TINTAKALTIM.COM-HM Arsyad Cannu, telah mendapat kekuatan hukum tetap (incracht) yang sah menjadi Ketua Umum (Ketum) Markas Besar (Mabes) Laskar Merah Putih (LMP). Ini setelah, 27 April 2022 keluar putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak keseluruhan kasasi yang diajukan tergugat I Kementerian Hukum dan HAM dan tergugat II intervensi (Adek Manurung).
Sebelumnya, HM Arsyad Cannu juga pada Kamis (3/11/2021) memenangkan perkara banding yang diputuskan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Di mana kisruh kepemimpinan di LMP itu diawali dari perkara gugatan oleh Ketum LMP HM Arsyad Cannu hasil Musyawarah Majelis Tinggi Dewan Pendiri di Balikpapan Kaltim, 3-5 November 2019 dan gugatannya diajukan ke PTUN Jakarta 23 Desember 2020 lalu.

“Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Inilah negara hukum yang punya ketentuan hukum. Di penghujung bulan Ramadan ini, tentu penolakan kasasi menjadi berita baik bagi seluruh pengurus LMP di semua tingkatan. Inilah usaha dan perjuangan yang dilandasi dasar-dasar kebenaran,” kata Arsyad Cannnu dalam keterangan persnya, Kamis (28/04/2022). Hadir dalam acara itu Wasekjen I Mabes LMP Herwin Fatahuddin dan pengurus lainnya.
Atas penolakan kasasi itu, Arsyad Cannu mengucapkan terimakasih kepada seluruh anak bangsa dewan pendiri dan para kader LMP dari Sabang hingga Merauke.
Arsyad lalu membacakan putusan MA pada 27 April 2022 dengan nomor register 257/G/2022/PTUN.JKT dengan pemohon 1. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. 2. Intervensi dan termohon/terdakwa Muhammad Arsyad Cannu. “Amar putusannya, pemohon kasasi I dan pemohon kasasi II (Adek Erfil Manurung) ditolak,” ucap Arsyad Cannu lantang di hadapan wartawan.

Penolakan kasasi MA itu, Arsyad Cannu yang sebelumnya memenangkan putusan PTUN, kini diperkuat dengan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia yang menolak kasasi pemohon 1 dan 2.
Menurut Arsyad, di akhir Ramadan dan nantinya saat Idul Fitri seluruh umat Islam di dunia mencapai kemenangan. Ini juga ditunjukkan kader LMP se-Indonesia yang berjuang sejak 2019. “Kita telah berjuang bersama-sama. Hari ini, demi mengangkat nama baik Laskar Merah Putih, kita juga telah meraih kemenangan besar. Kita patut bersyukur pada Allah atas putusan MA ini,” jelas Arsyad tegas.
BERSATU LAGI
Dalam keterangannya, Arsyad juga mengimbau kepada seluruh anggota yang sebelumnya masih berseberangan baik ditingkat markas besar, markas daerah dan markas cabang untuk bersatu kembali.
“Di bulan Ramadan ini, dengan sangat tulus dan ikhlas, kami dengan tangan terbuka mengajak saudara-saudara untuk bergabung dan bersatu dengan LMP yang sah. Ayo kita bahu-membahu membesarkan LMP demi kejayaan Indonesia dan majunya masyarakat di seluruh Indonesia,” katanya.

Arsyad juga menjelaskan, setelah putusan MA, ia memiliki program besar yakni melakukan harmonisasi, sinkronisasi serta koordinasi dengan sejumlah mitra yakni TNI-Polri dan seluruh pihak yang tetap menjunjung tinggi kecintaan tanah air. “LMP ini ormas besar di Indonesia yang merupakan milik anak bangsa berjiwa nasionalis dengan semangat patriotisme dan berbuat untuk negara,” kata Arsyad.
Arsyad Cannu dan seluruh kader se-Indonesia, terus ingin menggalang persatuan dan kesatuan komponen anak bangsa dalam komitmen kebangsaan demi keutuhan NKRI. Karena bagi Arsyad dan seluruh kader, NKRI harga mati demi kedaulatan bangsa dan panji-panji merah putih

Arsyad Cannu lalu mengenalkan prinsip yang harus terus digelorakan untuk membesarkan Ormas Laskar Merah Putih yakni: “Tidak perlu satu darah untuk menjadi saudara, tidak perlu satu suku untuk menjadi saudara, bahkan tidak perlu satu agama untuk menjadi saudara, karena kita semua adalah bersaudara dalam bingkai NKRI”.
Di akhir pidato hasil penolakan kasasi MA itu, Arsyad mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada dewan pendiri, badan pengurus Mabes LMP, badan pengurus markas daerah dan markas cabang di seluruh Indonesia atas loyalitas, doa dan dukungannya selama ini.
“Mensyukuri hasil keputusan MA dan menyambut Idul Fitri, saya HM Arsyad Cannu atas nama pribadi dan keluarga serta sebagai Ketua Umum Mabes Laskar Merah Putih, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H, minal aidin wal faidzin. Mohon Maaf Lahir dan Bathin,” pungkas Arsyad Cannu. (gt)













