• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, March 15, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home tintaBUDAYA

Meriah, Festival Mooncake Vihara Maitreya

by admin
September 9, 2019
in tintaBUDAYA
0 0
0
Meriah, Festival Mooncake Vihara Maitreya

MOONCAKE: Festival Mooncake memberi nuansa keceriaan bagi pengunjung

0
SHARES
410
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Penulis: Munir Asnawi

TINTAKALTIM.COM-Festival Mooncake 4 olahan Maha Vihara Sejahtera Maitreya Samarinda yang berlangsung selama tiga hari, yang berakhir Minggu (8/9) malam tadi sedikitnya dipenuhi 25 ribu pengunjung. Di puncak acara, Barongsay Ghung Thong Samarinda menjadi juru kunci dari seluruh rangkaian acara.  

Festival yang dalam bahasa Mandarin disebut Zhong Qiu  Jie pada tahun 2570  di vihara terbesar di Kaltim itu, menampilkan berbagai kegiatan, di antaranya, festival makanan vegetarian, menerbangkan lampion, paduan suara Borneo Kantata, tampilnya pesuling handal Gus Teja, tarian tradisional Tionghoa oleh kelompok Dewa Dewi, serta berbagai lomba.

Perayaan pertengahan musim gugur memuja Dewi Bulan, Chang E  di Buddhist Centre Samarinda itu, dikunjungi berbagai lapisan etnis yang berdatangan dari berbagai penjuru Kaltim. Selain menyaksikan aneka rupa gelaran, warna-warni lampion, mereka juga ikut menikmati kuliner bercitarasa nusantara bebas dari hewani.

Akin Sudharta melepas lampion

Pandita Hendri Suwito saat ditemui menyebutkan, festivaL yang awal mulanya dimulai pada  zaman Dinasti Xia dan Shang (2000-1600 SM) itu, kini di Kota Tepian Samarinda sudah digelar untuk kali ke-4 dan telah masuk kalender event Kota Samarinda.

“Mooncake menjadi kegiatan tahunan vihara. Sekarang untuk yang keempat kalinya,”  sambung dia.

Tapi, ujar dia mengingatkan, bagi mereka yang sehari-hari berpola hidup vegetarian, bisa menikmati kuliner sehat itu di Monumen Dunia Satu Keluarga Maha Vihara Sejahtera Maitreya di pojok kiri vihara. “Soal rasa saya jamin lah,” pujinya.

Pandita yang selalu tampil rapi ini membanggakan, Maha Vihara Sejahtera Maitreya sudah masuk pula satu dari empat belas destinasi wisata. Vihara ini, ditetapkan Pemkot Samarinda menjadi destinasi religi bersama dengan Islamic Centre.

“Kami bersyukur, vihara bukan hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga menjadi salah satu tempat kunjungan wisatawa di Samarinda. Inilah  sumbangan kami,” imbuhnya.

Terbukti, katanya, jumlah pengunjung yang datang ke festival  mooncake pada setiap tahun makin banyak. Dan yang juga membuat dia bangga, festival yang dimulai pada pukul 18.00 hingga 22.00 mendapat dukungan semua pihak, termasuk warga sekitar vihara.

“Kami libatkan warga sekitar. Mereka dengan sepenuh hati membantu,” puji dia.

Action bareng setelah hadiri acara

Ditanya, mengapa perayaan kali ini mendahului kalender? Pandita Hendri Suwito menjelaskan, pada tiga perayaan yang lalu, puncaknya selalu pada hari kelima belas bulan delapan, sesuai kalender Tionghoa. Kali ke-4 ini, sengaja dimajukan, tetapi tidak mengurangi makna perayaan hanzi atau pinyin untuk sebutan festival kue bulan itu.

Nanti, katanya, pada malam hari kelima belas bulan delapan pada saat purnama penuh, kami fokus pada kegiatan ibadah agar umat bisa beribadah dengan sungguh-sungguh. “Kan, beberapa hari sebelumnya umat sudah berfestival, termasuk juga membagi-bagi kue bulan kepada sanak keluarga, sebagai mana kebiasaan di masa lalu,” kata lelaki berkacamata itu.

Pandita mengatakan, bercermin pada kegiatan terdahulu, sementara ada yang beribadah di lantai satu vihara dan ada yang terlibat dalam kegiatan festival di lantai dasar, di Monumen Dunia Satu Keluarga dan pelataran vihara, sehingga kegiatan ibadah terganggu.

Acara meriah, pengunjung bergairah

Selain itu, katanya, kami mengundang siapapun untuk ikut terlibat dalam pearayaan yang tidak termasuk dalam kegiatan ibadah ini. “Festival ‘kan kami buka untuk umum. Warga bisa merayakan bersama. Coba dilihat, bukan hanya warga thionghoa yang merayakan, tetapi juga lintas entis, suku, agama dan bangsa ikut hadir.

“Ya dua pertimbangan itu. Fokus festival karena melibatkan warga dan fokus ibadah untuk umat budha. Supaya ibadah umat budha tidak terganggu, festival kami ajukan, begitulah,” jelas dia.  (***)

SendShareTweet

Related Posts

Heboh, Lomba Fashion PTB, Rizal: Warga Tionghoa Jaga Kesolidan dan Kompak
tintaBUDAYA

Heboh, Lomba Fashion PTB, Rizal: Warga Tionghoa Jaga Kesolidan dan Kompak

October 8, 2019
Action di Tangga, ‘Cantik’ dan Unik, Batik Balikpapan Lebih Enerjik
tintaBUDAYA

Action di Tangga, ‘Cantik’ dan Unik, Batik Balikpapan Lebih Enerjik

October 2, 2019
On-On di Phoenix Hill Sambil Memandang Sanya
tintaBUDAYA

On-On di Phoenix Hill Sambil Memandang Sanya

September 25, 2019
Pengantin Lima Menit, Gadis Miao dan Eric Tersipu
tintaBUDAYA

Pengantin Lima Menit, Gadis Miao dan Eric Tersipu

September 25, 2019
Sanya, Kota Miss World Menawan di Hainan
tintaBUDAYA

Sanya, Kota Miss World Menawan di Hainan

September 24, 2019
Majukan Taichi Balikpapan, Hendra Lie Ketuai Adyti
tintaBUDAYA

Majukan Taichi Balikpapan, Hendra Lie Ketuai Adyti

September 24, 2019
Next Post
Bayar Online Tagihan PDAM, Tepat Waktu dan Mudah

Bayar Online Tagihan PDAM, Tepat Waktu dan Mudah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

AMPG Balut Ciptakan Rasa Salut ke Warga. Bacaleg Golkar Ramai-ramai Bagi Takjil Ramadan

AMPG Balut Ciptakan Rasa Salut ke Warga. Bacaleg Golkar Ramai-ramai Bagi Takjil Ramadan

April 8, 2023
Charles Ekspansi 28 Coffee di Kilo. Menawarkan WFC, Sambil Kerja, Belajar dan Nongkrong

Charles Ekspansi 28 Coffee di Kilo. Menawarkan WFC, Sambil Kerja, Belajar dan Nongkrong

July 24, 2025
Rampcheck, Jadikan Awareness Pengemudi untuk Selamat. Sudarmaji: Jika Celaka, Mereka Tulang Punggung Keluarga

Rampcheck, Jadikan Awareness Pengemudi untuk Selamat. Sudarmaji: Jika Celaka, Mereka Tulang Punggung Keluarga

May 29, 2024
Kapolres: Masyarakat Juga Berperan Amankan Pilkada. Polres Kutim Gelar Pasukan OMP 2024

Kapolres: Masyarakat Juga Berperan Amankan Pilkada. Polres Kutim Gelar Pasukan OMP 2024

August 25, 2024
Ketua PIKI: Nail Art Wajib Jaga Kualitas dan Higienis. Kedepan Semua Salon Sertifikat BNSP

Ketua PIKI: Nail Art Wajib Jaga Kualitas dan Higienis. Kedepan Semua Salon Sertifikat BNSP

May 25, 2025
Rahmad: Jangan Rayakan Berlebihan, Tunggu KPU. Ucapkan Terimakasih ke Semua Pihak, Rahmad-Thohari Milik Balikpapan

Rahmad: Jangan Rayakan Berlebihan, Tunggu KPU. Ucapkan Terimakasih ke Semua Pihak, Rahmad-Thohari Milik Balikpapan

December 10, 2020
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines