TINTAKALTIM.COM-Kepemimpinan Pengurus Kota (Pengkot) Wushu Indonesia (WI) Balikpapan periode 2024-2028 resmi diserahkan ke Syarifuddin, seorang pengusaha yang juga kental di jalur organisasi.
Musyawarah Kota (Muskot) Wushu Balikpapan yang digelar di Aula Griya Waskita, Sabtu (1/3) lalu, melalui sidang yang dipimpin Yulioto dan sekretaris Hj Faridah menghasilkan sejumlah keputusan . Sukses Syarifuddin karena mengantongi dukungan lima dari sembilan klub atau sasana yang memiliki hak suara.

“Memang kita muskot mengacu pada AD-ART yang sebelumnya sempat dijabat pelaksana tugas (Plt) karena masa kepengurusan berakhir. Dan, harusnya pada Maret 2024 lalu sudah muskot tetapi ini terlambat,” kata Hj Farida menjelaskan kaitan muskot yang juga dihadiri Kepala Disporapar Pemkot Balikpapan Ratih Tjokoroda.
Menurut Faridah, Pengprov Kaltim saat itu sampai mengingatkan untuk segera muskot. Karena, kepengurusan berakhir bulan 3 Tahun 2024 dan diberi waktu interval 6 bulan menggelar muskot.

“Harusnya memang bulan September 2024 lalu. Tetapi, baru bisa dilaksanakan sekarang,” ujar Faridah yang dikenal sebagai pengusaha ini
Syarifuddin, menggantikan ketua sebelumnya Achmad Betawi yang sudah menjabat kepengurusan selama 2 periode. Dan, dalam muskot waktu itu dihadiri pula Koni Balikpapan, Koni Provinsi Kaltim dan Pengprov Wushu Kaltim.

“Jadi sangat memiliki legitimasi. Apalagi sesuai dengan AD/ART, proses pemilihan sudah quorum lebih dari 2/3 sasana yang hadir dan 50 persen plus 1,” kata Faridah.
Sementara itu Syarifuddin menegaskan, tahap awal adalah menyusun kepengurusan. Dan sudah ada rekomendasi dari KONI Balikpapan yang ditandatangani Ketua Umum Moch Ridwan Andreas SH kaitan kepengurusan yang sedang diajukan ke Ketua Pengurus Provinsi WI Kaltim.

“Nanti pengukuhan kepengurusan oleh Pengprov Kaltim yang melantik Pengkot WI Balikpapan, karena susunan kepengurusan yang sudah direkomendasi KONI Balikpapan telah keluar,” jelas Faridah.

Sementara itu, Syarifuddin setelah terpilih mengatakan akan mengembalikan kejayaan Wushu Indonesia Balikpapan ke depan mengukir prestasi lebih baik. “Informasinya di pertengahan 2025 mendatang akan ada kejuaraan internasional di Yogyakarta. Ini harus dipersiapkan matang,” kata Syarifuddin.
Menurutnya, sebagai pendatang baru di cabor wushu, tentu akan melakukan konsolidasi dengan sasana dan pelatih yang pernah membawa wushu Kaltim bahkan Balikpapan meraih prestasi internasional di ajang Indonesia International Kungfu Championship 2024 di Bali.

Menurut Syarifuddin, dirinya akan melakukan komunikasi dengan bidang bina prestasi (binpres) untuk menggelorakan semangat atlet dan kegiatan wushu di Balikpapan dan tentunya meraih prestasi
“Banyak yang sudah memahami apa itu wushu. Ini kan seni bela diri Tiongkok atau dikenal juga dengan Kungfu. Nanti setelah pengukuhan kita menggelar konsolidasi dan rapat pengurus. Tentu, untuk membuat program ke depan,” jelas Syarifuddin yang menamatkan S2-nya di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini.
Dalam kepengurusan, banyak wajah baru seperti Dirut Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) masuk di dewan penasihat bersama seorang pengusaha pelabuhan Faisal Tola. (gt)













