• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Monday, March 16, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Kisah Inspiratif Walikota: Sukses Diawali Jual Kelapa, Air dan Ayam

by admin
June 3, 2023
in Kanal
0 0
0
Kisah Inspiratif Walikota: Sukses Diawali Jual Kelapa, Air dan Ayam

SUPPORT: Suksesnya Rahmad Mas'ud juga berkat dorongan sang istri tercinta Hj Nurlena SE.

0
SHARES
400
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Benar kata motivator nomor satu Indonesia Andrie Wongso. Ia menyebutkan: Succes is My Right atau sukses adalah hak saya. Hak Anda dan yakini bahwa Allah tetap membantu ikhtiar kita semua. Itu yang bisa diambil dari kisah susah di masa kecil Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE ME.

Sangat inspiratif. Tentu, bagi mereka yang ingin menjadi entreprenuer. Tak perlu takut memulai tetapi harus jeli menangkap peluang (opportunity). Atau mau sukses dengan cara masing-masing. Kuncinya ternyata kerja keras dan selalu berdoa.

Rahmad terbiasa mandiri mengerjakan sesuatu

Cerita masa lalu walikota itu disampaikan sambil lesehan. Ia meneguhkan hati untuk siapapun tak perlu takut menghadapi hidup. Sebab, ada Allah atau Tuhan yang mengaturnya. Asalkan, berbuat baik saja dan tak perlu ada dendam, iri dan dengki dengan orang lain.

Karena cuti bersama. Walikota bisa santai sambil tetap ‘bekerja’ lewat komunikasi ponselnya di rumah. Ia sengaja membeber kisah masa lalunya sekaligus bercerita bagaimana Kota Balikpapan harus terus menggeliat pembangunannya.

 “Sekarang itu eranya enak. Tapi terkadang ada yang masih gengsi. Coba, mampu menangkap peluang dari yang kecil-kecil. Jangan besar dulu. Karena, yang besar itu diawali dari kecil-kecil,” ceritanya memberi motivasi sahabatnya.

Spirit motivasi berusaha dan sukses walikota itu, ‘diinjeksi’ ke pikiran sahabatnya. Saat itu ada dewan pengawas (dewas) Perumda Manuntung Sukses Rosman Abdullah. Ada pula Kepala  Sekretariat Partai (KSP) Junaidi Latief, Andi Welly dan penulis.

Rahmad, istri dan sahabat saat acara pelantikan

Kita semua datang di kediamannya untuk memanfaatkan waktu liburan sembari bermain domino. Karena, walikota sangat hobby dengan game yang menguji mental, mengasah pikiran dan membangun kerjasama tim itu. Usai berdom, walikota berbagi kisah masa lalunya.

“Saya sharing ini bukan ingin bilang bahwa saya sukses sekarang lalu meremehkan kalian. Bukan, ini cerita agar kalian semua mengetahui bahwa saya dulu juga susah. Tapi, orangtua mendorong sukses, jadi ada spirit untuk bangkit,” kata walikota, mengawali ceritanya.

Kedua orangtua Rahmad adalah ayah H Mas’ud (alm) dan ibu Syarifah Ruwaidah Alqadri (alm). Dan Rahmad sejak di bangku sekolah  SD Negeri 17 Baru Tengah, MTs Negeri Balikpapan dan SMA Negeri 3  sudah terinspirasi dari sosok kedua orangtuanya yang gigih dan selalu mendorong jadi orang baik serta sukses.

Suksesnya itu, ditransfer dan menggugah pikiran Rosman Abdullah dan sahabat lainnya, karena punya keinginan besar agar Perumda Manuntung Sukses mengalami sukses besar. Sebab, banyak unit bisnis bisa dikerjakan yang korelasinya untuk kepentingan masyarakat.

Ada yang urus kuda, Rahmad beri makan sendiri

Walikota terlihat santai. Mengenakan peci putih dan kaus serta celana panjang karet. Ia ingin memberi motivasi dan sekaligus bercerita agar semua orang tahu kalau dirinya sukses bukan faktor ‘sim salabim’. Tapi, diawali lewat kerja-kerja serabutan  berdagang sekenanya untuk memenuhi kehidupan.

Ibaratnya, walikota itu sukses diawali dari dagangan ‘palu gada’ (apa loe mau, gue ada). Secara implisit, boleh disebut cari barang murah lalu dijual di pasar. Juga menawarkan ke orang-orang agar mendapat keuntungan atau margin walaupun sedikit tapi ada.

“Saya tidak malu. Apalagi saat jadi yatim-piatu. Sejak SD, SMP dan SMA sudah berjualan. Jualan ayam, kelapa sampai jualan air bersih di drum. Semua dari dorongan orangtua,” kenang walikota sedih.

Ia membeber itu karena, banyak orang melihat kekinian. Suksesnya yang dilihat tapi jerih payah masa lalu meraih sukses ‘jatuh-bangun’ terkadang tak pernah diketahui dan dilihat. Padahal kala itu banyak air mata berlinang.

Dulu, ‘Rahmad Kecil’, sering membantu orangtuanya yang masih hidup. Diajari berdagang. Membeli bibit ayam berumur sehari atau DOC (day old chieken). Dirawat, diberi makan dan jika ayam besar terus beratnya cukup, ia jalan ke pasar. Tanya kiri-kanan kepada pedagang lain apa ada yang mau beli ayam.

“Kalau ada yang beli,  saya ikat ayamnya, lalu bawa ke pasar dan Alhamdulillah dapat untung kecil tapi rasanya bersyukur sekali atas keringat sendiri,” kenang walikota.

Tak puas di situ, Rahmad melihat potensi lain juga. Misalnya, ia jalan-jalan, melihat ada buah kelapa. Nah, kelapa itu lalu dibeli utuh dalam jumlah banyak. Lalu dijual jadi es kelapa.

Rahmad makan lesehatan

“Saya yang memotong kelapa, lalu ada anak-anak menjual. Saya bayar dia dan untungnya lumayan. Makanya, kalau mau uji saya memotong kelapa ayo,” kelakarnya.

Cerita kisah kecil walikota itu tak terasa sembari sahabatnya saling menimpali. Tapi, Ketua DPD Golkar Balikpapan ini masih ingin berbagi cerita. Jam menunjukkan pukul 23.30 Wita, tetapi inspirasi sukses walikota masih ingin di-share ke sahabatnya.

Lalu, walikota cerita tentang jualan air bersih. Saat itu belum ada PDAM. Ia menjual air bersih di drum. Sedrum saat itu Rp200. Diisi drum, jika ada yang mau beli dipikul atau ditarik selang.

“Itu kehidupan saya masa kecil. Kalau sekarang sudah sukses karena Allah beri rezeki. Makanya saya sering berinfak atau bersedekah, sebagai bentuk syukur nikmat Allah dan berbagi sesama,” urainya.

Embrio Rahmad sukses sangat inspiratif. Dalam kondisinya yang kurang menguntungkan, ia tetap gigih dalam bekerja dan mencari nafkah.

Kalau sekarang usaha yang bergerak di bidang migasnya sukses, karena diawali dari kesusahan dan kerja keras. Bahkan, Rahmad pun kini memiliki kemampun marketing dan ekonomi untuk menganalisa bisnis. Jangan coba-coba ‘berbohong’ kaitan angka-angka keuntungan perusahaan dengan dirinya.

Sahabatnya Andi Welly menyebutnya: “Wah tamat kalau urusan  perusahaan. Jangan coba-coba sama Pak Walikota tipu-tipu,” kelakar Andi Welly.

Kepiawaiannya dalam berjejaring (networking) dengan berbagai pihak membuatnya berhasil dalam menemukan mitra-mitra kerja yang handal. Kendati diakuinya, membangun bisnis itu tak semudah membalikkan telapak tangan.

Apa yang membuat Rahmad sukses?  Ada kesabaran dan sikap pantang menyerah dalam menekuni pekerjaan bagian dari meraih keberhasilan

Dan lainnya, ulet lalu mau kerja benar. Rahmad percaya suatu ayat Alquran yang berbunyi: “Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka berusaha untuk mengubah keadaan mereka sendiri”

“Jadi itu kenangan masa lalu. Hanya membuat saya bisa mandiri bersama sang istri. Karena, istri juga menjadi tumpuan kesuksesan. Selalu mendampingi saya agar berusaha mencari yang halal dan baik,” ungkap Rahmad beristrikan Hj Nurlena SE ini.

Cerita walikota bisa ditarik benang merah bahwa sukses dari kecil, kita bisa meraihnya menjadi besar. Ukurannya mana yang ‘pantas’ untuk diri kita. Kalau lagi merintis, jangan buru-buru mengatakan tidak sukses kalau gagal sekali atau dua kali. Sebab, itu hanya dinamika kehidupan dan sabar maka ujungnya berubah sukses besar.

Rahmad kini sukses dalam usaha migas dan menjadi walikota, itu karena  ia yakini takdir Allah dan diawali kerja keras di masa lalu. Tapi, Rahmad tetap melihat bahwa suksesnya jadi walikota karena dukungan rakyat Balikpapan.

Sehingga, ingin ‘mewakafkan dirinya’ untuk kepentingan masyarakat. Tidak mungkin juga kepemimpinannya mengubah wajah kota  harus instan seperti ‘membalikkan telapak tangan’. Pelan tapi pasti Kota Balikpapan banyak perubahan sekarang, kendati baru menjabat walikota 2 tahun. Tentu, jangan dibanding-bandingkan kalau menjabat sampai 10 atau 15 tahun.

Terakhir, penulis ingin mengutip suatu pandangan dari seorang psikolog, bahwa hati-hati dengan penyakit yang disebut ‘mental kepiting’ (crab mentalist).

Itu dianalogikan sebagai perilaku egois yang iri atau tak suka dengan keberhasilan atau kesuksesan orang lain. Sehingga, kritiknya tak membangun tapi menjatuhkan, manipulasi data bahkan membenci.

Coba lihat kepiting. Jika dalam jumlah banyak masuk dalam ember, mereka rata-rata satu per satu ingin keluar dari ember. Ada yang mulai sukses, tetapi rekan kepiting lainnya saling menjatuhkan.

Ternyata,  tidak harus jadi hebat untuk memulai, tetapi harus memulai dari yang kecil dulu  untuk menjadi hebat. Tepat pukul 00.00 Wita, sharing walikota berakhir dan kita semua bubaran karena ngantuk.  (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Helikopter Dandim Ditembak OPM (Cerita saat 2 Tahun Tugas di Puncak Jaya Papua)
Kanal

Helikopter Dandim Ditembak OPM (Cerita saat 2 Tahun Tugas di Puncak Jaya Papua)

March 16, 2026
PTMB Pastikan Pasokan Air Aman saat Ramadan
Kanal

PTMB Pastikan Pasokan Air Aman saat Ramadan

March 15, 2026
PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran
Kanal

PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran

March 15, 2026
Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi
Kanal

Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi

March 15, 2026
2026, Ada 12 Ribu Sambungan Baru. PTMB Sehat, Produksi Air Naik Drastis
Kanal

2026, Ada 12 Ribu Sambungan Baru. PTMB Sehat, Produksi Air Naik Drastis

March 15, 2026
PTMB Ganti 32.500 Water Meter Pelanggan. Dirut: Gratis, Demi Akurasi Pengukuran Air
Kanal

PTMB Ganti 32.500 Water Meter Pelanggan. Dirut: Gratis, Demi Akurasi Pengukuran Air

March 15, 2026
Next Post
Dewas-Direksi PDAM Genjot Penurunan NRW. Adi: Perusahaan Bertumbuh, Tingkat Layanan Dinaikkan

Dewas-Direksi PDAM Genjot Penurunan NRW. Adi: Perusahaan Bertumbuh, Tingkat Layanan Dinaikkan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

NCPI Mengubah Mindset Pariwisata Kaltim Jadi Magnet. Harus Dibuat Wow, NCPI Program ke Presiden dan Menteri

NCPI Mengubah Mindset Pariwisata Kaltim Jadi Magnet. Harus Dibuat Wow, NCPI Program ke Presiden dan Menteri

November 3, 2019
Sulis: Berkelanjutan Mendesain Karakter Anak. Terminal Batu Ampar Tak Henti Sosialisasi SaLUD

Sulis: Berkelanjutan Mendesain Karakter Anak. Terminal Batu Ampar Tak Henti Sosialisasi SaLUD

November 10, 2024
Berpikir Perang Nuklir sampai Bergabung di Bubur Bandung. Kaki BTN Jalan Kaki Silaturahmi, Tembus Jarak 9 Kilometer

Berpikir Perang Nuklir sampai Bergabung di Bubur Bandung. Kaki BTN Jalan Kaki Silaturahmi, Tembus Jarak 9 Kilometer

May 8, 2022
Hj Nurlena: Ramadan Jadikan Bulan Tebar Peduli Warga. Baksos Perempuan Karya, Bagi Ratusan Bingkisan di 6 Kecamatan

Hj Nurlena: Ramadan Jadikan Bulan Tebar Peduli Warga. Baksos Perempuan Karya, Bagi Ratusan Bingkisan di 6 Kecamatan

April 7, 2023
Gara-gara Taste Durian, Nyasar tapi Jadi ‘Amazing’

Gara-gara Taste Durian, Nyasar tapi Jadi ‘Amazing’

January 8, 2025
SDN 009 Jadi Pemicu Balikpapan Smart City. Sekolah Rujukan Google, Implementasi 100 Persen

SDN 009 Jadi Pemicu Balikpapan Smart City. Sekolah Rujukan Google, Implementasi 100 Persen

January 10, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines