TINTAKALTIM.COM-Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H identik dengan telur. Kali ini, Majelis Taklim Wanita (MTW) Madinatul Iman Balikpapan Islamic Centre (BIC) menggelar lomba menghias telur untuk memeriahkan acara itu.

Lomba yang setiap tahun digelar MTW Madinatul Iman ini, akan digelar pada Selasa (23/09/2025) di Islamic Centre Balikpapan. “Jadi pendaftarannya gratis tetapi rangkaian telurnya dibiayai peserta maksimal anggarannya Rp150.000,” kata Ketua Panitia Hj Salbiah didampingi Seksi Acara Hj Zubaidah SPdi menjelaskan acara itu.
Disebutkan Salbiah, gratis itu pendaftarannya. Tetapi, rangkaian telur rebus dengan hiasan kertas sesuai pola dan bentuk yang diinginkan seperti lilitan batang lidi dengan kertas berwarna tanggung jawab peserta.

“Maksimal setiap kelompok peserta 2 orang dan acara ini mengangkat tema Indahnya Kebersamaan. Nanti, peserta diberi waktu maksimal 30 menit untuk merangkai,” jelas Hj Salbiah.

Waktu 30 menit itu, hanya di Islamic Centre. Silakan kata Salbiah, peserta mempersiapkan bahan dari rumah. Jadi sifatnya finishing saja dan di situlah dewan juri yang terdiri dari Hj Kasriyah, Hj Ida Heru Bambang dan guru SMKN 4 akan memberi penilaian mulai pukul 09.00 Wita hingga selesai
Syarat lainnya kata Salbiah, dewan juri akan menilai tema rangkaian atau hias telur yang relevan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Sehingga, keindahan, kerapian dan makna yang tersirat dalam rangkaian telur memberi nilai plus bagi dewan juri.

Peserta yang nanti terdaftar, akan mengikuti pertemuan teknik (technical meeting) pada 20 September 2025 di Islamic Centre, sehingga itulah waktu akhir pendaftaran. Sebab, 23 Septembernya sudah digelar lomba
“Silakan daftarkan peserta dari majelis taklim se-Balikpapan di WhatsApp (WA) Ny Nunung (0821-5788-9556) dan Ny Nur Alang (0813-4763-6379),” jelas Salbiah

Lomba menghias telur maulid tiap tahun oleh MTW Madinatul Iman Islamic Centre ini, sebenarnya jadi tradisi yang maknanya mendalam. Karena, telur itu dilambangkan konsep utama iman, Islam dan ihsan yang mencerminkan keteguhan, kesederhanaan dan akhlak mulia yang dicontoh dari Nabi Muhammad SAW.
“Akan ada dana pembinaan yang diberikan panitia bagi mereka yang berhasil merangkai atau menghias telur terbaik sesuai penilaian dewan juri,” jelas Salbiah
TAUSYIAH
Sementara itu dalam acara peringatan maulid ini, di bawah penanggungjawab Hj Darliana dan Hj Rina Mariana SE, nanti usai lomba menghias telur akan diadakan tausyiah Maulid Nabi Muhammad SAW yang diisi oleh KH Ahmad Sanusi Ibrahim yang lebih populer dengan sebutan Guru Jaro.
“Insya Allah, penasihat MTW Madinatul Iman Hj Nurlena Rahmad Mas’ud akan hadir di acara itu. Sehingga, diharapkan semua jamaah bisa berbaur,” pinta Hj Darliana.

Guru Jaro adalah seorang ulama yang memiliki pondok pesantren dan pondok tahfiz quran di Tabalong Kalsel dan dikenal luas karena ceramah-ceramahnya serta aktivitas keagamaannya. Dia juga tokoh yang dihormati di masyarakat Banjar dan sering bertemu tokoh-tokoh penting lainnya.
“Jadi kita salat Juhur berjamaah dulu, setelah itu mendengarkan tausyiah Tuan Guru Jaro. Diharapkan, peserta tidak pulang dulu setelah selesai lomba menghias telur,” pinta Hj Darliana. (gt)













