TINTAKALTIM.COM-Gelaran Jumat Curhat Polda Kaltim yang digagas satuan kerja (satker) Direktorat Intelkam di Aula Kantor Kelurahan Sepinggan Baru Jumat (19/12/2025) suasananya agak berbeda. Karena, hadirnya AKBP Beddy Suwendi atau yang dikenal dengan jargon ‘Beddy Ratakan’

Beddy, personel Ditreskrium Polda Kaltim ini, hadir banyak menjawab curhatan warga baik ketua-ketua RT maupun Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) khususnya menyangkut berbagai ‘penyakit masyarakat’ seperti judi, penghuni ilegal, pencurian dan lainnya

“Jangan pernah takut jika ada fakta dan bukti. Laporkan, asalkan buktinya kuat. Pengaduan masyarakat (dumas) itu harus ditindaklanjuti. Hanya, laporannya jelas dan buktinya ada. Kita akan lindungi pelapor. Jangan takut bapak-ibu sekalian,” kata AKBP Beddy Suwendi di hadapan warga Sepinggan Baru saat Jumat Curhat digelar

Beddy Suwendi, adalah mantan Kapolsek Metro, kakak Ipar Pasha Ungu. Beddy adalah kakak kandung dari istri Pasha Adelia Wilhelmina. Ia dikenal dengan Beddy Ratakan memang memiliki sikap tegas, namun humanis, lulusan Akpol 2006.

Suasana Jumat Curhat itu berjalan produktif. Warga Balikpapan Selatan banyak bertanya. “Januari 2026, momentum baru akan ada pemberlakuan KUHP dan KUHAP baru, tolong ini disosialisasi, diedukasi warga agar paham. Sebab, banyak kaitan pidana nanti bersinggungan dengan masyarakat,” kata Rachman warga yang selalu aktif bertanya di setiap momen acara.

Bukan itu saja, Rachman juga curhat balapan liar (trek-trekan) di dua jalur Jln Mukmin Faisyal yang disebut bukan warga Balikpapan Selatan tetapi dari luar

“Harus dituntaskan, coba dipatroli apalagi ini mau masuk natal dan tahun baru (nataru),” ungkap Rachman yang juga menyampaikan perlunya penambahan personel di Polsek Selatan karena pelayanannya sudah overload sebab melayani dua kecamatan selatan dan kota

Dalam konteks edukasi KUHP dan KUHAP baru, Beddy menyebut ketua RT harus memiliki salinan bukunya. “Ini harus dibagikan dan diketahui RT dan LPM. Coba saya cek, sebab isinya memang banyak perbedaan dari KUHP dan KUHAP sebelumnya. Saya pun belum tuntas membacanya,” kata Beddy yang tampil sangat humanis ini.

Acara yang dibuka personel Ditintelkam AKP Juwadi mewakili Dirintelkam Kombes Pol Agus Sutrisno ini, dihadiri Kompol Syahkir Arman (Ditreskrimsus), AKP Maman (Ditsamapta), Ipda Budi Jatmiko (Ditlantas), Ipda Eka Tandi Bua (Ditresnarkoba), Lurah Sepinggan Baru Sarbin Syata S Sos, Bhabinkamtibmas Sepinggan Baru Giri dan undangan lainnya

“Jumat Curhat ini program Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro. Masukan warga akan dicatat dan nanti dianalisa serta dicarikan solusinya. Jadi sampaikan fakta-fakta yang bapak-ibu alami. Termasuk kurangnya pelayanan dan persoalan apapun khususnya gangguan kamtibmas,” kata Juwadi.

Beddy banyak bercerita kaitan personel polisi itu harus humanis. Melayani masyarakat dan setiap dumas yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran pidana harus ditindaklanjuti
“Memang melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), nanti diteruskan sesuai prosedur hukum. Kalau pencurian barangnya misalnya di bawah Rp2,5 juta, itu pencurian ringan dan tergolong tindak pidana ringan (tipiring),” kata Beddy
TREK-TREKAN
Dalam konteks trek-trekan di Jln Mukmin Faisyal, Budi Jatmiko dari Ditlantas Polda Kaltim segera menindaklanjuti. Upaya pembubaran trek-trekan ini sering dilakukan. Hanya, mereka bermain ‘kucing-kucingan’. “Tetapi yang Jln Mukmin Faisyal segera kita akan tuntaskan,” janji Jatmiko

Dalam gelaran Jumat Curhat di Kelurahan Sepinggan Baru itu, Beddy mendapat perhatian khusus dari warga. Sebab, ada warga yang teriak dari belakang Ratakan. Sehingga, momen itu dimanfaatkan warga untuk foto bareng dengan Beddy yang kakak ipar Pasha Ungu ini.

“Silakan jika ada sesuatu info ke saya. Hanya, jangan pinjam uang ya. Wah, gawat nanti. Jebol ATM saya, dimarahin istri,” kelakar Beddy sembari membagi hotline di nomor 0813-1909-0090.
Acara yang dipandu moderator Ketua Bidang Advokasi & Regulasi Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kaltim dan wartawan Kaltim H Sugito SH ini, diakhiri pembagian cindera hati dari Ditintelkam yang didukung personelnya Damayanti serta tim yang bekerja maksimal. (gt)













