TINTAKALTIM.COM-Seluruh calon petugas satuan pengamanan (satpam) Gada Pratama yang baru mengikuti pendidikan dasar (diksar), jangan mengeluh dan menolak jika ditempatkan di daerah lain. Raih peluang itu sebaik-baiknya sebab sudah memiliki kompetensi bidang pengamanan.

“Karena sudah punya kompetensi, jadilah tenaga satpam yang unggul. Ini sudah jadi komitmen Bupati Paser dr Fahmi Fadli yang menggelorakan terus slogan Paser TUNTAS (Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil dan Sejahtera),” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser Drs Katsul Wijaya MSi dalam sambutannya di acara penutupan pelatihan berbasis kompetensi (PBK) Satpam Gada Pratama Angkatan 45 Tahun 2025 di Embarkasi Haji Batakan, Senin (28/07/2025)

Acara ditutup Ditbinmas Polda Kaltim Kombe Pol Eri Dwi Hariyanto SIK diwakili Kasubdit Bin Satpam/Polsus Ditbinmas Polda Kaltim AKBP Budi Heriyawan S Sos juga dihadiri Kabid Pelatihan dan Produktivitas Kerja Disnarkertrans Paser Ahmad Reyad, Kepala Cabang Bank Kaltimtara Balikpapan Yudhi Susatyo, Kacab Bank Kaltimtara Paser Nur Mahfud, Dirut PT BMCI Tri Tohiroh (Terry) dan undangan dari Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) lainnya

Disebutkan Sekda, adanya pelatihan yang dilakukan PT Bina Multi Cipta Indonesia (BMCI) bekerjasama dengan Polda Kaltim bertujuan menciptakan tenaga kerja yang memiliki keahalian atau kompetensi sehingga mampu cepat diserap di pasar kerja

“Kalian sebanyak 150 peserta menjadi insan yang beruntung karena bisa terpilih. Makanya, jika sudah mendapat pekerjaan nanti harus bekerja profesional dan sesuai keahlian. Karena, itu menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Paser,” jelas Sekda Katsul

Jika sudah bekerja kata Sekda, satpam harus profesional dan mampu menjaga keamanan area yang mereka jaga dengan baik, mencegah tindakan kriminal dan menanggapi situasi darurat dengan cepat dan tepat
“Paling penting, satpam itu memberi pelayanan yang baik kepada masyarakat, bersikap ramah dan sopan serta memberikan informasi yang dibutuhkan,” pinta Sekda

Sebab tambah Sekda, satpam memainkan peran vital dalam menjaga keselamatan dan keamanan di berbgai tempat, seperti perkantoran, pusat perberlanjaan, perbankan hingga perumahan.

“Satpam itu harus punya komunikasi yang baik dan paling penting jangan arogan. Sebab, kehadirannya menjadi problem solving. Karena, satpam akan menghadapi beberapa tantangan baru seiiring dengan perkembangan dunia digital dan perubahan dalam pola kejahatan,” kata Sekda

Di bagian akhir, Sekda mengucapkan terimakasih kepada PT BMCI dan Polda Kaltim khususnya Ditbinmas yang sudah melakukan pelatihan sehingga menghasilkan satpam yang profesional. Dengan begitu, maka satpam tersebut bisa mendapatkan sertifikasi yang terakreditasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“Semoga pelatihan kompetensi ini menjadikan satpam di Paser bisa bersaing dengan daerah lain dan sesuai kebutuhan perusahaan yang mengedepankan skill,” kata Sekda.(gt)













