TINTAKALTIM.COM-Akibat pengurangan Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang nyaris Rp1 triliun lebih, Walikota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud SE ME menegaskan dan meminta maaf, hiburan rakyat mendatangkan artis ibukota yang biasa ditunggu-tunggu warga ditiadakan
“Pemotongan anggarannya signifikan, sehingga Pak Walikota melakukan rasionalisasi program. Ingin rasanya buat acara hiburan rakyat akbar, tetapi kondisi dana tak memungkinkan. Untuk tahun 2026 diminta warga bisa memahami kondisi tersebut,” kata Ketua Umum HUT ke-129 Kota Balikpapan dr Andi Sri Juliarty didampingi Sekretaris Fachrul Raji menyampaikan pesan walikota kaitan HUT ke-129 Kota Balikpapan pada 10 Februari 2026 mendatang.

Dikatakan dr Dio, pada HUT ke-128 tahun 2025, belum keluar Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 tahun 2025 yang diterbitkan Presiden Prabowo yang isinya kementerian/lembaga dan pemerintah daerah melakukan rasionalisasi belanja APBN dan APBD. Sehingga, saat itu ada hiburan rakyat mendatangkan artis Kangen Band dan Guyon Waton yang dihadiri puluhan ribu warga
HALAMAN PEMKOT
“Jadi upacara Hari Jadi Kota Balikpapan yang biasanya digelar di Balikpapan Sport & Convention Centre (BSCC) atau Dome, dipindah ke halaman Pemkot Balikpapan. Itu pun undangan terbatas dan hiburan lokal saja,” kata dr Dio dibenarkan Fachrul Raji
Bahkan kata dr Dio, undangan upacara yang dirangkai syukuran pada 10 Februari 2028 tepat HUT ke-129 Balikpapan, terbatas. Alasannya, halaman pemkot hanya bisa menampung maksimal 600 undangan. Sehingga, 1700 ketua RT se-Balikpapan akan hadir upacara di kecamatan masing-masing.

“Pak Walikota saat itu minta agar seluruh ketua-ketua RT yang berada di garda terdepan pelayanan dan mitra Pemkot Balikpapan diundang. Setelah diurai dengan melihat kapasitas tempat tak mungkin hadir semua. Nggak mungkin toh hanya perwakilan,” jelas dr Dio yang didampingi Sekretaris HUT ke-120 Fachrul Raji
Dalam konteks anggaran, HUT ke-129 Balikpapan kata dr Dio dan Fachrul Raji sangat kecil. Sebab harus fokus ke agenda yang mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan sektor pelayanan serta sebagian infrastruktur dan belanja pegawai seperti gaji
“Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Pemkot Balikpapan dipantau Kemendagri khususnya APBD 2026 melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), bahkan sudah ditutup pengusulannya. Pemantauan memastikan apakah ada rasionalisasi program demi akuntabilitas publik,” jelas dr Dio
Agenda upacara itu jika ada peresmian kantor seperti tahun sebelumnya, nanti disatukan (kolektif) termasuk kegiatan lainnya. Dan, syukurannya pun sederhana lewat pemotongan tumpeng dan kue.
“Sekali lagi atas nama panitia HUT ke-129 Kota Balikpapan, kami juga mohon maaf jika terjadi pengurangan kegiatan. Hal ini juga menjalankan instruksi Walikota Balikpapan. Tetapi, jika saat upacara dan syukuran warga mau nonton dipersilakan,” kata dr Dio dan Fachrul Raji. (gt)













