• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Saturday, May 30, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home tintaSPORT

Jalur ‘Kaki BTN’ 2020 Menantang dan Trek Berkeringat. Lintasi Pipa 3, Tambak, Menerobos Hutan hingga Kesasar

by admin
January 1, 2020
in tintaSPORT
0 0
0
Jalur ‘Kaki BTN’ 2020 Menantang dan Trek Berkeringat. Lintasi Pipa 3, Tambak, Menerobos Hutan hingga Kesasar

ACTION: Peserta 'Kaki BTN' foto bareng usai melintasi sejumlah rute menantang

0
SHARES
223
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Hidup Sehat! Itu  sudah jadi tekad. Dan gelora tersebut ada pada komunitas pejalan kaki kompleks BTN alias ‘Kaki BTN’. Tepat 1 Januari 2020 Tahun Baru, di saat warga terlelap tidur karena lelah usai perayaan pergantian tahun,  aktivitas jalan kaki  justru ‘digenjot’ berjalan menelusuri rute menantang hanya membuat tegang.

“Tahun Baru 2020 harus menantang. Horsa-horsa huu,” picu Sukamto, pimpinan rombongan  dengan slogan khasnya, kembali  menjadi pemandu jalan untuk mencari rute yang diarahkan  lebih ‘berkeringat’. Sukamto  kali ini mungkin saja menggunakan semboyan:  Empat Sehat, Lima Nekat.

Penulis (kanan) dan 3 peserta lainnya di pipa 3

Bagaimana tidak, di belakang Sukamto ada Suriansyah. Bapak yang usianya sudah 75 tahun ini pandangannya jadi kosong, ketika melihat 3 pipa yang besar-besar dan harus dilintasi. Sukamto mengajak untuk ke tengah agar dapat berswafoto atau selfie karena spotnya bagus.

“Apa ini, kada kawa aku. Uyuh sudah. Kaki pina nyangkut dan salah-salah tercebur ke laut (apa ini, tidak bisa saya, capek sudah. Kaki seperti nyangkut dan salah-salah tercebur ke laut),” ujar Suriansyah, dengan logat Banjarnya, disambut tawa lainnya. Hanya, ia tak sendiri. Ada  peserta lain yang  lututnya juga gemetar hingga tak dapat melewati pipa seperti Ali Akbar, Mas Yon dan Bambang.

Penulis yang biasa mengenang masa kecil memancing di  lintasan pipa 3 itu, meluncur mudah. Diikuti Dedy, Rugito dan Sukamto yang berhasil berjalan di atas pipa ke tengah. “Saya biasa kerja di ketinggian menggunakan  pengaman full body harness, ketika lihat ke bawah nggak masalah. Ini pipa tiga jadi ngeri. Mungkin karena air ya,” cerita Dedy, yang  berpengalaman menjadi pekerja di kilang minyak Balikpapan.

Akhirnya, pipa tiga dilintasi hanya beberapa orang. Peserta lainnya menunggu. Di sepanjang pipa itu, bergelantungan  bekantan  yang melompat dari satu pohon bakau ke pohon lainnya.

KESASAR

Rombongan akhirnya keluar dari pipa 3. Bergabung lagi.  Melanjutkan perjalanan. Rutenya cukup memasuki hutan, area tambak hingga membelah kampung dan berbagai rute lainnya dengan berjalan. Kadang juga  merangkak karena licin.

Berdiskusi karena jalurnya terjal

Hanya, peserta penuh enjoy dan semangat. Jerih payah bermandikan keringat  dibayar dengan canda-tawa selama perjalanan karena dilakukan dengan menikmati keindahan alam. “Foto-foto dulu, spotnya bagus ini,” ujar Mas Yon yang selalu berada di garis depan. Hanya beberapa saat di belakang lagi karena tertinggal kawan-kawannya. Ia terlihat sesekali menyeka keringatnya.

Langkah kaki terus diayunkan. Sepertinya, rutenya ‘hilang dari peta Sukamto’.  Karena, jalan buntu  dan diyakini kesasar atau tersesat. Maka, pepatah lebih baik bertanya daripada sesat di jalan pun dilakukan. “Ini ada jalannya pak haji. Tembus mana,” tanya Sukamto.  Warga tadi menjawab seenaknya: “Bapak ikuti saja pipa tiga itu. Mau sampai mana, ke Hotel Blue Sky pun bisa tembus,” ujar bapak berkopiah putih itu.  Sontak, semuanya pun senyum-senyum.

Mas Yon memapah Suriansyah di trek yang licin

Jalurnya menurun, memasuki kawasan hutan. Sifat gotong-royong pun dilakukan peserta. Yon, harus memapah Suriansyah saat menuruni jalur terjal. Sebab, jika tidak akan  terjatuh, apalagi dipenuhi dengan rumput yang basah dan licin. “Ayo pak Sur pegangan saya, agak licin,” pinta Mas Yon sambil memegangi tangan Suriansyah.

SUKUN DAN KLUWIH

Jalan masuk perkampungan dan dipenuhi dengan tanaman nan hijau terus dilalui peserta. Tiba-tiba Mas Yon mengingatkan penulis dengan dua jenis tanaman  jika dilihat sepintas bentuk buahnya sama yaitu  bulat lonjong dan berwarna hijau  antara sukun dan kluwih. Uniknya,  hidup berdampingan.

Sukun dan kluweh hidup berdampingan, akur

 “Ini mas kalau sukun agak tebal tapi kluwih  itu kalau dibelah banyak bijinya. Nah kalau orang Banjar nyebutnya dengan kulur,” kata Mas Yon yang  dikenal pengusaha ragam pupuk tanaman ini. Penulis pun mengabadikan dua jenis tanaman  beda tekstur kulit tersebut.

Tampaknya, dalam perjalanan itu seluruh peserta juga memanfaatkan untuk  melepas tawa dengan cerita dan canda. Ada kaitan keluarga khususnya para istri-istri mereka. Ada yang cerita mata lelaki. Seakan mengingatkan penulis lagu Nicky  Astria.

“Aku pernah salah pandang, nggak sadar disemprot istri,” kelakar Bambang. Tentu, peserta lainnya tertawa dan menimpali harusnya ada jurus lain. Biasa itulah para suami-suami jika berkumpul ceritanya tak jauh-jauh dari ‘kalangan istri’. Hanya semuanya sekadar canda-canda tawa selama di perjalanan. Tapi itulah lelaki, jika di luar terlihat gagah dan mentereng. Hanya ketika ada istrinya, ya beda keadaannya. “Suami-suami takut istri,” kelakar Bambang lagi.

Ya para suami memang lebih banyak menghargai wanita dengan diam. Daripada konflik. Sebab, dari sebuah penelitian di AS, menunjukkan wanita  berbicara rata-rata sekitar 20.000 kata per hari, sedangkan pria hanya berbicara 7.000 kata per hari. Jadi kalau istri sering ngomel ya lumrah. He he

TAMBAK DAN TERKUNCI

Om Dedi, meminta petugas buka kunci pagar

Sukamto terus memandu peserta lainnya. Memasuki kawasan  yang treknya tanah liat dan berlumpur. Itu lahan milik pengusaha yang baru saja dilakukan pematangan  (land clearing).  Sepanjang mata memandang terlihat hamparan tanah liat. Bahkan, ada yang mengandung batu-bara.

Treknya, harus menurun. Sukamto yang usianya sudah kepala tujuh pun punya jurus jitu menuruni jalur lumpur itu. “Sreettttt, josss,”  jepitan kedua sepatunya membuat ia mulus mendarat dan berjalan penuh ketenangan. Lainnya, harus memutar karena jalurnya curam.

Melintas di kawasan tambak milik warga

Akhirnya, seluruh peserta masuk kawasan tambak milik pengusaha yang dekat lingkungan BTN. Ipo, begitu namanya.  Jalannya pun melintas di sepanjang tambak itu. Hanya apes, ketika akan menembus jalur keluar, pintu terkunci. “Monggo pak permisi, mohon bisa dibuka pintunya pak,” pinta Dedy kepada petugas yang sedang bekerja. Petugas itu dengan sikap membukakan pintu dan akhirnya semua peserta lega sebab masuk kawasan BTN.

Jalan kaki saat itu, start dari Kelurahan Margomulyo Balikpapan Barat. Tepat pukul 06.15 Wita. Perjalanan  mencapai durasi  2 jam 5 menit dengan jarak tempuh 7,43 kilometer dengan timer Samsung  Health yang memang di-setting untuk pejalan kaki oleh penulis. “Alhamdulillah, meski jauh tapi rutenya menantang. Tahun 2020 memang tahun penuh tantangan,” jelas Sukamto yang finish bersama rombongan lainnya. Selamat Tahun Baru 2020 dan sukses. Semoga tidak kesasar lagi next time. (sugito)

SendShareTweet

Related Posts

Jubir-Inspiro Survei Race MIM 2020 di PPU. Track ‘Gokil’, Forest City dan Full Oxygen
tintaSPORT

Jubir-Inspiro Survei Race MIM 2020 di PPU. Track ‘Gokil’, Forest City dan Full Oxygen

February 22, 2020
Jubir-Wagub Sepakat MIM 2020 Harus Sukses. Berlari di Paru-Paru Dunia PPU, Libatkan 5.000 Runners
tintaSPORT

Jubir-Wagub Sepakat MIM 2020 Harus Sukses. Berlari di Paru-Paru Dunia PPU, Libatkan 5.000 Runners

February 22, 2020
Pangdam Siapkan KRI untuk Runners. MIM 2020 di PPU, Jubir Sebut Jokowi Melepas
tintaSPORT

Pangdam Siapkan KRI untuk Runners. MIM 2020 di PPU, Jubir Sebut Jokowi Melepas

February 22, 2020
Kaki BTN Berjalan sampai ‘Malaysia’. Tempuh 10 Ribu Langkah, 72 Anak Tangga Dilewati
tintaSPORT

Kaki BTN Berjalan sampai ‘Malaysia’. Tempuh 10 Ribu Langkah, 72 Anak Tangga Dilewati

January 26, 2020
Glenn: Marathon Indonesia Maju Road to IKN Harus Sukses. Dijadwalkan Kick Off di Jakarta 11 Januari 2020
tintaSPORT

Glenn: Marathon Indonesia Maju Road to IKN Harus Sukses. Dijadwalkan Kick Off di Jakarta 11 Januari 2020

December 27, 2019
Taichi Bertekad Rebut Juara Fornas di Samarinda
tintaSPORT

Taichi Bertekad Rebut Juara Fornas di Samarinda

November 11, 2019
Next Post
Pekerjaan Pipa Selesai, Perlu Proses Normalisasi. Dirtek: Beda dengan Listrik, Air Ada Proses Ikuti Kontur

Pekerjaan Pipa Selesai, Perlu Proses Normalisasi. Dirtek: Beda dengan Listrik, Air Ada Proses Ikuti Kontur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 316 Followers

Recommended

GM AP I: Kenaikan Airport Tax Akibat Beban Biaya Juga Naik. Gerak Kaltim Ingatkan Service Bandara SAMS Jangan Menurun

GM AP I: Kenaikan Airport Tax Akibat Beban Biaya Juga Naik. Gerak Kaltim Ingatkan Service Bandara SAMS Jangan Menurun

July 19, 2022
Rahmad dan Keluarga Sambut 2021 dengan Doa. Juga Berzanji, Ajak Warga Kota Jaga Keamanan dan Persaudaraan

Rahmad dan Keluarga Sambut 2021 dengan Doa. Juga Berzanji, Ajak Warga Kota Jaga Keamanan dan Persaudaraan

January 1, 2021

Xiaomi Mi TV 4S 75-inch with 4K resolution, HDR support unveiled

October 14, 2021
Yuni Salakilo: Program Double Track Siapkan SDM Songsong IKN. UMKM Harus Gesit  Menangkap Peluang Lewat Platform Digital

Yuni Salakilo: Program Double Track Siapkan SDM Songsong IKN. UMKM Harus Gesit Menangkap Peluang Lewat Platform Digital

February 12, 2023
Foto Prabowo-Gibran Sudah Dipasang di BPTD Kaltim. Termasuk Asta Cita, Wujud Tekad ASN

Foto Prabowo-Gibran Sudah Dipasang di BPTD Kaltim. Termasuk Asta Cita, Wujud Tekad ASN

November 5, 2024
Satpam Kukar Dapat Pelatihan Gada Pratama. M Hatta: Jangan Main-main, Berlatih Serius untuk Skill

Satpam Kukar Dapat Pelatihan Gada Pratama. M Hatta: Jangan Main-main, Berlatih Serius untuk Skill

April 22, 2025
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines