• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, March 15, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

UAS: “Saya Hadir di Kampus Uniba, Menepis Label Radikal”. Rendi: Masjid Amirul Haq Terbangun Berkat Doa Ustaz Somad

by admin
July 23, 2022
in Kanal
0 0
0
UAS: “Saya Hadir di Kampus Uniba, Menepis Label Radikal”. Rendi: Masjid Amirul Haq Terbangun Berkat Doa Ustaz Somad

KOMPAK: Ustaz Abdul Somad (UAS) didampingi Rendi Ismail, Rektor Isradi, Ketua Panitia H Sugianto dan Dekan Fakultas Hukum Bruze Award

0
SHARES
676
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Ustad Abdul Somad (UAS) menilai, kampus itu tempat peradaban. Sehingga, ketika dirinya hadir di kampus termasuk kampus Universitas Balikpapan (Uniba) dapat menghilangkan labeling  terhadap dirinya yang ‘dicap radikal’. Karena, kampus adalah  pusatnya peradaban, tempatnya orang berpikir dan merupakan agent of change (agen perubahan).

Ustaz Somad bicara santai ketika ada orang-orang yang menyematkan dirinya dengan label radikal. “Duduk di samping kanan saya Pak Ketua Yayasan DR Rendi, kiri saya Rektor Uniba. Saya di-labeling radikal. Hari ini saya hadir di kampus Uniba,” cerita UAS membuka kuliah umumnya.

UAS usai menandatangani prasasti masjid

Menurut UAS, kehadiran dirinya di kampus Uniba ada dua kemungkinan. Pertama hilang label dari dirinya terkait radikal. “Atau, kedua pejabat Uniba tadi dapat label baru dicap radikal,” kelakar UAS disambut tawa hadirin.

KOCAK

Intelek dan kocak. Itu jika Ustaz Abdul Somad (UAS) sudah memberikan tausyiah. Ia cerita peradaban  tetapi ‘dibumbui’ hal-hal yang membuat jamaah  tertawa.  Salahsatunya ungkapan ‘Ormas’.

Suasana jamaah dalam Masjid Amirul Haq

“Peradaban itu juga harus berani memakai baju atau kaus ada tulisan Ormas. Pasang besar-besar, Ormas begitu. Artinya ‘Orang Masjid’,” kata UAS yang disambut tawa mahasiswa dan hadirin yang ada di dalam Masjid Amirul Haq, kawasan Kampus Universitas Balikpapan (Uniba).

H Sugianto membuka kuliah umum UAS

UAS hadir di Uniba untuk ikut meresmikan Masjid Amirul Haq. Ia  juga memberikan kuliah umum  berjudul: Perguruan Tinggi sebagai Pusat Pembangunan Peradaban Manusia Modern yang Berakhlaqul Karimah.

Ia disambut Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Dharma Wirawan Kaltim (Yaptenti-DWK) Uniba DR Rendi Susiswo Ismail SE SH MH, Rektor Uniba DR Isradi Zainal ST, MT MH MM DESS, IPU, A Eng, Walikota yang diwakili Asisten II Budi Prasetyo, Ketua Panitia Acara DR Sugianto, para dosen dan seluruh civitas akademika.

Walikota diwakili Asisten Ii Budi Prasetyo (kanan) dan Ketua MUI KH Habib Mahdar Abubakar Alqadrie juga hadir mengikuti kuliah umum dan peresmian Masjid Amirul Haq

Hadir juga di acara itu Ketua MUI Balikpapan KH Habib Mahdar Abubakar Alqadrie, jajaran Dewan Masjid Indonesia (DMI), pengurus Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan undangan lainnya.

UAS menilai, peradaban itu hasil cipta, rasa, karsa dan karya manusia. Ada fisik dan non-fisik. Itu lahir juga dari bahasa Arab yakni hadharah (hadir) yang berarti orang yang hadir atau menetap di suatu tempat. Lawannya adalah badawah atau badui yang artinya berpindah-pindah  atau dalam bahasa lain disebut nomaden.

Jajaran DMI Balikpapan H Jailani, H Sahmal, Sugianto, H Mispan, H Rikmo Kuswanto ikut pula memenuhi undangan panitia Uniba untuk mengikuti kuliah umum UAS dan peresmian masjid

“Tapi, hadharah itu juga bisa disebut civilization. Karena, memiliki karakter fisik, ilmu dan teknik yang ada di masyarakat. Orang menyebutnya fase kemajuan, moral, intelektual, fisik atau materi,” urai Abdul Somad.

UAS mencontohkan peradaban fisik. Firamida yang dibangun Firaun. “Kalau peradaban non-fisik itu akhlakul karimah. Masjid itu peradaban karena di situ jadi penempaan moral umat,” ujarnya.

Ada dua hal yang tercipta dalam sejarah Islam fisik-nonfisik. Dulu kata UAS, di Kalbar ada sosok Habib Husein sebagai mufti dan memiliki anak Habib Abdurachman Alqadrie yang membangun istana dan masjid di tepi sungai.

Masjid dan istana itu sebagai nafas dari doa rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhiroti hasanah waqina adzabannar. Makanya, fiddunya hassanah istana dan fil akhiroti adalah masjid.

Sehingga, UAS berharap mahasiswa untuk memanfaatkan masjid jadi tempat mencari solusi.  “Masjidnya indah. Kita berharap seperti taman dari taman-taman surga Raudhah. Sehingga, orang yang duduk dan beribadah di Masjid Amirul Haq merasakan ketenangan seperti tenang dan tenteramnya di surga,” kata Abdul Somad.

UAS juga berdoa mahasiswa yang memiliki iman dan memakmurkan Masjid Amirul Haq, maka ke depan akan lahir pemimpin di negeri ini dari mahasiswa Uniba. “Kalau ada pembatasan jamaah karena covid-19, percayalah, mahasiswa yang hadir 500 orang ini menjadi 500 ribu. Sebab, 1 mahasiswa menjadi representasi 1.000 mahasiswa,” kata UAS disambut tepuk-tangan jamaah.

Kehadiran UAS selalu jadi magnet

UAS hadir ke kampus Uniba sangat surprise. Karena, sampai diingat waktunya empat tahun, dua bulan kurang dua hari yang disatukan dengan merealisasikan pembangunan masjid oleh ketua dewan pembina.

“Masjid kampus tidak hanya untuk tempat salat, harus menjelma jadi kegiatan mahasiswa yang memiliki segudang lembaga dan kegiatan. Dan masjid itu perannya strategis membentuk karakter mahasiswa untuk peradaban Indonesia  yang unggul,” kata Somad yang lulusan S-1 Universitas Al-Azhar, S-2 Darul Hadist (Maroko)  dan S-3 di Universitas Islam Omdurman, Sudan.

USTAZ PUNYA KAPASITAS

Sementara itu Ketua Dewan Pembina Uniba DR Rendi Susiswo Ismail menyebutkan, UAS selalu dilabeling dengan ustaz radikal. Ini dituduhkan oleh kelompok tertentu.

 “Saya ingin menyampaikan. Yang kami hormati Prof Ustadz Abdul Somad Lc MA PhD. Saya harus sebut lengkap gelar akademik beliau. Ini penegasan ustaz punya kapasitas ilmu luar biasa bukan ustaz abal-abal. Sebagai ustaz, dosen, guru dapat dipertanggungjawabkan keilmuannya,” ujar Rendi.

Karenanya kata Rendi jika ada pihak yang menyebut Ustaz Abdul Somad radikal, sebenarnya orang yang menyebut itulah radikal. Sebab, belum tentu keilmuan agamanya jelas.

Inilah pintu depan Masjid Amirul Haq

“Radikal itu stigma orang di luar Islam atau orang Islam sendiri agar Islam ini intoleran.  Kata radikal adalah kata yang  sengaja digunakan untuk membangun stigma Islam intoleran. Padahal, Islam dengan tegas mengajarkan  rahmatan lil alamin yakni rahmat untuk semesta alam,” ujar Rendi.

Menurut Rendi, Masjid Amirul Haq bisa terwujud karena  berkat doa juga Ustaz Abdul Somad. “Empat tahun lalu saya mengundang UAS. Ia ingin diundang lagi bukan untuk meletakkan batu pertama. Tetapi, untuk meresmikan masjid,”  kata Rendi yang tertantang ucapan UAS sehingga merealisasikan masjid kampus itu.

Hanya, Rendi mengingatkan mahasiswa untuk ikut memakmurkan masjid, sebab Masjid Amirul Haq akan jadi  pusat kegiatan keumatan. “Masjid ini bukan untuk kegiatan ibadah wajib, harus jadi sentra kegiatan keumatan,” ujar Rendi.

Lalu Rendi berpesan untuk seluruh mahasiswa muslim untuk ikut memakmurkan masjid. “Tolong makmurkan masjid. Karena, masjid ini nanti manajemennya juga mengadopsi Masjid Jogokariyan Jogyakarta yang manajemennya dari KH Muhammad Jazir. Dan nanti kita terapkan juga di Masjid Amirul Haq,” ujar Rendi.

Bagi Rendi yang sudah menyiapkan fasilitas masjid, dan mahasiswa, dosen dan semuanya harus memakmurkannya. Karena, kelak semua dimintai pertanggungjawaban. “Saya sudah menyerukan, menyiapkan masjidnya, kalau saya ditanya di yaumul akhir nanti, gugur kewajiban saya,” kata Rendi memberi ilustrasi dan menyebut Masjid Amirul Haq juga akan jadi percontohan Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA).

Sementara itu, Rektor Uniba Isradi Zainal berharap mahasiswa juga memanfaatkan masjid dengan maksimal. Bukan hanya sekadar untuk ibadah tetapi juga dijadikan sentra kegiatan umat. “Kami mendukung setiap kegiatan mahasiswa yang positif untuk mengangkat citra kampus dan meningkatkan kualitas mahasiswa,” ujar Isradi. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

PTMB Pastikan Pasokan Air Aman saat Ramadan
Kanal

PTMB Pastikan Pasokan Air Aman saat Ramadan

March 15, 2026
PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran
Kanal

PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran

March 15, 2026
Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi
Kanal

Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi

March 15, 2026
2026, Ada 12 Ribu Sambungan Baru. PTMB Sehat, Produksi Air Naik Drastis
Kanal

2026, Ada 12 Ribu Sambungan Baru. PTMB Sehat, Produksi Air Naik Drastis

March 15, 2026
PTMB Ganti 32.500 Water Meter Pelanggan. Dirut: Gratis, Demi Akurasi Pengukuran Air
Kanal

PTMB Ganti 32.500 Water Meter Pelanggan. Dirut: Gratis, Demi Akurasi Pengukuran Air

March 15, 2026
PTMB Salurkan Tandon dan Air Tangki untuk Warga Rapak. Dirut: Kita Maksimal, Turun ke Lapangan
Kanal

PTMB Salurkan Tandon dan Air Tangki untuk Warga Rapak. Dirut: Kita Maksimal, Turun ke Lapangan

March 15, 2026
Next Post
Majelis Taklim Wanita Islamic Centre 30 Juli Gelar Gebyar Muharram 1444 H. Lomba Hadrah, Habsy, Tilawah, Bazar hingga Tabliq Akbar

Majelis Taklim Wanita Islamic Centre 30 Juli Gelar Gebyar Muharram 1444 H. Lomba Hadrah, Habsy, Tilawah, Bazar hingga Tabliq Akbar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Perumda Tirta Manuntung Balikpapan Apresiasi 27 Pegawai Purna Tugas. Nunu: Yang Muda Harus Inovatif, IKN Makin Berat

Perumda Tirta Manuntung Balikpapan Apresiasi 27 Pegawai Purna Tugas. Nunu: Yang Muda Harus Inovatif, IKN Makin Berat

August 20, 2022
PTMB di Reses Alwi, Tegaskan Debit Air. Adel: Solusi Barat, Rencana Ada Desanilasi

PTMB di Reses Alwi, Tegaskan Debit Air. Adel: Solusi Barat, Rencana Ada Desanilasi

December 5, 2024
Gerak Nilai MoU Pasok Daya PLN ke MMP Tak Indahkan GCG. Edy: Ibarat Beli Tanah tapi Belum Lengkap Sertifikatnya

Gerak Nilai MoU Pasok Daya PLN ke MMP Tak Indahkan GCG. Edy: Ibarat Beli Tanah tapi Belum Lengkap Sertifikatnya

July 6, 2022
Penyertaan Modal PDAM De Facto dan De Jure Rp248 M. Dirum: Rp2,4 Triliun Data Darimana. A3: Saya Juga Bingung

Penyertaan Modal PDAM De Facto dan De Jure Rp248 M. Dirum: Rp2,4 Triliun Data Darimana. A3: Saya Juga Bingung

August 1, 2023
Target 24 Jam Pemindahan Pipa Jalan Tol Balsam Selesai

Target 24 Jam Pemindahan Pipa Jalan Tol Balsam Selesai

December 27, 2019
Keluarga  GM Blue Sky Bagi Sembako ke Karyawan. Dirumahkan Hanya Terima Gaji 25 Persen

Keluarga GM Blue Sky Bagi Sembako ke Karyawan. Dirumahkan Hanya Terima Gaji 25 Persen

May 22, 2020
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines