TINTAKALTIM.COM-Habib Zaky bin Yahya, Pimpinan majelis Taklim Al Muhajirin dan Safinatunnajah dijadwalkan akan mengisi tausyiah pada peringatan Isra Mi’raj yang digelar Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Al-Barokah Jln Kunang-Kunang RT 70 Kelurahan Manggar, Minggu (26/02/2023). Acara ini hendaknya bisa dijadikan acara introspeksi (muhasabah) dan momentum menjelang Ramadan sesaat lagi.
“Insya Allah usai salat Isya (ba’da Isya). Ayo informasi ini sekaligus undangan untuk umat muslim-muslimat di lingkungan Kelurahan Manggar. Sekaligus kita silaturahmi dan merajut persaudaraan (ukhuwah),” kata Ketua RT 70 Wasian SH MH didampingi Ketua Panitia Acara A Billy Limpo dan Ketua Masjid Heru Setyawan menjelaskan acara tersebut.
Menurut Wasian, Isra Mi’raj ini mengangkat tema Menjadikan Salat sebagai Kebutuhan Hidup dan Menjadikan Ulama Panutan Agar bersama Rasulullah SAW di Surga Allah.

“Sengaja kita tekankan tema itu. Sebab, Isra Miraj ada kaitan perintah salat 5 waktu yang perintah itu diterima langsung Rasulullah dari Allah. Apalagi jelang Ramadan, kita harus tingkatkan ibadah salat 5 waktu,” urai Wasian.
Disebutkan Wasian, salat menjadi kebutuhan bukan saja untuk individu, tetapi juga sosial dan masyarakat. Sebab, ada efek yang positif terkait ibadah tersebut. “Intinya karena peringatan Isra Mi’raj itu ada perintah salat, semoga tema tersebut juga tepat dan kajian pentingnya salat 5 waktu dan keutamannya dapat diurai penceramah. Dan, perintah salat itu akan maksimal ketika Ramadan nanti dan selepasnya,” kata Wasian.

Menurut Wasian, selain salat dikaitkan juga tema dengan ulama panutan. Sebab, ulama adalah penerus risalah Rasulullah. Karena Rasulullah sendiri yang menyampaikan. “Memang ulama tidak bisa menggantikan para Nabi. Tetapi keberadaannya berdakwah di jalan Allah dan mengajarkan agama seperti para Nabi. Makanya, perlu menghormati ulama dan menjadikannya panutan,” kata Wasian
Menurut Wasian, sebagai ketua RT dirinya ingin warga kompak. Menghadiri peringatan isra mi’raj juga bagian silaturahmi untuk berkumpul warga. Sehingga, di tempat itu juga dapat dijadikan tempat sharing dan bercerita kaitan hal-hal yang berhubungan dengan kondisi lingkungan RT.
“Kami sebagai ketua RT berharap, warga yang muslim hadir di acara itu. Ayo kita berkumpul sekaligus dijadikan tempat untuk silaturahmi. Apalagi sebentar lagi Ramadan tiba. Dan selama Ramadan harus menjaga ketertiban dan keamanan agar ibadahnya khusuk,” ujarnya.
HARLAH 1 ABAD NU
Sementara itu Billy Limpo menambahkan, selain mengundang masyarakat dalam perayaan Isra Mi’raj, juga menekankan acara itu dirangkai pula dengan Hari Ulang Tahun (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU).
“Memang puncak Harlah NU sudah digelar di Gelora Delta Sidoarjo Jawa Timur. Tetapi, di Manggar akan kita peringati juga,” kata Billy yang juga Ketua Anak Ranting NU Balikpapan Timur ini.

Karena dirangkai Harlah 1 Abad NU, Billy juga mengundang tokoh-tokoh NU di Balikpapan Timur serta tokoh agama lainnya untuk bergabung sekaligus memeriahkan Isra Mi’raj.
“Peringatan Harlah 1 Abad NU ayo kita jadikan dan ambil berkahnya. Dan jadikan momentum yang patut dikenang dalam perjalanan NU,” ujar Billy.
Intinya, kedua acara isra miraj dan harlah 1 abad NU di Masjid Al-Barokah tujuannya kata Billy, untuk meningkatkan persaudaraan. “Makanya ayo hadir bersama-sama. Kita kumpul sekaligus berdoa kepada Allah untuk meminta kesehatan, panjang umur. Karena, tak lama lagi Ramadan akan tiba. Jadikan acara itu juga muhasabah diri,” pungkas Billy. (gt)













