TINTAKALTIM.COM-PT (Persero) PLN terus mewujudkan kerja baik. Semua itu masuk dalam budaya. Kini slogan PLN Terbaik dijadikan modal kuat untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Tentu tidak hanya sebatas slogan atau jargon, tentu kata ter yang dipadukan kata sifat baik dengar arti paling baik, tentu tidak mudah untuk diimplementasikan. Perlu dukungan semua pihak. Internal dibangun konsep moral superteam dan ekternal seluruh stakeholder mendukung kebijakan PLN.
Kerja-kerja-kerja, itu dulu pernah jadi tagline PLN, ketika dirutnya Dahlan Iskan. Spiritnya untuk bekerja baik, meski banyak tantangan menghadang. Ada keinginan besar dari jajaran direksi sampai staf untuk bekerja di PLN bukan hanya rutin. Berangkat pagi, pulang sore dan seterusnya. Tapi, lebih jauh itu ada nilai passion, tanggung jawab terhadap perusahaan yang outpunya pelayanan kepada masyarakat terbaik.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang kelistrikan yang melayani masyarakat, PLN terus bertekad memberikan pelayanan ketenagalistrikan sesuai standar internasional. Sehingga, dalam menjalankan bisnis listrik, tidak berlebihan kalau tagline PLN Terbaik harus jadi pedoman bekerja seluruh insan perusahaan stroom ini.
Langkah besar PLN di atas, tercermin dari pernyataan dan keinginan General Manager (GM) PT (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Kaltim-Kaltara, Djoko Dwijatno ketika berbincang dengan Tintakaltim.Com. Obrolan ringan tapi penuh makna dilakukan secara mobile. Santai tapi serius.
“Ada tata nilai di PLN, integritas, peduli dan terus belajar. Sebab perusahaan ini harus dibawa menjadi world class company. Tata kelola perusaaan juga harus baik. Tantangannya besar tapi harus dilawan untuk sebuah karya dan nilai positif,” kata Djoko

Diakui Djoko, konsep PLN Terbaik juga lahir dari sinergi PLN dengan Transparency International, organiasi yang terus meneriakkan dan meletakkan landasan PLN bersih. Itu pilarnya jelas, seperti Partsipasi, Integritas, Transparansi dan Akuntabilitas (PITA). “Nah PLN Terbaik lahir dari upaya dan kelanjutan program PITA itu. Jadi tidak dapat lagi ditawar-tawar, semua insan PLN harus menjalankan kerja paling baik, pelayanan paling baik dan kultur mental paling baik,” jelas Djoko.
Apa ada barrier dalam implementasinya, Djoko menyebut bahwa itu harus dicarikan solusinya. Sebab, PLN jauh-jauh hari sudah pernah melakukan deklarasi komitmen dengan pihak eksternal. “Makanya kita sering menggelar acara yang mensinergikan dan kolaborasi dengan multi-stakeholder. Sebab, kerja PLN dalam penyediaan listrik bukan hanya dari PLN, perlu dukungan semua pihak. Apalagi dalam ‘pundak PLN’ memikul kerja berat lewat jargon PLN Terbaik tersebut,” sebut Djoko yang menambahkan bahwa landasan berpijaknya tetap dari dukungan pelanggan yang menggunakan daya listrik PLN.
Persepsi PLN Terbaik dalam lingkup PLN itu kata Djoko sebenarnya langkah kerja dari saling percaya, punya integritas, peduli dan belajar. Dan ini ditanamkan sejak 10 tahun lalu. Kalau kata terbaik itu dideklrasikan era sekarang, tujuannya adalah PLN unggul, sejalan dengan program pemerintah menuju SDM unggul dan Indonesia maju. “Prinsipnya itu olah pikir dan perbuatan PLN yang melakukan sinergi akhirnya menjadi perusahaan profesional. Sebab, semua elemen memegang komitmen,” tandasnya.
Seluruh SDM PLN bekerja inginnya hasil terbaik. Makanya interaksi PLN diperlukan. Sebagai pelayan masyarakat, PLN kata Djoko sadar sering mengalami kendala teknis dan non-teknis, itulah kerja mulia sebab sasaran akhirnya masyarakat juga harus menyambut dengan ungkapan terbaik.
Dalam mewujudkan PLN Terbaik kata Djoko, PLN harus terbuka. Ruang-ruang diskusi publik dibentuk. Semacam forum multi-stakeholders, forum group diskusi dan semua itu dipertajam dengan melibatkan insan pers. Sebab diakui Djoko, peran wartawan sangat besar untuk membuat PLN Terbaik untuk leading.
Akhirnya, semboyan PLN Terbaik sudah ‘dipikul’ seluruh SDM PLN dari staf sampai direksi. Sehingga, reformasi di semua sisi harus dibenahi khususnya reformasi pelayanan. Agar, citra positif dalam pelayanan masyarakat dapat terwujud. “Semua pihak harus mendukung PLN Terbaik, supaya hasil pelayanan baik dan PLN menjadi BUMN pilihan penyedia energi listrik dapat menjadi kepercayaan publik,” pungkas Djoko. (git)












