TINTAKALTIM.COM-Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar DR Ir Akbar Tandjung menegaskan, partainya bakal memenangkan Pemilu 2024. Catatannya, seluruh kader harus mampu secara serius berjuang untuk kepentingan rakyat.
“Insya Allah Partai Golkar menjadi pemenang 2024. Termasuk di Kota Balikpapan. Karena Golkar berpengalaman dan mampu menang di saat dihujat dan ada jargon-jargon ingin membubarkan partai. Justru, saat itu di tahun 2004, Golkar tampil sebagai pemenang, walaupun hujatan bertubi-tubi,” kata Akbar Tandjung saat silaturahmi dan temu kader di Sekretariat DPD Partai Golkar Balikpapan, Jumat (3/12/2021).

Kehadiran ‘Legenda Hidup’ Partai Golkar ke Balikpapan untuk membekali peserta program Executive Education Program for Young Political Leaders (program pendidikan bagi pemimpin muda) di acara Golkar Institute (GI) di Hotel Tjokro. Ia hadir bersama anaknya Fitri Krisnawati yang sekarang menjadi ‘guru politik’ jebolan pendidikan Amerika yang meneruskan bakat sang ayah.
Akbar yakin, tahun 2024 merupakan momentum bersejerah Partai Golkar bangkit. Perolehan suara dan kursi akan unggul. Asalkan, seluruh kader dari pusat, provinsi, kota dan kabupaten sungguh-sungguh berjuang. “Jika kader serius, Golkar bakal memenangi pemilu dan juga memenangkan Ketua Umum Airlangga Hartarto dalam Pilpres 2024. Setuju. Siap menang,” teriak Akbar disambut seluruh kader yang rela lesehan di sekretariat dengan pekik siap menang.

Akbar meminta seluruh kader berjuang mengembalikan kejayaan seperti pada Pemilu 2024. Akbar yang saat itu sebagai Ketua Umum, berhasil membawa Golkar memenangkan pemilu dengan perolehan suara tertinggi dari partai lain.

Politikus senior berusia 76 tahun itu menyampaikan pesan-pesan politik memiliki semangat tinggi. Ia berdiri selama 45 menit untuk berbicara sejarah masa lalu khususnya di era Orde Baru dan reformasi. Fisiknya masih terlihat energik yang menjadi inspirasi spirit seluruh kader.
“Secara politik, Indonesia ini boleh disebut menjalankan demokrasi muslim terbesar di dunia. Karena, mayoritas warganya muslim sekitar 80 persen dengan jumlah penduduk Indonesia 270 juta orang. Sehingga, besar kemungkinan Partai Golkar ke depan akan leading,” katanya.

Di tahun 2004, Akbar selaku ketua umum Golkar disebut-sebut dan dimaki sebagai ‘antek pemerintah Soeharto’. Bahkan saat itu kader partai dikejar-kejar khususnya ibu-ibu di Purbalingga. Mereka diminta membuka baju kuning sebagai ‘almamater partai’ untuk dibakar.
“Saya terus berjuang. Saat itu di awal reformasi saya terpilih sebagai ketua umum 1998-2004 mengalahkan Edi Sudrajat, mantan Menteri Pertahanan dan Keamanan,” cerita Akbar Tandjung.
Berkiprah di partai menurut Akbar, dilakukan sejak muda. Pria kelahiran Tapanuli, Sumatera Utara ini bercerita memiliki empat anak wanita dan pernah menamatkan pendidikan di Universitas Indonesia (UI). Kiprahnya sejak tahun 1977 menjadi anggota DPR-RI dari dapil Jawa Timur.
KONVENSI GOLKAR
Akbar membeber juga kisah-kisah masa lalu saat ia mengikuti konvensi calon presiden dari Partai Golkar. Ia sempat mengalahkan empat kandidat lain yakni Wiranto, Aburizal Bakrie, Surya Paloh dan Prabowo Subianto. Tetapi, pemilihan harus dilakukan putaran kedua karena tak ada yang meraih suara 50 persen plus 1. “Saat di putaran kedua, Pak Wiranto yang menang. Dan berhak menjadi calon presiden dari Partai Golkar. Saya ikhlas, itulah perjuangan politik,” urai Akbar Tandjung.

Ia menyebutkan, seluruh kader Golkar Balikpapan tidak ragu untuk memenangkan pemilu 2024 mendatang. Termasuk memenangkan calon presiden Partai Golkar Airlangga Hartarto. “Dengan kemenangan partai, otomatis Pak Airlangga akan jadi calon presiden. Ke depan, akan lebih baik dan perubahan terjadi kaitan kesejahteraan rakyat,” kata Akbar.
Di hadapan kader Golkar, Akbar bercerita masa lalunya yang sempat masuk dalam gerakan mahasiswa tahun 1966 atau biasa disebut Eksponen 66. Gerakan ini dimotori dan dipelopori mahasiswa Universitas Indonesia (UI) termasuk Akbar.
“Saat itu terjadi seruan Tritura atau Tiga Tuntutan Rakyat yang menjadi titik balik pergantian rezim dari Orde Lama ke Orde Baru. Tritura saat itu adalah bubarkan PKI, rombak kabinet dan turunkan harga,” kenang Akbar.
SIAP MENANG
Sementara itu, Akbar di sela-sela pesan politiknya, sempat memberi spirit Ketua DPD Partai Golkar Balikpaan H Rahmad Mas’ud SE ME yang juga Walikota Balikpapan. “Apakah siap menang di Balikpapan,” tanya Akbar. Rahmad lantas mengambil mikropon; “Siap menang dan harus menang,” teriaknya, disambut tepuk tangan riuh seluruh kader.

Akbar seolah ‘membakar’ dan memanasi mesin Partai Golkar untuk mengajak kader terus semangat sampai tahun 2024. Teriakan Golkar dijawab Indonesia dan Indonesia dijawab Golkar dan Golkar Menang, Menang, Menang terus menggelora dan membahana.

Terlihat di bagian belakang, jajaran Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) yang mengenakan pakaian loreng pimpinan Andi Welly serta hadir pula Ketua AMPI Balikpapan Achmad Toyyib dan jajaran pengurus terus meneriakkan yel-yel Golkar menang.
Acara yang dibuka dengan pembacaan doa oleh Wakil Ketua Bidang Kerohanian Partai Golkar H Jamaluddin Khalid ini, berlangsung penuh kekeluargaan. Rahmad dalam ucapan selamat datangnya ke Akbar Tandjung meminta seluruh kader tetap bertahan untuk mendengarkan petuah dan pesan politik Akbar Tandjung.

“Rekan-rekan semua, seluruh kader dan ibu-ibu, kita berterimakasih dan beruntung kedatangan kader senior Partai Golkar yang pernah berjuang membesarkan partai. Tentu, arahan, binaan dan wejangan politik akan jadi spirit untuk Partai Golkar bekerja dan memenangkan Pemilu 2024,” kata Rahmad yang menyambut Akbar dengan mencium tangannya sesaat masuk ke sekretariat.
Sekretaris Golkar Kaltim Muhammad Husni fahruddin yang disapa akrab Ayub ikut mendampingi Akbar Tandjung. Tampak pula sejumlah anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Balikpapan hadir di acara itu yakni H Andi Arief Agung (A3), H Jhony NG, Nelly Turuallo, Hj Suwarni, Hj Kasmah, Hj Fadilah, Ketua Dewan Pertimbangan H Damanhuri, Ketua Bappilu H Mustaqim, Wakil Ketua Kaderisasi H Patman Parakassi, Kepala Sekretariat Partai (KSP) Drs Junaidi Latief, Ketua Kowapi Balikpapan Hj Suharti MBA, Yotje Rumambi, dr Fahmi Zamzami, H Yasin, H Gasali dan seluruh kader partai yang militan.

Di akhir acara, Rahmad Mas’ud mendapatkan cindera mata berupa buku dari Akbar Tandjung. Buku karya Akbar itu berjudul: Partai Golkar Menyongsong Pemilu 2024, Sejarah, Nilai-Nilai dan Organisasi Partai Golkar dan The Golkar Way, Survival Partai Golkar di Tengah Turbulensi Politik Era Transisi. Buku juga diserahkan ke Ketua Golkar Samarinda Hendra. Dan anak Akbar, sempat pula memberikan cindera mata berupa tas anyaman khas Kaltim. “Siap menang semua ya kader Golkar,” kata Rahmad usai acara sembari foto bersama dengan kader dan Akbar Tandjung. (gt)












