TINTAKALTIM.COM-Hari Antikorupsi Seedunia (Hakordia) 2025, dijadikan momentum sebagai gerakan publik dan kolaborasi di Provinsi Kaltim khususnya Balikpapan. Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Cabang Balikpapan dengan mengusung tema Satukan Aksi, Basmi Korupsi menggelar event Diskusi Publik Hakordia 2025

Event digelar pada Kamis (11/12/2025) di Hotel New Benakutai menghadirkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kajati Kaltim, Kapolda Kaltim . Event itu dijadikan pula refleksi sekaligus kolaborasi bersama komunitas masyarakat dan multi-stakeholders dan dipandu Ketua Divisi Advokasi & Regulasi Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kaltim H Sugito SH.

“Hakordia 2025 di Kaltim kita pusatkan di Kota Balikpapan. Tentu acara ini lebih menitikberatkan bagaimana pemberantasan korupsi agar efektif yang bisa dilakukan melibatkan seluruh elemen. Sebab, menjadi tanggung jawab bersama,” kata Ketua DPC LAKI Balikpapan Oki M Alfiansyah SH MH MED CPCLE CIRP menjelaskan acara yang juga bakal dihadiri Ketua DPP LAKI Burhanuddin Abdullah SH.

Disebutkan Oki, puncak acara Hakordia 2025 telah digelar pada 9 Desember 2025 di Jogyakarta. Di mana KPK telah membuktikan hasil upaya pencegahan korupsi dengan mengumumkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 yang memotret risiko serta kualitas pemberantasan korupsi di Indonesia.
“Kita berharap Hakordia 2025 di Balikpapan tidak hanya sekadar seremoni saja, tetapi jadi rangkaian kegiatan partisipatif dan edukatif. Bahkan, ada masukan dari audiens kaitan mencari solusi konkret pemberantasan korupsi yang disebut-sebut sudah mandarah-daging seperti penyakit kanker,” kata Oki
Mengutip keterangan Ketua KPK Setyo Budiyanto, menurut Oki bahwa Hakordia 2025 juga jadi simbol penguatan pemberantasan korupsi sekaligus menyatukan aksi seluruh pihak memerangi praktek koruptif.

Diskusi publik Hakordia 2025 di Balikpapan kata Oki, menghadirkan akademisi dari berbagai universitas serta para dosen. Juga, komunitas masyarakat, pemangku kepentingan dan lainnya.
“LAKI menggelar diskusi ini sejatinya ingin mengingatkan masyarakat bahwa upaya pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tugas yudikatif tetapi perlu dukungan semua pihak,” tambah Oki yang menambahkan acara itu juga dihadiri Ketua DPRD Balikpapan yang diwakili Wakil Ketua H Yono Suherman. (gt)













