TINTAKALTIM.COM-Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII Balikpapan mencatat prestasi gemilang meraih penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (AKIP) Tahun 2025 peringkat I di lingkup tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Ditjen Perhubungan Udara (Hubud). Sedang secara nasional, menduduki peringkat 6 dari 511 unit PPID di lingkungan Kementeriaan Perhubungan (Kemenhub) dengan predikat Informatif
Penghargaan diterima Kepala Otoritas Bandar Udara (OBU) VII Balikpapan Ferdinan Nurdin di ruang Mataram, Gedung Karya Kemenhub, Kamis (11/12/2025)

“Ini wujud OBU VII memiliki komitmen untuk melakukan transparansi dan keterbukaan informasi publik,” kata Ferdinan menegaskan penghargaan yang diterimanya itu atas prestasi timnya dalam memberikan informasi kepada publik
Acara di Jakarta dihadiri Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan, Arif Toha, Plh. Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Budi Prayitno, beserta jajaran pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan, serta para unit kerja dan unit pelaksana teknis PPID di Lingkungan Kementerian Perhubungan.

Disebutkan Ferdinan, penghargaan yang diterima OBU VII merupakan apresiasi atas kinerja, dedikasi dan komitmen unit kerja dalam menjalankan amanat keterbukaan informasi publik
“AKIP bentuk apresiasi internal oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik (BKIP) Kemenhub dalam keterbukaan informasi publik yang diatur Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008. Tentu, apresiasi juga saya berikan kepada jajaran unit kerja humas dan tim di OBU VII atas kerja-kerja yang dilakukan. Semoga kerja lebih giat dan profesional,” ungkap Ferdinan

Di tahun 2025, ada peningkatan jumlah PPID yang meraih predikat Informatif sebanyak 40 unit kerja yang menunjukkan kemajuan penguatan budaya transparansi di lingkup Kemenhub
“Terimakasih semua pihak, jika di Tim PPID Direktorat Jenderal Perhubungan Udara kita di peringkat pertama. Karena, meraih skor 97,8 dengan predikat Informatif. Ini wujud kerja keras, disiplin, konsistensi dan koordinasi efektif di lingkungan organisasi,” jelas Ferdinan

Tentu kata Ferdinan, OBU VII bangga atas penghargaan di penghujung tahun 2025. Sekaligus jadi motivasi bagi Otoritas Bandar Udara Wilayah VII untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik. Penghargaan ini menjadi pengingat sekaligus tantangan untuk mempertahankan standar tertinggi dalam transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan kinerja kepada masyarakat.

“Kami menerima penghargaan ini bukan berarti Otoritas Bandar Udara Wilayah VII menyebut sudah berada pada capaian akhir. Ini awal dari langkah yang lebih besar dalam mewujudkan pelayanan publik yang modern, responsif, dan berorientasi masa depan,” tegas Ferdinan
Akhirnya kata Ferdinan, dengan semangat yang kuat, Otoritas Bandar Udara Wilayah VII berkomitmen untuk terus memperluas praktik keterbukaan informasi yang inklusif, terpercaya, dan memberikan nilai tambah bagi seluruh masyarakat. (gt)













