TINTAKALTIM.COM-PT Bina Multi Cipta Indonesia (BMCI) sebagai Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yang memiliki Surat Izin Operasi (SIO) dari Mabes Polri menggandeng Pertamina Hulu Mahakam (PHM) melatih sekitar 30 calon tenaga satpam (security) untuk pendidikan dasar (diksar) Gada Pratama di Asrama Haji Balikpapan, Rabu (17/12/2025).

“Kalian nanti akan dilatih pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (turjawali) yang menjadi tugas dan fungsi security. Karena kalian adalah pengamanan swakarsa yang menjadi mitra polri,” kata Direktur Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Kaltim Kombes Pol Eri Dwi Haryanto SIK diwakili Kasubdit Satpam/Polsus Ditbinmas AKBP Budi Heriyawan saat membuka acara diksar kualifikasi Gada Pratama itu

BMCI kata Budi, merupakan BUJP yang berpengalaman membuat pelatihan diksar. Sudah ribuan tenaga satpam dilatih baik Gada Pratama, Gada Madya maupun Gada Utama. Bahkan, sudah dipekerjakan.

Dalam acara itu dihadiri Kepala (head of) Communication Relations & CID Pertamina Hulu Mahakam (PHM) Miko Asih, Direktur PT BMCI Tri Thohiroh (Terry), Lurah Mekar Sari Balikpapan Tengah Evi Nurhayanti, Lurah Karang Jati Dedy Prasetya Utama Idris, perwakilan Lurah Sungai Nangka, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Mekar Sari HM Rusdi dan undangan lainnya
Menurut Budi, diksar Gada Pratama sebagai dasar agar calon satpam memiliki skill dan siap membantu kepolisian dalam memberikan pelayanan keamanan. Dan, BMCI serta PHM memberikan sertifikat kepada peserta

“Kalian nanti dilatih baik teori dan praktek agar menjadi satpam yang memiliki sertifikat dan profesional. Sehingga, turjawali harus dipahami di dunia kerja,” kata Budi
Disebutkan Budi, Ditbinmas Polda Kaltim akan memberikan pendidikan dasar sampai calon satpam itu terampil dan akhirnya cepat diserap di pasar kerja. “Kalian harus berterimakasih dengan PHM. Karena, ini program gratis untuk warga,” kata Budi
CSR PHM
Sementara itu Miko Asih menegaskan, PHM ikut memberikan kontribusi dalam pengembangan kapasitas warga yang berada di dekat perusahaan lewat program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Lingkungan Sosial Perusahaan (TJSLP).

“Sudah banyak program pengembangan kapasitas yang kita lakukan. Dalam waktu dekat di Kabupaten Kukar akan dilakukan pelatihan operator scaffolding (perancah). Dan ini penting untuk pekerja kontruksi dan membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan lewat memasang, membongkar dan mengoperasikan,” kata Miko Asih
Ditambahkan Miko Asih, sudah banyak CSR yang dikucurkan PHM, tetapi dipusatkan di wilayah Kabupaten Kukar karena daerah operasi ring 1 sangat dekat dengan wilayah operasi Delta Mahakam baik itu Anggana, Samboja dan lainnya. “Untuk pelatihan security memang di wilayah kerja dengan head office Kota Balikpapan. Kebetulan masuk lingkup Balikpapan Tengah,” ujar Miko Asih

Untuk itu, diharapkan mereka yang ikut diksar dapat memanfaatkan waktu maksimal. Baik mengikuti teori dan praktek sehingga memiliki skill sebagai security.
Miko Asih juga menjelaskan, program CSR PHM di TPA Manggar yakni Waste to Energy for Community (Wasteco). Ini mengubah gas metan dari sampah menjadi energi murah untuk memasak bagi ratusan KK dan UMKM serta warga sekitar. (gt)













