TINTAKALTIM.COM-Asisten I bidang pemerintahan Sekkot Balikpapan Zulkifli menegaskan, membungkus daging menggunakan kotak (box) saat kurban di Masjid Balikpapan Islamic Centre (BIC) karena mengindahkan imbauan Walikota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud SE ME demi menjaga kebersihan.

“Harapannya, kantong plastik sudah tidak dipergunakan. Imbauan Pak Wali untuk mengganti dengan yang ramah lingkungan. Termasuk, menjaga daya tahan kualitas daging,” kata Zulkifli yang ikut menyaksikan kegiatan kurban di Masjid Islamic Centre, Sabtu (7/6/2025)

Penyembelihan itu juga dihadiri Kabag Kesra Arif Fadillah, Syaiful Bahri, Ustaz Sarbini dan jajaran panitia Idul Qurban Masjid Islami Centre serta undangan lainnya.
Walikota dalam teks sambutan salat Idul Adha di seluruh lapangan dan masjid mengimbau agar tidak menggunakan kantong tas plastik untuk membungkus daging kurban. Karena, selain menjaga kebersihan juga kebijakan itu juga kaitan kualitas barang yang dibungkus apalagi daging.

“Terimakasih kepada panitia kurban Masjid Islamic Centre yang telah menjadi contoh bagi masjid lainnya. Semoga di tahun-tahun mendatang bisa ditingkatkan pula di tempat lainnya,” kata Zulkifli.
Zulkifli juga mengatakan, bagi seluruh masyarakat Balikpapan yang berkurban (shohibul qurban) diucapkan terimakasih. Semoga menjadi berkah dan tahun depan dapat melakukan kurban kembali.

“Jaga terus rasa persaudaraan (ukhuwah) di kota Balikpapan. Dan, kepada seluruh masjid yang menggelar kegiatan kurban serta sudah mendistribusikan ke masyarakat diucapkan terimakasih,” kata Zulkifli
Sementara itu Wakil Walikota (Wawali) Kota Balikpapan Dr Bagus Susetyo menyumbangkan 1 ekor hewan kurban berupa sapi di Masjid Islamic Centre. Sumbangan itu bagian dari rasa solidiratas dan kebersamaan warga.

“Semoga sapi Pak Wawali daging kurbannya bisa dinikmati masyarakat sekitar masjid. Dan, ini wujud saling berbagi yang dilakukan Wawali,” kata Wien, ajudan Wawali yang mengikuti proses penyembelihan itu.
Menurut Wien, Wawali tak dapat mengikuti proses penyembelihan karena padatnya kegiatan di tempat lain. Hanya, pesannya selama Idul Adha untuk masyarakat muslim seluruh Balikpapan.

“Pak Wawali juga minta doakan agar Walikota Balikpapan Dr Rahmad Mas’ud SE ME yang sedang menunaikan ibadah haji mabrur dan kembali ke Tanah Air selamat,” ujar Wien.

Kaitan imbauan tak menggunakan tas platik (kresek) ini, Masjid Islamic Centre selalu mengindahkan kebijakan walikota. Tahun sebelumnya saat itu panitia menggunakan besek untuk membungkus daging. Lebih fresh dan manfaat besek juga bisa digunakan untuk wadah lainnya.

“Tahun ini kita gunakan box yang setelah untuk membungkus daging bisa juga digunakan untuk bungkus lainnya,” kata Hadi Suwito, Panitia Pelaksana Idul Qurban di Masjid Islami Centre.

Hadi sejak pagi hingga tuntas mengawasi proses distribusi daging kurban ke masyarakat bersama panitia lainnya. Tahun 2025 memang ada penurunan jika disbanding tahun sebelumnya. Sekarang 700 kupon dan dulu sempat 900 kupon.

“Alhamdulillah kita masih bisa menyembelih 15 ekor terdiri dari 13 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Ada yang patungan per kelompok 7 orang dan juga bantuan instansi,” kata Hadi Suwito yang menyebutkan bantuan sapi dari pihak lain itu adalah PTMB (PDAM) 2 ekor, Nanang M (1 ekor), Sugiat (1 ekor), FKDB Kaltim (1 ekor), Wawali 1 ekor ditambah kambing dari Kisel Group dan Rahmadini Arifiyanti.
Menurut Hadi, kerja panitia luar biasa dan seluruhnya masyarakat sudah mendapatkan daging sesuai kupon. “Terimakasih seluruh panitia. Semoga tahun depan bisa meningkat kurban di Islamic Centre. Salahsatu penyebabnya karena ada kebijakan efesiensi,” ungkap Hadi. (gt)












