• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, March 15, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home tintaHUKUM

Banteng Kebangsaan Bukan Bagian Struktur PDI-P. Budiono: Balikpapan All Out Dukung Rahmad-Thohari

by admin
November 1, 2020
in tintaHUKUM
0 0
0
Banteng Kebangsaan Bukan Bagian Struktur PDI-P. Budiono: Balikpapan All Out Dukung Rahmad-Thohari

TEGAK LURUS: Budiono (kanan) mendampingi paslon Rahmad-Thohari dan menyatakan tidak ada di PDI P 'Banteng Kebangsaan'

0
SHARES
416
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-DPC PDI Perjuangan Kota Balikpapan menegaskan, adanya kelompok yang menyebut dirinya ‘Banteng Kebangsaan’ dan berbeda sikap politik dalam Pilkada 2020, hal itu bukan bagian dari PDI Perjuangan.

“Seluruh struktur partai PDI Perjuangan dari  DPC, pimpinan anak cabang (PAC), ranting dan anak ranting  serta badan-badan partai serta sayap partai, solid mendukung Rahmad-Thohari menjadi walikota dan wakil walikota. Jadi,  Banteng Kebangsaan itu bukan afiliasi dari PDI Perjuangan,” ujar Budiono.

Dalam keterangan persnya, Budiono didampingi Wakabid Kehormatan dan Disiplin Partai Mulyadi SH menyebutkan, jika kebijakan dari DPP PDI Perjuangan  yang suratnya ditandatangi Ketum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto, rekomendasi pilkada Balikpapan mengusung Rahmad-Thohari.

Sehingga, jika ada  kelompok mengatasnamakan namanya mirip-mirip simbol-simbol PDI Perjuangan seperti Banteng Kebangsaan dan dukungannya bukan Rahmad-Thohari, jelas bukan dari struktural partai atau lainnya.

“Persepsi masyarakat kalau menyebut banteng, seolah diarahkan ke PDI Perjuangan. Makanya, saya harus menjelaskan bahwa nama Banteng Kebangsaan bukan PDI Perjuangan yang telah all out serta tegak lurus mendukung Rahmad-Thohari dalam pilkada mendatang,” ujar Budiono.

Budiono (kanan) dan Mulyadi saat memberikan keteran pers bahwa di struktur PDIP, badan ataupun sayap tidak ada nama ‘Banteng Kebangsaan’

Di tubuh PDIP menurut Budiono, ada struktur partai dan badan-badan seperti BSPN (Badan Saksi Pemilu Nasional), Badan Pemenangan Pemilu (BP-Pemilu), Badan  Pendidikan dan Latihan (Badiklat), Badan Penanggulangan Bencana (Baguna), Badan Bantuan Hukum  dan Advokasi Rakyat (BBHAR), Badan Kebudayaan Nasional (BKN) dan Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK).

Ada pula sayap-sayap partai yang jadi underbouw PDI Perjuangan seperti Baitul  Muslimin Indonesia (Bamusi), Taruna Merah Putih, Perempuan Perjuangan, Relawan Perjuangan Demokrasi (Redpem) dan BMI (Banteng Muda Indonesia).

“Jadi saya sampaikan, ada nama juga sayap partai yang menggunakan  nama banteng. Dia adalah Banteng Muda Indonesia. Jadi, kalau  ada nama Banteng Kebangsaan, itu bukan PDIP. Yakinlah,  AD-ART partai sudah jelas, Banteng Kebangsaan tidak ada. Semua sudah tegak lurus mendukung Rahmad-Thohari. Tidak mungkin mendukung lainnya. Apalagi tidak ada paslonnya,” ungkap Budiono.

KADER HINGGA GRASSROT

Menurut Budiono, kader-kader PDI Perjuangan dari struktur, badan-badan partai hingga sayap bahkan ‘wong cilik’ yang disebut akar rumput (grassroot), sudah menyatakan sikapnya mendukung Rahmad-Thohari.

Di PDI Perjuangan, sayap partai yang menggunakan kata ‘Banteng’ adalah Banteng Muda Indonesia (BMI), selain itu tak ada

“Jadi jika ada anasir-anasir berkembang PDI Perjuangan tidak solid. Apalagi disebut PDI P pecah, itu tidak benar. Justru, semakin dekat momentum pilkada 2020 pada 9 Desember 2020, PDI Perjuangan makin solid hanya satu tujuan memenangkan Rahmad-Thohari,” tambah Budiono, angotta Komisi V DPRD Balikpapan ini.

Justru menurut Budiono, PDI Perjuangan mengingatkan kadernya  untuk menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi kebersamaan sebagai bangsa Indonesia. Di Balikpapan, harus berjuang bersama-sama memenangkan Rahmad-Thohari. 

“Sebagai kader PDI Perjuangan, kita harus menjunjung tinggi partai tapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan Indonesia. Termasuk di Kota Balikpapan. Hanya, karena banyak pertanyaan di masyarakat kaitan Banteng Kebangsaan, PDI Perjuangan perlu memberikan klarifikasi dan pernyataan sikapnya,” pungkas Budiono. (tig)

SendShareTweet

Related Posts

LMP Desak Investigasi dan Usut Tuntas Kasus ABK. Arsyad Cannu: Sebagai Anak Bangsa Kita Miris, Nota Protes Harus Dilayangkan
tintaHUKUM

LMP Desak Investigasi dan Usut Tuntas Kasus ABK. Arsyad Cannu: Sebagai Anak Bangsa Kita Miris, Nota Protes Harus Dilayangkan

May 10, 2020
Andi Walinono Divonis 7 Tahun Penjara
tintaHUKUM

Andi Walinono Divonis 7 Tahun Penjara

July 19, 2019
Next Post
Hj Fitri: Ayo Balikpapan Barat, Rahmad-Thohari Menang 90 Persen. Konsep 4M dan 4S Diperkenalkan

Hj Fitri: Ayo Balikpapan Barat, Rahmad-Thohari Menang 90 Persen. Konsep 4M dan 4S Diperkenalkan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Pangdam: Imlek 2026 Momentum Toleransi. Kasdam-Dandim Hadir di Rumah Charles

Pangdam: Imlek 2026 Momentum Toleransi. Kasdam-Dandim Hadir di Rumah Charles

February 17, 2026
Kunci Bicara Depan Umum Kuasai Materi dan Jangan Ada Rasa Takut. Suryo Bagi  Tips dan Trik Public Speaking di Workshop PLN

Kunci Bicara Depan Umum Kuasai Materi dan Jangan Ada Rasa Takut. Suryo Bagi Tips dan Trik Public Speaking di Workshop PLN

June 2, 2022
Sampoerna Gandeng Jatim dan Balikpapan. Dukung Pembentukan Forum CSR di Kabupatan Tabanan Bali

Sampoerna Gandeng Jatim dan Balikpapan. Dukung Pembentukan Forum CSR di Kabupatan Tabanan Bali

December 13, 2019
Hentikan, Stigma Negatif terhadap Polisi. Prof Kiki: Kalau Polisi Mogok 3 Hari, Apa yang Terjadi

Hentikan, Stigma Negatif terhadap Polisi. Prof Kiki: Kalau Polisi Mogok 3 Hari, Apa yang Terjadi

June 22, 2023
Ayo Donasikan Mulai Rp2.000, Ultah PMI Gazali Diberi Penghargaan

Ayo Donasikan Mulai Rp2.000, Ultah PMI Gazali Diberi Penghargaan

September 17, 2019
Dahlan: Lulusan UM, Usia 28 Tahun Punya Jalan Hidup. Sebanyak 253 Mahasiswa Diwisuda. Dilantunkan Lagu tentang Ayah, Seisi Gedung Menangis Haru

Dahlan: Lulusan UM, Usia 28 Tahun Punya Jalan Hidup. Sebanyak 253 Mahasiswa Diwisuda. Dilantunkan Lagu tentang Ayah, Seisi Gedung Menangis Haru

November 10, 2019
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines