Catatan: Sugito *)
TINTAKALTIM.COM-Cetar dan sukses! Itulah event Balikpapan Running 2025 memperingati HUT ke-128 Kota Balikpapan. Sejak pagi ribuan warga berkumpul. Mereka bangun pagi-pagi, bahkan sejak pukul 06.00 Wita, sudah ready di pelataran Kantor Pemkot Balikpapan.

Media ini pun ikut lari, sejak pkl 05.00 Wita sudah bersiap. Usai salat Subuh bergegas berangkat. Acaranya ekslusif dan terukur timeline-nya. Misalnya, kaitan waktu detail dilakukan event organizer (EO) dari open gate, event kick off sampai race start. Seragam atau jersey juga warnanya lembut, jatuh dan tampilan elegan.

Seluruh peserta gratis dapat race park seperti kaus dan nomor peserta atau bib. Jika finish mendapatkan tas yang ada talinya (drawstring), minuman, pisang dan medali. Hanya, dana pembinaan diberikan khusus untuk 3 peserta yang finish lebih awal.

Peserta tak perlu repot. Karena panitia untuk menentukan pemenang mudah. Ada teknologi chip yang dipasang pada bib. Start dari awal hingga finish terekam karena alat chip yang dipasang. Wah, kelasnya sudah internasional.

Spirit Balikpapan Running 2025 ini juga datang dari Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE ME dan istri Hj Nurlena. Di-support Ketua Panitia HUT ke-128 Balikpapan dr Andi Sri Juliarty atau dr Dio bersama panitia lainnya. Hadir pula istri wakil walikota terpilih Ny Bagus Susetyo.

Event itu menyiapkan dua kategori 5K dan 12,8 K yang menyesuaikan HUT ke-128. Selain walikota, forum komunikasi pimpinan daerah (forkompimda) ikut berbaur. Mereka semua berlari dan saling merajut silaturahmi

“Balikpapan Running 2025 tak hanya sarana olahraga untuk sehat tetapi merajut silaturahmi antarwarga dan jadi gaya hidup masyarakat,” kata Walikota sesaat sebelum flag off bersama forkompimda.

Walikota dan istri ikut lari. Itu dilakukan demi memberi spirit warga. Tentu, keduanya bukan runner meskipun menyentuh garis finish atau finish line. Dan, merasa puas hanya tak dapat reward. Tujuannya, sehat, silaturahmi dan fun.
Khusus untuk Porkompimda jalurnya pendek dari balaikota, Tugu Australia, Lapangan Merdeka dan finish ke balaikota kembali.
“Kita memberi spirit peserta. Tapi lari juga lho. Hanya, sifatnya fun saja dan yang penting cetar dan lemak terbakar,” kata dr Dio yang suaminya dr Aspiannor juga ikut lari.
Saya tak ikut 12,8 km. Karena itu berat, hanya diikuti oleh mereka yang runner dan rutin latihan. Di jalan, seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) ikut lari. Bahkan, Sekretaris Kota (Sekkot) Muhaimin dan istri, Asisten I Zulkifli dan istri, Asisten II Andi Yusri pun berlari dan sesekali berjalan.

Sahabat saya Andi Welly, H Achmad Kamaluddin, Syarifuddin pun ikut kategori 5 K. Karena, katanya untuk fun-fun saja. “Kalau ikut 12,8 K mungkin Magrib baru sampai finish,” kelakar Andi yang akhirnya juga finish
Jika tak terbiasa, atau baru berlari 5 km, tentu variasi waktu finishnya. Dari 32 sampai 16 menit yang merupakan waktu terbaik. Bahkan, sebagian peserta ada yang tak terbiasa. “Ini finish juga nggak ya. Lari atau jalan nanti yang 2,5 kilometer saja,” komentar Helmi Hasbullah, kepala perizinan di gate start sesaat sebelum berangkat.

Walikota dan istri bersemangat. Termasuk forkompimda dan pejabat OPD serta warga lainnya. Mereka lari bukan untuk mencapai prestasi tetapi demi silaturahmi. Guyonan pun sering terjadi di setiap langkahnya. Jalurnya memutar kawasan Melawai balik ke pemkot.
Untuk 12,8 km Lintasannya, Balaikota menuju Monpera, Melawai, Pasar Baru, Tugu Beruang Madu hingga putaran SPN Polda Kaltim Stal Kuda dan ke balaikota. Yang 5 K dari balaikota, Monpera, Lapangan Merdeka, Melawai kembali ke balaikota.

“Nggak usah dipaksa, jika tak mampu berlari lebih baik berjalan saja. Nanti, pulang minta urut suami atau istri jadinya,” kelakar istri walikota, Hj Nurlena Rahmad yang ikut berlari tetapi sesekali jalan kaki.
Acara itu diyakini diikuti 1.280 runner. Tetapi, menurut Reval sang master ceremony (MC) menjadi 1.282 ditambah dirinya dan rekan duetnya. Dan, doorprizenya ada 8 sepeda motor dan lainnya.
“Terimakasih warga kota. Mari kita jadikan momentum HUT ke-128 untuk terus merajut kebersamaan, rukun dan kompak membangun Balikpapan,” ujar Walikota.
Balikpapan Running 2025, sejatinya kata walikota membuat warga sehat untuk kemudian bersinergi membangun kota dalam wujud harmoni berkelanjutan.

Setiap kategori hadiah berbeda. Totalnya sekitar Rp20.500.000. Dan yang dipilih terbaik 1 sampai 3 untuk dua kategori 12,8 K dan 5 K.
Mereka yang juara adalah Putra juara I, Lauri (7173) 46,5 menit, Juara II, Daniel (7415) 49,18 menit, Juara III, Wira (7037 50,03 menit. Putri juara I Ani Nagita (7271) 60,18 menit, Juara II, Thalita (7189) 60,18 menit dan juara III Jamilah (7196) 60,22 menit (untuk kategori 12,8 K).
ARLIDA PUTRI
Suasana makin adem, ketika dara cantik Arlida Putri tampil di panggung menghibur peserta yang menunggu doorprize yang diiringi band lokal Teras Kaca. Penyanyi dangdut asal Sidoarjo ini memukau. Paras ayunya membuat pelari pria merapat ke panggung. Lagu-lagu hit berbahasa Jawa pun dilantunkan.

“Ubur-ubur ikan lele, sawer le,” teriak penyanyi yang bergelar The Queen of The Nyoh karena sering mengucapkan Nyoh jika di panggung.
Arlida berkali-kali mengajak walikota dan istri naik stage nyanyi bersama. Tetapi, forkopimda diajak pun tak mau. Sehingga, lagu-lagu yang dilantunkan Arlida membuat suasana makin ‘panas’ lewat jogetan.
SAWERAN
Sejak awal, sebenarnya walikota-istri ingin nyawer. Itu adalah kebiasaannya di mana saja. Apalagi ada yang joget dan bernyanyi. Tetapi, niat baik walikota bersedekah maju ke depan panggung, justru membuat heboh dan sulit bergerak.

Ajudan dan pengawal pribadi (walpri) dari unsur kepolisian hingga kerepotan. Karena, jumlah manusia yang berada di lingkaran walikota begitu banyak. Terpaksa, uang yang diberikan satu per satu dilepaskan ke udara. Dan walikota pun berjoget asyik bersama sekda dan warga.

Itulah suasana Balikpapan Running 2025. Tahun depan walikota berjanji akan membuat lagi acara yang komunitas runner-nya di Balikpapan ini luar biasa seperti Indo Runners, RIOT, Beep Beep Runners, The Runners Balikpapan, Bisnis Muda Run Balikpapan, 910Runners, Globalsport Balikpapan, Borneo Camp Adventure dan lainnya. Salam sehat, Harmoni Berkelanjutan.***
*) Wk Ketua Media Online Provinsi Kaltim













