• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Monday, February 23, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

NU Nilai Kisruh DMI Balikpapan Ada Muatan ‘Kubu-Kubuan’. KH Muhlasin: Kader NU yang Skill Banyak tapi Seolah Ditinggal

by admin
October 11, 2022
in Kanal
0 0
0
NU Nilai Kisruh DMI Balikpapan Ada Muatan ‘Kubu-Kubuan’. KH Muhlasin: Kader NU yang Skill Banyak tapi Seolah Ditinggal

UMMAT: Ketua NU Balikpapan KH Muhlasin menilai kisruh DMI Balikpapan tidak mengindahkan orientasi ukhuwah umat

0
SHARES
331
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Kisruh  DMI Kota Balikpapan yang diawali retaknya pejabat caretaker (sementara) pimpinan DR H Sugianto MM mendapat kritik pedas dari Nahdlatul Ulama (NU). Ormas Islam terbesar di Indonesia ini menilai, seharusnya organisasi DMI mampu mengakomodir orang-orang skill dan punya kapasitas baik dan tidak dibuat ‘kubu-kubuan’

“Saya sudah mengamati sejak lama. Mengapa seolah pihak lain di tinggal. Coba demokratis saja,  seolah ini kan tidak ada kader. Saya dengar mantan jamaah LDII diakomodir,” kata  Ketua Tanfizdiyah PCNU Kota Balikpapan KH Muhammad Muhlasin saat memberi pandangannya kaitan  kisruh di kepengurusan DMI Kota Balikpapan.

Kisruh DMI Balikpapan diawali adanya dua mantan jamaah Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII) masuk dalam kepengurusan caretaker sisa masa bhakti 2019-2023. Mereka adalah Ruslan Affandi dan Achmad Dasuki yang namanya diusulkan Ketua Caretaker DMI Balikpapan DR H Sugianto MM yang masing-masing posisinya Wakil Ketua mendampingi Sugianto dan  wakil sekretaris mendampingi H Nur Arifin SPdI

DR Sugianto, Ketua Carateker DMI Balikpapan

Tentu keputusan itu membuat reaksi tiga anggota tim konsolidasi yakni Drs H Muhammad Jailani MSi, Sahal Suryanto dan Drs H Rikmo Kuswanto yang selama ini dianggap sebagai think-thank caretaker DMI Balikpapan dan ingin membuat DMI terbuka, transparan dan demokratis. Seolah mereka semua ditinggal.

Bahkan Jailani menilai penunjukkan posisi wakil sekretaris dengan mengakomodir mantan jamaah LDII sangat tak tepat. Dasuki orang baru dan seolah mengabaikan prinsip the right man on the right place (orang yang tepat pada tempatnya sesuai kemampuannya).

“Ini cenderung ada unsur like & dislike atau suka tidak suka. Kacau jika organisasi ada muatan semacam itu. Harusnya tidak begitu, apalagi menyusun pergantian carateker sembunyi-sembunyi,” ujar Jailani yang dikenal malang-melintang di organisasi keagamaan ini.

Ruslan Affandi (kiri) dan Ahmad Dasuki mantan jamaah LDII yang ditarik jadi pengurus caretaker DMI Balikpapan yang dinilai ada unsur like & dislike

Menurut Muhlasin, DMI merupakan organisasi yang orientasi pengurusnya  mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pengembangan masyarakat atau jamaah dan persatuan umat.

“Tujuannya kan memakmurkan masjid untuk kemaslahatan umat. Hanya, pengurusnya yang mampu mengakomodir kepentingan jamaah. Jangan asal comot. Saya melihatnya ini tidak koordinasi sehingga menyusun carateker dilandasi kubu tadi. Ingat lho, masjid yang basis NU di Balikpapan banyak. Juga orang-orang NU itu punya skill luar biasa di dalam memakmurkan masjidnya,” kata KH Muhlasin.

Diakomodirnya pengurus carateker mantan jamaah LDII membuat terkejut Muhlasin yang notabene melihat bahwa Balikpapan banyak sekali kader-kader militan yang memiliki skill, kemampuan agama dan  manajemen pengelolaan masjid.

“Sekali lagi, niatnya harus sama yakni merangkul jamaah. Jangan meninggal unsur lainnya lalu mengakomodir orang-orang yang sekiranya disenangi saja,” urai Muhlasin.

Disebutkan Muhlasin, menuju Musda DMI Balikpapan, alangkah baiknya pengurus carateker untuk menggelar silaturahmi besar. Jika perlu merevisi surat keputusan (SK) dengan mendengar pihak-pihak lain. “Supaya terakomodir semua. Jangan sampai membuat malu DMI kecamatan yang adem-ayem saja dan ingin DMI maju ke depan. Justru DMI Kota Balikpapan kisruh gara-gara pengurus carateker yang belum mengakomodir pihak lain,” pungkas Muhlasin.

Dalam kepengurusan sebelumnya dari data Tintakaltim.Com, sejumlah nama seperti Rikmo Kuswanto yang selama ini jadi think-thank pernah duduk sebagai a’wan NU Balikpapan (orang yang memiliki kapasitas membantu ulama) dalam kepengurusan NU sebelumnya pimpinan alm KH Annas Muchtar.

NO COMMENT

Dalam kaitan kritik pedas retaknya kepengurusan carateker DMI Balipapan hingga mengalmi kisruh, Sugianto saat dikonfirmasi enggan berkomentar banyak. “Saya no comment dulu. Biar bekerja mengurusi bagaiman DMI maju,” kilahnya.

Demikian juga Ruslan Affandi. Ia banyak mengirimkan  obrolan (chat) via aplikasi WhatsApp ke media ini, namun obrolan itu tidak ingin dipublikasikan. “Sekadar tahu saja apa yang saya tulis. Tapi ini untuk konsumsi internal,” ujarnya, membingungkan.

BISA DISELESAIKAN

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Universitas Balikpapan DR Rendi Susiswo Ismail menilai ada yang tidak tuntas dalam komunikasi dan koordinasi sehingga DMI Balipapan kisruh.

DR Rendi Susiswo Ismail

“Apa yang mau dicari toh. Harusnya mengedepankan ukhuwah. Saya melihat ini ada yang tidak tuntas dalam komunikasi. Mereka semua ustaz-ustaz yang rasanya sangat mudah menyelesaikan masalah ini. Sekali lagi, ini bisa diselesaikan lewat musyawarah,” ujar Rendi.

Dalam melihat DMI ke depan kata Rendi, harusnya sisi ukhuwah menjadi garda terdepan. Tidak harus menimbulkan masalah.  “Duduk bersama, musyawarah. Dan saling mengisi serta melihat DMI ke depan untuk kepentingan umat,” kata Rendi.

Sementara itu Sekretaris DMI Kaltim Ardiansyah saat dikonfirmasi tidak memberikan jawaban. Chat via WA yang dikirimkan media ini hanya dibaca saja. Ditelpon berkali-kali pun tak diangkat. Seolah enggan pula menanggapi dan memberikan komentar kaitan kisruh DMI Balikpapan, padahal SK ikut pula ditandatangani Sekretaris DMI Kaltim. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

RM Tinggal Ditetapkan di RM-GC Secara Aklamasi. Musda Digelar 26 Februari, Bulat Dipilih Ketua Golkar
Kanal

RM Tinggal Ditetapkan di RM-GC Secara Aklamasi. Musda Digelar 26 Februari, Bulat Dipilih Ketua Golkar

February 23, 2026
Obesitas ‘Neneknya Penyakit’, Obatnya Puasa. dr Agus: Didetox tapi Makanan Jangan ‘Balas Dendam’
Kanal

Obesitas ‘Neneknya Penyakit’, Obatnya Puasa. dr Agus: Didetox tapi Makanan Jangan ‘Balas Dendam’

February 22, 2026
Walikota Beri 4 Umroh Jamaah Rutin Tarawih di BIC. Kampung Ramadan dan Peskil Ramaikan Islamic Centre
Kanal

Walikota Beri 4 Umroh Jamaah Rutin Tarawih di BIC. Kampung Ramadan dan Peskil Ramaikan Islamic Centre

February 20, 2026
Bukber di Sky Lounge Platinum, Musalanya Bersih. Joko Budi: Bisa Magrib Berjamaah
Kanal

Bukber di Sky Lounge Platinum, Musalanya Bersih. Joko Budi: Bisa Magrib Berjamaah

February 19, 2026
Charles ‘Darah Ningrat’ dan Pernah Bertemu Guru Ijai
Kanal

Charles ‘Darah Ningrat’ dan Pernah Bertemu Guru Ijai

February 18, 2026
Pangdam: Imlek 2026 Momentum Toleransi. Kasdam-Dandim Hadir di Rumah Charles
Kanal

Pangdam: Imlek 2026 Momentum Toleransi. Kasdam-Dandim Hadir di Rumah Charles

February 17, 2026
Next Post
Forum TJSLP (CSR) Tidak Mengelola Duit. Walikota: IKN, Pekerja LDR Dipikirkan Sering Bertemu Istri

Forum TJSLP (CSR) Tidak Mengelola Duit. Walikota: IKN, Pekerja LDR Dipikirkan Sering Bertemu Istri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 314 Followers

Recommended

Walikota Siap Kelola Persiba Profesional.  Ingatkan, Jangan Diperjualbelikan

Walikota Siap Kelola Persiba Profesional. Ingatkan, Jangan Diperjualbelikan

March 2, 2025
Lagi, Pasien OTG di PPU Dinyatakan Sembuh

Lagi, Pasien OTG di PPU Dinyatakan Sembuh

September 27, 2020
Rita: Penjual Air Tandon Jangan ‘Aji Mumpung’. PDAM Distribusi 5.000 Liter Rp50 Ribu untuk Pelanggan

Rita: Penjual Air Tandon Jangan ‘Aji Mumpung’. PDAM Distribusi 5.000 Liter Rp50 Ribu untuk Pelanggan

October 29, 2023
BPTD XVII: 11 Daerah Diberi Waktu Urus Akreditasi

BPTD XVII: 11 Daerah Diberi Waktu Urus Akreditasi

July 31, 2019
BPTD Kaltim Terus Sosialisasi Pendaftaran Kapal. Ayu: Termasuk Kebangsaan Kapal, Secara Digital Dilakukan

BPTD Kaltim Terus Sosialisasi Pendaftaran Kapal. Ayu: Termasuk Kebangsaan Kapal, Secara Digital Dilakukan

December 5, 2023
ACT Kaltim Tak Transparan Terkait Dana Donatur. 66 Rekening Dibekukan, Dugaan Dana Diselewengkan untuk Pribadi dan Aktivitas Terlarang

ACT Kaltim Tak Transparan Terkait Dana Donatur. 66 Rekening Dibekukan, Dugaan Dana Diselewengkan untuk Pribadi dan Aktivitas Terlarang

July 7, 2022
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines