• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, March 15, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

LDII Nilai Beragama Harus Ada ‘Ukhuwah Insaniyah’. Gelar Diskusi Wawasan Kebangsaan untuk Merawat NKRI

by admin
October 21, 2022
in Kanal
0 0
0
LDII Nilai Beragama Harus Ada ‘Ukhuwah Insaniyah’. Gelar Diskusi Wawasan Kebangsaan untuk Merawat NKRI

UKHUWAH: Herry (kanan) dan Benny dalam beragama ukhuwah menjadi dasar untuk merawat kebangsaan

0
SHARES
171
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Balikpapan menilai, beragama itu luas. Jika dikaitkan dengan kebangsaan, maka lebih mengarah pada  kerukunan yang bisa dirawat dan dipelihara dengan baik.

“Secara implisit beragama itu maknanya luas. Itu seperti ukhuwah insaniyah (persaudaraan sesama manusia), jadi bukan hubungan dengan Allah saja tetapi hubungan manusia itu juga krusial,  meski berbeda agama,” kata Ketua DPD LDII Kota Balikpapan H Herry Fathamsyah menjelaskan kegiatan diskusi yang digelar Minggu (23/10/2022) di Masjid Kompleks Ponpes Bairuha kawasan Gunung Guntur Dalam Kelurahan Gunung Sari Ulu Balikpapan Tengah.

Diskusi Wawasan Kebangsaan itu bertema: Beragama Dalam Bingkai Kebangsaan untuk Merawat dan Menjaga Keutuhan Bangsa yang menghadirkan narasumber Dandim 0905/Balikpapan Kolonel Inf Faizal Rizal SIP, Kasi Inteljen Kajari Balikpapan Ali Mustofa SH, Kepala Kesbangpol Balikpapan Edward Skenda Putra (Edo) dan Kabag Ops Polresta Balikpapan Kompol H Sarbini SH.

Disebutkan Herry, tujuan Islam itu ada bermakna  selamat  yang sejatinya damai. Dapat disimpulkan bahwa agama Islam  tidak  suka hidup bermusuhan dengan siapa saja termasuk agama lain.

“Lalu dipertajam lagi dengan  wawasan kebangsaan dalam agama Islam dapat diimplementasikan dengan ukhuwah wathaniyah atau persaudaraan sebangsa. Ini penting, sehingga LDII Balikpapan menganggap  perlu untuk didiskusikan,” kata Herry.

Ia mengatakan, Wawasan Kebangsaan bagi LDII juga bagian edukasi untuk dijadikan proses belajar bagi orang yang beragama. Sehingga, tidak ‘fanatik buta’. Karena, kemajemukan bangsa dari sisi golongan, etnis maupun agama hendaknya  tetap dijaga guna mengukuhkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Ada sekitar 2.000 peserta nanti yang mengikuti diskusi Wawasan Kebangsaan ini, baik dari keluarga besar LDII dan masyarakat umum,” ujar Herry yang menambahkan bahwa pembinaan di LDII lebih fokus pada tabiat luhur yang profesional relegius.

HOAX MENGANCAM

Sementara itu pengurus Yayasan yang mengelola Ponpes Bairuha Benny Laode menegaskan, beragama yang dititikberatkan pada bingkai kebangsaan itu diperlukan di era sekarang. Karena, ancaman bangsa ini sangat dahsyat. Apalagi era digital.

Benny di kantornya kawasan Gn Guntur

“Informasi hoax itu mengancam perpecahan bangsa. Makanya orang beragama itu harus paham makna kebangsaan. Itu yang disebut moderasi beragama,” ujar Benny.

Diuraikannya, moderasi beragama jika dipraktekkan dengan baik, maka toleransi akan baik dan kekerasan tidak akan terjadi. Lalu ujung-ujungnya komitmen kebangsaan meningkat

“Moderasi beragama itu bentuk  ikhtiar kreatif. Sebab, sekarang ini kan seperti ada klaim kebenaran yang mutlak dan subjektivitas dan penolakan yang sifatnya tidak berdasar. Makanya, kuncinya ada di wawasan kebangsaan menuju NKRI,” ujar Benny.

Menurut Benny, agama menjadi roh utama bangsa sehingga para tokoh agama berperan penting untuk menjaga kemajemukan demi NKRI.

Oleh karenanya kata Benny, diskusi Wawasan Kebangsaan yang digelar LDII adalah membangun dan memperbanyak literasi dan ada ruang dialog serta belajar memahami orang lain untuk mencari problem sosial keagamaan dan kebangsaan.

“Intinya beragama itu bukan pada tataran ilmu saja tapi adab. Karena, kalau tak menghargai orang lain itu kan adab diabaikan. Di sini adab menjadi penting ditumbuhkembangkan sebagai sarana merawat dan merajut kebangsaan tadi,” pungkas Benny yang menyebutkan kegiatan dimulai pukul 08.30 Wita. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran
Kanal

PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran

March 15, 2026
Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi
Kanal

Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi

March 15, 2026
2026, Ada 12 Ribu Sambungan Baru. PTMB Sehat, Produksi Air Naik Drastis
Kanal

2026, Ada 12 Ribu Sambungan Baru. PTMB Sehat, Produksi Air Naik Drastis

March 15, 2026
PTMB Ganti 32.500 Water Meter Pelanggan. Dirut: Gratis, Demi Akurasi Pengukuran Air
Kanal

PTMB Ganti 32.500 Water Meter Pelanggan. Dirut: Gratis, Demi Akurasi Pengukuran Air

March 15, 2026
PTMB Salurkan Tandon dan Air Tangki untuk Warga Rapak. Dirut: Kita Maksimal, Turun ke Lapangan
Kanal

PTMB Salurkan Tandon dan Air Tangki untuk Warga Rapak. Dirut: Kita Maksimal, Turun ke Lapangan

March 15, 2026
Kemenhub Buka Posko, Awasi 143 Juta Pemudik. BPTD Kaltim, Poskonya Dibuka hingga 30 Maret 2026
Kanal

Kemenhub Buka Posko, Awasi 143 Juta Pemudik. BPTD Kaltim, Poskonya Dibuka hingga 30 Maret 2026

March 15, 2026
Next Post
Gotong-Royong, Cara untuk Tolong-Menolong. Intinya Silaturahmi, Menepis Rasa Individualis

Gotong-Royong, Cara untuk Tolong-Menolong. Intinya Silaturahmi, Menepis Rasa Individualis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

13 Ekor Sapi Islamic Centre Sudah Dikarantina. Sabtu Sembelih, Penukaran Kupon hingga Pukul 17.00 Wita

13 Ekor Sapi Islamic Centre Sudah Dikarantina. Sabtu Sembelih, Penukaran Kupon hingga Pukul 17.00 Wita

June 28, 2023
Ratusan Warga LDII Bersihkan Sampah Monpera. Pemkot Apresiasi, Herry Sebut Cinta Kota Balikpapan

Ratusan Warga LDII Bersihkan Sampah Monpera. Pemkot Apresiasi, Herry Sebut Cinta Kota Balikpapan

February 25, 2025
Kampus Uniba Didesain Jadi ‘Kampung Inggris’. Menuju Kampus Dunia, Dosen-Mahasiswa  Diajak Cas Cis Cus Inggris

Kampus Uniba Didesain Jadi ‘Kampung Inggris’. Menuju Kampus Dunia, Dosen-Mahasiswa Diajak Cas Cis Cus Inggris

February 17, 2020
Rampcheck, Jadikan Awareness Pengemudi untuk Selamat. Sudarmaji: Jika Celaka, Mereka Tulang Punggung Keluarga

Rampcheck, Jadikan Awareness Pengemudi untuk Selamat. Sudarmaji: Jika Celaka, Mereka Tulang Punggung Keluarga

May 29, 2024
Srikandi PP Berbagi Rezeki saat Pandemi. Yuli: Bersama Kajari Bagi Masker dan Face Shield

Srikandi PP Berbagi Rezeki saat Pandemi. Yuli: Bersama Kajari Bagi Masker dan Face Shield

July 17, 2020
Gapasdap-INFA: BPTD Tegas Benahi Pelabuhan Kariangau. Dody: Pelanggaran SPM Disanksi, Lokasi Makin Bersih

Gapasdap-INFA: BPTD Tegas Benahi Pelabuhan Kariangau. Dody: Pelanggaran SPM Disanksi, Lokasi Makin Bersih

June 3, 2021
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines