TINTAKALTIM.COM-Sekitar 150 calon satuan pengamanan (satpam) yang sudah dilatih lewat pendidikan dasar (diksar) Gada Pratama oleh PT Bina Multi Cipta Indonesia (BMCI) segera diserap di pasar kerja sejumlah perusahaan.

“Alhamdulillah, ada yang perusahaan asing holding company-nya Amerika Serikat G4S yang sangat profesional dan ada di 90 negara termasuk Kaltim (Indonesia),” kata Direktur Utama PT BMCI Tri Tohiroh (Terry) di sela penutupan pelatihan berbasis kompetensi (PBK) Satpam Gada Pratama Angkatan 45 Tahun 2025 di Embarkasi Haji Batakan, Senin (28/07/2025)

Penutupan dilakukan Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Kaltim Kombes Pol Eri Dwi Hariyanto SIK yang diwakili Kasubdit Bin Satpam/Polsus Ditbinmas Polda Kaltim AKBP Budi Heriyawan S SoS juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Paser Drs Katsul Wijaya MSi, Kabid Pelatihan dan Produktivitas Kerja Disnakertrans Paser Ahmad Reyad, Kepala Cabang Bank Kaltimtara Balikpapan Yudhi Susatyo, Kacab Bank Kaltimtara Paser Nur Mahfud, dan undangan dari Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP)

Menurut Terry, dari hasil diksar 150 peserta semuanya lulus dan ketika uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) hasilnya juga bagus. Sehingga, semua calon satpam itu memiliki kompetensi dan siap kerja.

“Ada juga di Ibu Kota Nusantara (IKN) kebutuhannya sekitar 200 satpam. BMCI sangat siap untuk menempatkan satpamnya. Dan, semoga Agustus 2025 setelah proses tender bisa terakomodir,” jelas Terry.

Dikatakan Terry, satpam jika mendapat pekerjaan di mana saja harus bisa menerima. Bahkan, BMCI sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah perusahaan termasuk di Kabupaten Paser. Termasuk ada pula peluang di Banjarmasin yang tak jauh lintasannya masuk Paser.

“Pekerja awal yang mungkin kita akomodir nanti mendapat stimulus berupa uang kost. Sehingga, tak perlu memikirkan. Tetapi, ditanggung hanya untuk 1 bulan,” jelas Terry.

Menurut Terry, BMCI selalu memberikan peluang kerja karena targetnya mengedepankan hasil diksar menjadi satpam yang handal dan profesional.
“Kita bukan bisnis semata tapi ruhnya mencetak satpam profesional sehingga bisa dijual di pasar kerja dan bekerja penuh kompetensi tadi,” jelas Terry
KOMPETEN
Menurut Terry, instruktur dari Polda Kaltim seluruhnya kompeten. Memberi pelatihan tidak asal-asalan karena memiliki skill dan sudah menjadi tuntutan pasar.

“Produk yang kita latih bukan dijual begitu saja ke perusahaan. Tetapi, menciptakan sosok manusia tangguh dan teruji,” kata Terry

Dari hasil diksar, BMCI menunjukkan bagaimana satpam dilatih selama 2 minggu lebih. Mereka demontrasinya di hadapan undangan khususnya bagaimana menggunakan drill borgol dan drill tongkat serta bela diri memecahkan batu bata dengan kepala

“Mereka kita latih bagaimana borgol sebagai alat pemborgol, borgol sebagai alat pemukul dan borgol sebagai sarana penangkis. Dan kuda-kuda harus kuat karena melaksanakan tugas dalam pengamanan,” kata Wempi, salahsatu pembina dalam diksar 150 satpam di Embarkasi Haji Batakan itu. (gt)













