• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Monday, March 16, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Belajar Keimanan dari Penjual Sate, Keliling 20 Tahun Mengais Rezeki

by admin
November 15, 2022
in Kanal
0 0
0
Belajar Keimanan dari Penjual Sate, Keliling 20 Tahun Mengais Rezeki

TAK TERTUKAR: Bagi Misbah, keliling 20 tahun menjadi penjual sate adalah proses hidup untuk yakin Allah mendatangkan rezeki

0
SHARES
490
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Catatan: H Sugito SH

TINTAKALTIM.COM-Penjual sate bisa jadi ibrah (pengalaman hidup). Terkadang biasa tetapi jika kita cermati ada secercah ‘mata kuliah’ iman di dalamnya. Kita tahu, penjual sate banyak orang Madura. Percaya atau tidak, kadang sering membalikkan logika dan cara pandang kita. Ia memberi bahan ajar pada kehidupan kita tentang rezeki.

Saya menemukan pengalaman itu saat beli sate. Penjualnya bernama Misbah (56). Anaknya 3 orang sudah menikah semua. Ia berjualan sate selama 20 tahun. Dan jualannya muter-muter saja dengan jarak yang dekat.

Mengendarai sepeda motor butut. Misbah keluar rumah jualan sate setiap pukul 16.00 Wita. Jalurnya, Kompleks BPD, Kompleks Pertamina Batu Butok, Tepian Gunung IV, Kompleks BTN dan kisaran Perumnas.

“Yang penting usaha, yakin saja pasti ada pembelinya. Wong rezeki itu Allah yang mengatur. Gitu toh,” cerita Misbah yakin akan usaha jualan satenya saat melayani konsumen.

Ada kekuatan utama yang saya lihat. Misbah selalu berprasangka baik dengan Tuhan. Jawabannya kalau ditanya enteng-enteng saja. Santai, tanpa beban dan dibumbui senyum. “Insya Allah, Tuhan itu tahu kalau orang usaha pasti ada hasilnya. Sudah usaha tapi belum berhasil ya belum rezeki,” ujarnya.

Justru, prasangka baik Misbah kepada Tuhan ternyata jadi pelajaran keyakinan. Kun Fayakun, jadilah ia pedagang sate yang selalu habis dagangannya. Jika gunakan akal sehat, kompetisinya tak masuk akal, begitu banyak penjual sate di sejumlah tempat tapi dagangannya selalu laris-manis.

Saya menyukai sate racikannya. Bumbunya kacang kental dan renyah di lidah. Tidak pedas, juga tidak terlalu asin. Kata sebagian penikmat kuliner (foodies), bumbu sate Misbah paling joss.

Saat ditemui, Misbah berada di sekitar RT 38 Kompleks BTN dekat dengan rumah H Hardi. Ia adalah haji yang membangun kompleks BTN. Saat itu, media ini seolah ‘ngidam’ sate Pak Misbah. Hanya, ia sudah terlampau jauh. Untung saja, bisa dikenali jejaknya lewat bel kecil krincing-krincing terdengar di kejauhan.

Misbah, santai. Ia terkesan cuek berdagang sate lewat caranya. Tak takut dengan era digital. Justru, dagangannya alami. Saat berdagang, ia nggak memerlukan strategi marketing atau riset.

Kita belajar iman dari Pak Misbah. Keimanannya punya level kedahsyatan tersendiri. Jati dirinya seolah sudah ada pada perjanjian dengan Tuhan. Sehingga, Misbah yang asli Bangkalan itu, imannya polos. Ia rasional memahami Tuhan, dan jiwa pekerja kerasnya yang mampu mendatangkan rezeki.

Misbah, contoh manusia yang tidak khawatir dan cemas kaitan rezeki. Terkadang, kita sering beprasangka buruk dengan Tuhan, sehingga jika tak dapat rezeki yang disalahkan Tuhan. Padahal, rezeki itu sudah diukur  manusia satu dan lainnya.

Sejumlah orang sering beprasangka dan ngedumel dalam hati.  Ada orang, jarang ibadah, malas salat tetapi rezekinya lancar.  Belajar dari Misbah penjual sate tadi, bahwa rezekinya sudah dijamin Allah.

Tak perlu iri atau dengki dengan siapapun atas harta yang dimilikinya. Padahal, mereka tidak taat dengan Allah. Kata Ustaz Abdul Somad, itu adalah ‘jebakan Allah’ atau istidraj. Kesenangan dan nikmat Allah atas orang yang lupa Tuhannya itulah istidraj.

Ingat! Banyak orang-orang yang melimpah hartanya dan kaya-raya tetapi tiba-tiba dalam waktu sekejap, Allah memberinya  musibah dan semua kesenangan dan kenikmatannya hilang. Sehingga, syukuri apa yang ada sekarang.

Senyum, yakin Allah mengatur rezeki Misbah

Rezeki itu bukannya uang saja, tetapi kesehatan, keluarga bahagia dan banyak sahabat serta selalu menebar kebaikan di mana saja, itulah rezeki Allah. Sebab, rezeki tidak tertukar.

Kata sahabat saya: Lebih baik bisa minum teh dengan singkong dan berbaur dengan teman-teman di alam terbuka, daripada harta melimpah dan kaya-raya tetapi harus mendekam dalam penjara dan sedih tiada tara.

Meski kata bijak rezeki tidak tertukar itu masih ada yang mendebatnya. Sahabat saya kaya-raya, hartanya bergelimang diperoleh dari usaha. Tapi, ada juga  yang sejak lahir sudah harta melimpah. Ada yang kerja siang-malam rezekinya seret.

Ingat, rezeki manusia telah dijamin Allah. Hadistnya: Dari Bukhari Muslim bahwa Allah  telah mencatat takdir setiap makhluk 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi. Jadi yakin saja seperti Misbah si penjual sate.

Kita harus iri dengan kehidupan Misbah, si penjual sate: Ia berangkat pukul 16.00 Wita. Saat Magrib tiba ia salat di mana masjid terdekat.  “Jualan sate itu dunia tetapi salat untuk akhirat,” ujarnya singkat.

Saat itu saya belajar dari kehidupan Misbah. Ketika  saya membeli 10 cucuk, ternyata ada yang borong 25 cucuk. Sehingga, sate Pak Misbah tinggal sedikit; “Saya membawa sate cuma 300 cucuk setiap hari. Tetapi Alhamdulillah selalu habis. Sebab, rezeki itu ada di langit bukan di bumi. Maksudnya, kalau bersyukur, Allah pasti beri rezeki Mas,” sambil berucap terimakasih seraya memberikan pesanan saya yang 10 cucuk sate.

Terakhir: Rezeki itu milik Allah, makin kita ikhlas memberi kepada orang lain, Insya Allah dimudahkan rezeki kita. Sebab, Allah memberi rezeki kepada siapapun  yang dikehendaki tanpa batas.**

SendShareTweet

Related Posts

Helikopter Dandim Ditembak OPM (Cerita saat 2 Tahun Tugas di Puncak Jaya Papua)
Kanal

Helikopter Dandim Ditembak OPM (Cerita saat 2 Tahun Tugas di Puncak Jaya Papua)

March 16, 2026
PTMB Pastikan Pasokan Air Aman saat Ramadan
Kanal

PTMB Pastikan Pasokan Air Aman saat Ramadan

March 15, 2026
PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran
Kanal

PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran

March 15, 2026
Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi
Kanal

Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi

March 15, 2026
2026, Ada 12 Ribu Sambungan Baru. PTMB Sehat, Produksi Air Naik Drastis
Kanal

2026, Ada 12 Ribu Sambungan Baru. PTMB Sehat, Produksi Air Naik Drastis

March 15, 2026
PTMB Ganti 32.500 Water Meter Pelanggan. Dirut: Gratis, Demi Akurasi Pengukuran Air
Kanal

PTMB Ganti 32.500 Water Meter Pelanggan. Dirut: Gratis, Demi Akurasi Pengukuran Air

March 15, 2026
Next Post
28 Coffee Balikpapan, Tempat Nongkrong dan Interior Nyaman. Soegianto: Recommended, Banyak Colokan dan Buat Mager

28 Coffee Balikpapan, Tempat Nongkrong dan Interior Nyaman. Soegianto: Recommended, Banyak Colokan dan Buat Mager

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Tim Inventarisasi Aset Kariangau Dibentuk. Elba Ketua, Agung Minta Kerja Kolektif

Tim Inventarisasi Aset Kariangau Dibentuk. Elba Ketua, Agung Minta Kerja Kolektif

November 20, 2024
Arsyad Cannu Bagikan Puluhan Ribu Sembako. LMP Peduli Corona, Road Show ke-23 Mada di Indonesia

Arsyad Cannu Bagikan Puluhan Ribu Sembako. LMP Peduli Corona, Road Show ke-23 Mada di Indonesia

May 1, 2020
Warga Tionghoa Asal Balikpapan Majukan Desa Bali Xinglung

Warga Tionghoa Asal Balikpapan Majukan Desa Bali Xinglung

September 22, 2019
Dirut: 2025, PDAM Kondisi Sehat. Tahun 2027, Ada 1.000 Liter per Detik Disiapkan untuk Masyarakat

Dirut: 2025, PDAM Kondisi Sehat. Tahun 2027, Ada 1.000 Liter per Detik Disiapkan untuk Masyarakat

January 9, 2025
Kiprah Suharti, Jadikan Koperasi Solusi Keluarga. Dipercaya 25 Tahun Membantu Wanita Kesulitan dan UMKM

Kiprah Suharti, Jadikan Koperasi Solusi Keluarga. Dipercaya 25 Tahun Membantu Wanita Kesulitan dan UMKM

December 4, 2021
Berturut-turut, PTMB Raih Zero Accident Award. Dirut: K3 Jadi Gaya Hidup dan Lindungi Karyawan

Berturut-turut, PTMB Raih Zero Accident Award. Dirut: K3 Jadi Gaya Hidup dan Lindungi Karyawan

December 13, 2025
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines