• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Monday, March 16, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Pimpinan Ditjen Hubdat Dilatih Manajemen Marah. Leadership Tranformation, Dibedah Juga 5 Level Kepemimpinan

by admin
November 8, 2024
in Kanal
0 0
0
Pimpinan Ditjen Hubdat Dilatih Manajemen Marah. Leadership Tranformation, Dibedah Juga 5 Level Kepemimpinan

LEADER: Jajaran pimpinan di lingkup Ditjen Hubdat Kemenhub ikuti workshop Leadership Tranformation termasuk diikuti Kepala BPTD Kaltim Renhard Ronald

0
SHARES
139
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Pimpinan di Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Hubdat) Kemenhub, selain setiap hari berkutat kaitan pekerjaan, mereka juga ‘diinjeksi’ sosio-emosinya dengan pelatihan kepemimpinan (leadership). Salahsatu yang diajarkan adalah kaitan manajemen kemarahan (angry management).

Dari slide presentasi yang diterima media ini, manajemen kemarahan itu disampaikan narasumber Tatan Rustandi ATD MSC, Alumni Akademi Lalu Lintas (ALL) yang sekarang bernama Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi. Ia menyebutkan, bahwa marah itu dapat dikelola. Dan orang marah itu bisa karena apa saja. Misalnya kaitan macet di jalan pun bisa marah.

Tatan beri materi leadership

Angry Management atau Anger Management, kata Rustandi,  adalah pengendalian amarah, sehingga tak sampai meledak-ledak. Kendati, marah itu adalah sifat yang muncul karena kecewa. Tetapi, jika pimpinan marah harus bisa dikendalikan agar tidak emosi yang mempengaruhi pikiran dan bisa stres. Dan, kuncinya tak menyakiti perasaan orang lain.

ADAB

Yang menarik, Tatan Rustandi dalam slide-nya membuat quote atau petikan dengan menyebut bahwa  Jalan Tuhan  memang luar biasa ujiannya, jangan lelah berbuat  baik sekalipun terhadap orang lain yang menzalimi kita.

Transfer Knowledge Tatan kaitan leader

Dan juga kaitan adab yang harus dibentuk dalam kehidupan sehari-hari yang lebih menitikberatkan pada sosok figur pendorong kesuksesan seseorang.

“Ibu adalah sabda dan istri atau suami adalah cinta. Juga pesan moral  bahwa Orang Bijak Mampu Berbuat Baik tapi Orang Baik  Belum Tentu Mampu Berbuat Bijak serta Mohon Maaf adalah Habit,” tutup  Tatan Rustandi

POTENSI

Selain Tatan Rustandi, tampil juga Widyaswara Ahli Utama Kemenhub yang juga Dosen Universitas Bhayangkara Jakarta Prof Dr Cris Kuntadi, penulis buku berjudul  Excellent Leadership (Rahasila Menjadi Pemimpin Sukses) tampil membangun khazanah keilmuwan dan referensi lebih edukatif.

Prof Cris jelaskan whats is leader?

Prof Cris dalam slide yang disampaikannya, menyebut bahwa  setiap orang bisa membuka potensi kepemimpinannya  secara potensial (unlocking leadership potential).

Dan, kepemimpinan itu dalam persepsinya adalah pemimpin itu harus bisa mengambil risiko (risk taker). Juga  seorang pemimpin harus punya sikap kehati-hatian dan memiliki dorongan untuk maju (courage encourage).

Prof Cris bagi-bagi buku

Selanjutnya kata Prof Cris yang presentasinya menyebut apa itu pemimpin (what is leader), juga mengurai bahwa pemimpin itu adalah sang  penentu kebijakan dan sebagai role model integritas serta memiliki peninggalan yang dapat dikenang (legacy) dengan baik.

Para pimpinan yang merupakan kepala bagian di lingkungan Setditjen Hubdat dan para kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Ditjen Hubdat itu sengaja ikut workshop leadership.

Budi dan Ahmad Yani juga beri materi

Menurut Sekretaris Dirjen Perhubungan Darat Tatan Rustandi  MSc, kegiatan itu sebagai penguatan budaya kerja dan strategi transformasi pengelolaan ASN di lingkungan  Ditjen Hubdat untuk mewujudkan SDM yang berAKHLAK dan bangga melayani bangsa. Acaranya bertema: Leadership  Tranformation: Membangun Kepemimpinan Efektif dan Budaya Kerja  Positif.

Acara dikemas sangat produktif dan serius tapi santai (sersan) selama dua hari Jumat-Sabtu (1-2 November 2024) di Golden Tulip Holland Resort Batu Jatim dan di hari pertama diisi motivasi Direktur Lalu Lintas Jalan Ditjen Hubdat Kemenhub Ahmad Yani dan pengarahan Dirjen Hubdat Kemenhub.

Renhard dan Muiz ikut acara workshop di Jatim

Dalam kegiatan itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim Renhard Ronald mengikuti kegiatan yang digelar di Batu Malang Jawa Timur  bersama pimpinan  insan perhubungan darat se-Indonesia. Termasuk juga hadir mantan Kepala BPTD Kaltim Dr Muiz Thohir yang sekarang Kepala BPTD Jatim. Dan acara ini memang tak boleh diwakilkan.

Lebih jauh Prof Cris mengatakan, bahwa peran utama kepemimpinan adalah memengaruhi  orang lain untuk mencapai tujuan yang diterapkan. Dan, dikenalkan pula  gaya-gaya kepemimpinan yang otoriter atau demokratis, delegatif atau cuek, kharismatik atau militeristik.

Dan Prof Cris menutup paparannya dengan kalimat sangat menarik bahwa  kepemimpinan itu tidak ada di luar sana. Itu ada di dalam diri kamu (leadership is not out there. It’s in you)

LIMA LEVEL

Pembicara lain adalah ‘kaum Hawa’. Dia adalah Ayu Cornellia, pakar marketing communication yang menamatkan pendidikannya di Universitas Gajah Mada (UGM) ini membeber dalam presentasinya lewat slide  kaitan lima level kepemimpinan

Ia mengurai, level pertama adalah posisi. Dan posisi ini harus benar. Tujuannya, agar orang-orang  mengikuti pemimpin itu karena dituntut dengan struktur organisasi. Pemimpin memperoleh wewenang melalui regulasi dan orang ikut itu harus bukan karena keinginannya tapi aturan tadi dan sifatnya harus.

Ayu (tengah) juga ikuti icebreak

Level berikutnya adalah permission. Di sini kaitannya sebagai penentu adalah relationship atau hubungan dan orang mengikuti pemimpin itu karena ingin dan menikmatinya. Mereka senang bekerja dengan Anda karena adanya sinergi dan relationship tadi. Sehingga, tipe pemimpin ini adalah  mereka sebagai pendengar yang baik dan melayani dengan baik.

Di level ketiga kata Ayu, adalah level pencapaian  dan hasilnya produksi yang baik.  Karena, pemimpin memperoleh pengaruh dan kepercayaan  lewat produktivitas Anda sebagai seorang pemimpin. Sehingga, tim dan organisasinya berjalan produktif yang linier dengan  membangun kredibilitas karena prestasi. Ia lalu menjadi contoh dan mampu menarik orang-orang terbaik dan memiliki kompetensi.

Workshop jadi ajang silaturahmi

Level keempat menurut Ayu adalah reproduksi atau lebih menitikberatkan  pengembangan sumber daya manusia (SDM). Pemimpin mereproduksi orang-orang hebat dan tumbuh. Hasilnya tak hanya individu tetapi membantu orang lain berkembang. “Pemimpin di level ini mampu mempengaruhi dan menginspirasi orang lain untuk mencapai potensi yang terbaik,” urai Ayu.

Dan level kelima adalah boleh disebut leadership ‘level dewa’  yang disebut Ayu sebagai  pinnacle atau kepemimpinan puncak. Pemimpin mencapai tingkatan tertinggi. Punya pengaruh besar dan dihormati banyak orang. Mereka hadir menciptakan kepemimpinan berkelanjutan.

Semangat sampai akhir

“Pola kepemimpinan versi John Maxwell ini telah jadi standar bagi banyak organisasi. Banyak perusahaan mengadopsi konsep ini,” kata Ayu.

Dalam workshop leadership itu juga menghadirkan pembicara  Direktur Lalu Lintas Jalan Ahmad Yani ATD MT yang tampil lewat judul presentasinya Membangun Kepemimpinan Efektif dan Budaya Kerja Positif

Para narsum dan peserta

Selain itu, mantan Dirjen Hubdat Kemenhub Irjen Pol (Purn) Drs Budi Setyadi SH MSi  yang membawakan makalahnya berjudul Crafting a Positive Work Culture atau Menciptakan Budaya Kerja yang Positif, memberi referensi peserta dalam teori dan praktek kepemimpinan.

Dalama acara itu, semua peserta juga melaksanakan  diskusi kelompok dan studi kasus sekaligus melakukan  identifikasi tantangan spesifik budaya kerja di UPT masing-masing. Bahkan, di penghujung acara juga dipresentasikan pengembangan rencana aksi dan komitmen untuk pelaksanaannya di tiap-tiap daerah. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

PTMB Pastikan Pasokan Air Aman saat Ramadan
Kanal

PTMB Pastikan Pasokan Air Aman saat Ramadan

March 15, 2026
PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran
Kanal

PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran

March 15, 2026
Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi
Kanal

Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi

March 15, 2026
2026, Ada 12 Ribu Sambungan Baru. PTMB Sehat, Produksi Air Naik Drastis
Kanal

2026, Ada 12 Ribu Sambungan Baru. PTMB Sehat, Produksi Air Naik Drastis

March 15, 2026
PTMB Ganti 32.500 Water Meter Pelanggan. Dirut: Gratis, Demi Akurasi Pengukuran Air
Kanal

PTMB Ganti 32.500 Water Meter Pelanggan. Dirut: Gratis, Demi Akurasi Pengukuran Air

March 15, 2026
PTMB Salurkan Tandon dan Air Tangki untuk Warga Rapak. Dirut: Kita Maksimal, Turun ke Lapangan
Kanal

PTMB Salurkan Tandon dan Air Tangki untuk Warga Rapak. Dirut: Kita Maksimal, Turun ke Lapangan

March 15, 2026
Next Post
Salut! BPTD Kaltim Raih Penghargaan SaLUD. Diterima Renhard, Jadwal Sosialisasi Terus Digelorakan

Salut! BPTD Kaltim Raih Penghargaan SaLUD. Diterima Renhard, Jadwal Sosialisasi Terus Digelorakan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

DPR-RI Nilai Pertamina Lemah Pengawasan. Syafruddin: HET Tinggi, Copot Saja GM-nya

DPR-RI Nilai Pertamina Lemah Pengawasan. Syafruddin: HET Tinggi, Copot Saja GM-nya

January 26, 2025
BMKG Sebut Idul Fitri 2022 Berpotensi Hujan. BBPJN Siapkan 22 Posko, Jalur Samarinda-Bontang Rawan Kecelakaan

BMKG Sebut Idul Fitri 2022 Berpotensi Hujan. BBPJN Siapkan 22 Posko, Jalur Samarinda-Bontang Rawan Kecelakaan

April 23, 2022
Menu Kikil Wakatobi Jadi Inspirasi saat Diskusi

Menu Kikil Wakatobi Jadi Inspirasi saat Diskusi

June 10, 2025
Di China, Kunjungi Desa Bali

Di China, Kunjungi Desa Bali

September 21, 2019
Rescue Export Milik Gatotkoco Tembus Banjir Kalsel. Lewat Medan Berat, Bantu Obat-obatan, Makanan dan Evakuasi Korban

Rescue Export Milik Gatotkoco Tembus Banjir Kalsel. Lewat Medan Berat, Bantu Obat-obatan, Makanan dan Evakuasi Korban

January 27, 2021
Seluruh Bandara di Kalimantan Siap Hadapi Nataru 2025/2026. Ferdinan: Kaitan Safety Harga Mati

Seluruh Bandara di Kalimantan Siap Hadapi Nataru 2025/2026. Ferdinan: Kaitan Safety Harga Mati

December 4, 2025
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines