TINTAKALTIM.COM-Sekitar 200 kotak celengan untuk program Bersedekah Seribu Sehari (Berseri) dan Jimpitan Amal Terindah (Jimat) kini sudah disiapkan takmir Masjid Asy-Syifa Kompleks BTN Gn IV Kelurahan Margomulyo.

Bahkan, Ketua Masjid Asy-Syifa H Nur Ali MBA menyediakan sekitar 100 celengan yang nanti didesain dengan pola gantungan agar dapat masuk uang sedekah dan beras jimpitan. Sejumlah 50 lainnya dari dukungan Prayitno berupa celengan gantung dari batok kelapa yang sebenarnya bisa digunakan jadi pot bunga

“Silakan yang memiliki botol jenis air mineral ukuran 1500 ml, kita kumpulkan di aula, nanti dibersihkan pengurus dan didesain untuk dibagi kepada warga,” kata Ketua Masjid Asy-Syifa H Nur Ali MBA yang nanti berharap superteam takmir (pengurus) bisa bekerja bersama-sama mendesain botol-botol itu.

Celengan tersebut, yang nanti dibagi ke warga diharapkan warga di dua RT 38 dan RT 39 bisa menggantungnya. Karena, bisa diisi uang seribuan dan beras jimpitan seberapa pun dalam sehari. Setiap bulan petugas akan mengambil untuk dikumpulkan, dihitung, dilaporkan ke warga dan jadi kas masjid

Kas masjid bisa digunakan untuk kegiatan masjid. Tetapi, kegiatan keagamaan lain pun boleh seperti pengajian ibu-ibu, kegiatan remaja masjid, sosial, pengembangan ekonomi umat serta kegiatan positif lainnya

Sementara itu, donatur pihak luar juga dilibatkan. Ketua RT 39 Neneng Zuleha (Ipon) mulai bergerak. “Saya nanti bertemu Ketua DPRD Balikpapan H Alwi Alqadrie. Seberapa pun kita serahkan ke pengurus untuk dukungan Berseri,” kata Neneng
PELATARAN
Takmir masjid dipimpin H Supono, Sabtu (6/12/2025) juga menggelar gotong-royong membersihkan pelataran masjid. Dua ketua RT yang jadi pembina Sihombing (38) dan Neneng Zuleha (39) serta sejumlah penasihat H Ali Umbri, H Rahmadi, Wk Ketua H Haidir, Bendahara Hendra Winardi, Soegianto, Agus Haryanto, Zulkifli dan jajaran pengurus hadir. Terlihat rajutan persaudaraan (ukhuwah) terbangun di kegiatan ini

Gotong-royong sebagai kerjasama komunal melibatkan pengurus dan jamaah ini merawat fasilitas yang menjunjung semangat kebersamaan khususnya pelataran yang mulai berlumut. Makin semangat, ada suguhan bubur kacang ijo (burjo) buatan Hj Yatti dan snack

Di sisi lain, Aby dan Iwan Iman terlihat pula menggunakan scaffolding (perancah ketinggian) memberishkan bagian atap masjid yang akan dicat ulang dijadwalkan Minggu (7/12/2025).. Bahkan, warga baru Dani pun terlihat sangat semangat ikut membantu bersih-bersih pelataran itu

Awalnya, pengurus bekerja manual. Lalu, menggunakan cleaner milik dr Achyar yang juga takmir bidang Zakat, Infaq, Sedekah (ZIS) dan usaha dana. Hanya, pengurus mencari tekanan yang tinggi.

Dan, akhirnya mendapat dukungan dari keluarga Andi Tarsinah yang memiliki jet cleaner berkekuatan 320 bar dengan variasi nozzle (setelan keras dan lembut). Andi juga takmir bidang sosial dan ZIS.

Semburan air bertekanan tinggi mengikis kotoran, lumut dan noda membandel di lantai, paving dan teras yang lebih cepat dan bersih dibandingkan bekerja manual.

“Ini daki atau kotoran di badan saja bisa bersih. Siapa yang mau coba,” kelakar H Haidir kepada Agus Hariyanto yang membersihkan lantai sambil guyon

Gotong-royong Sabtu (6/12/2025) berakhir sebelum salat Juhur dan takmir pun mengikuti kegiatan salat berjamaah. “Kita sudah kumpul-kumpul dan silaturahmi lagi Minggu (7/12/2025) sekitar pukul 09.00 Wita untuk menyiapkan sekretariat dan pengecatan serta kegiatan lain. Ini santai-santai saja,” tambah H Nur Ali. Salam Jariyah. Barangsiapa yang membersihkan masjid dan sekitarnya, maka Allah membangunkan untuknya sebuah rumah di surga (hadist). Dan, Bersih Masjidku, Nyaman Ibadahku. (gt)













