaza menyewa bus ke IKN untuk pengguna jasa di plaza. Tetapi, setelah itu ditiadakan. Kalau ada dari Sinar Jaya masuk, tentu ini akan disampaikan owner dan ini gagasan cemerlang demi pengembangan plaza,” kata Aries

Pertemuan dengan manajemen plaza itu, diakhiri dengan on the spot lokasi pick up zone dan drop zone yang ada di pelataran plaza. Di situ, Renhard dan pihak plaza Andra serta Helmi juga Aji Anggoro, Zulkikar (Sinar Jaya) dan staf Surveyor Indonesia melihat langsung posisi pick up dan drop zone Bacitra
“Ini sangat representatif dan tepat posisinya. Sebab, tidak mengganggu pengendara lain. Posisi bus 8 meter sangat bisa diakomodir space-nya,” kata Renhard yang menyatakan setuju posisi space itu. (gt)













