• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Saturday, October 24, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani

by admin
September 9, 2026
in Kanal
0 0
0
Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani

GRAHA INDAH: Tiga Pilar Kelurahan Graha Indah selalu sinergi menyelesaikan masalah di lingkungannya secara kekeluargaan dan penyelesaian keamanan, ketertiban secara indah

0
SHARES
27
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Tiga Pilar! Sinergi unsur abdi negara di tingkat kelurahan. Mereka terdiri dari Bhabinkamtibmas (polri), Babinsa (TNI) dan lurah. Tugasnya serap aspirasi dan jaga keamanan. Itulah yang dilakukan ketiga unsur ini di Kelurahan Graha Indah Balikpapan Utara

Bergeraknya door to door  lewat patroli rutin berkeliling area Graha Indah melakukan pendekatan humanis yang orientasinya mencari penyelesaian masalah warga secara damai dan indah.

Windoko dan Wempi selalu sinergi

“Kita istilahnya bekerja itu ’25 jam’, tengah malam pun jika diperlukan koordinasi tiga pilar turun lapangan. Semuanya demi mencari penyelesaian masalah terbaik dan indah  (problem solving),” kata dua unsur tiga pilar Aiptu Ardian Wempi Antariksa (polri) dan Serka Windoko (TNI) menjelaskan  tugasnya di Kelurahan Graha Indah Balikpapan, Provinsi Kaltim saat menghadiri acara di Convention Hall Hotel Platinum, belum lama ini

Patroli terus dilakukan, bahkan yang terbaru di musim kemarau memasang spanduk Stop Karhulta (Kebakaran Hutan dan Lahan Guna) untuk mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran sebagai tindakan mitigasi. Sebab, itu juga kebijakan Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, Walikota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud SE ME dan unsur lainnya

Selalu kompak, bekerja untuk warga

“Tiga Pilar Graha Indah ini kompak. Termasuk Pak Lurah Muhammad Arif Rachman.  Kita saling sinergi dan koordinasi, apalagi di musim kemarau, tentu yang harus dicegah dan diingatkan warga membakar sampah. Jadi, turun sambil ingatkan warga dan ketua RT untuk ikut mengimbau,” kata Wempi dan Windoko

Tak hanya edukasi kaitan mencegah kebakaran, Tiga Pilar Graha Indah kata Wempi, terus bergerak masif. Segala ambang gangguan dilakukan sebelum terjadi gangguan nyata. Sebab, itulah peran sangat krusial melalui tindakan preventif

Kondisi kerawanan katanya, bisa muncul berbagai faktor. Bisa ekonomi, kurangnya kesadaran atau masuknya ‘tamu tak diundang’ dari luar wilayah yang bikin gaduh. Sebab, dampaknya bisa saja tawuran, perkelahian bahkan curanmor.

“Balikpapan Utara itu daya jangkau areanya paling luas di Balikpapan. Sehingga, peran Tiga Pilar harus dapat memfasilitasi mediasi warga serta mengatasi masalah lainnya,” tambah  Windoko

Bagi Windoko, unsur TNI itu bergeraknya pendekatan teritorial, meredam gejolak awal secara humanis dan ikut memetakan kerawanan wilayah.

“Kata kunci, warga tidak boleh bergerak secara individu. Koordinasi dengan tiga pilar dan RT jika ada persoalan, sebab menghindari main hakim sendiri. Karena, tiga pilar berupaya semaksimal mungkin sejumlah  perkara yang ringan bisa diselesaikan dengan metode restorative jusctice atau penyelesaian kekeluargaan (RJ),” jelas Windoko dan Wempi

KASUS TANAH

Wempi dan Windoko menceritakan, ada hal yang perlu dipahami masyarakat, khususnya juga warga di lingkup Graha Indah. Jika ada tuntutan kasus tanah, tiga pilar fungsinya hanya sebagai fasilitator mediasi penengah konflik untuk mencari jalan damai.

“Jadi kalau ada oknum tertentu menggugat tanah dan unsur tiga pilar diminta persetujuannya, tentu tidak bisa dilakukan.  Kita bekerja bukan lembaga pemutus hukum yang bisa memaksakan kehendak hukum seenaknya,” urai Wempi dibenarkan Windoko

Dijelaskan Wempi, ada kasus tanah lalu tuntutan dilakukan pihak-pihak justru di luar kelurahan, misalnya ada klaim sepihak atau pemaksaan, sengketanya tidak bisa lalu tiga pilar setuju.

Wempi edukasi lewat audio visual

“Kalau sudah bicara alas hak (legalitas), itu diselesaikan di ranah hukum formal ke pengadilan. Sekali lagi, tiga pilar bekerjanya mencari solusi damai bukan di bawah tekanan (under pressure),” jelas Wempi dan Windoko

Wempi dan Windoko juga prihatin, di Graha Indah sering terjadi  kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan unsur tiga pilar bagaimana melakukan pencegahan dan perlindungan korban.

Jika sudah mengancam kekerasan jiwa dan fisik, disarankan untuk ikut jalur hukum. “Tiga pilar mencari solusi mediasi sebaik mungkin. Tapi, biasanya kedua belah pihak ngotot dan berkeras enggan dimediasi.  Jika itu terjadi, maka kita arahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) di Polres atau Polda,” jelas Wempi

Biasanya tiga pilar kata Wempi, memanfaatkan jaringan RT dan kader pemberdayaan perempuan (PKK),  polanya pemantauan dan jika ada kekerasan maka tiga pilar bertindak cepat untuk meredam konflik fisik di tempat kejadian.

“Kalau KDRT itu,  kita menyelesaikan dengan cara non-litigasi  lewat mengedepankan jalur musyawarah dan memberikan edukasi. Jika ternyata korban menolak mediasi, tiga pilar langsung mengalihkan penanganan ke jalur hukum saja,” jelas Wempi yang berkali-kali Tiga Pilarnya mendapat penghargaan dari berbagai instansi termasuk dirinya secara individu kaitan kinerja.

Disebutkan Wempi, tiga pilar bekerja atas dedikasi menjaga keamanan, ketertiban dan pelayanan di masyarakat. Mereka bersiaga penuh tanpa mengenal batas waktu demi menangani berbagai dinamika di lapangan

“Makanya 25 jam itu, siap siaga 24 jam penuh ditambah 1 jam bonus fleksibilitas jika ada keadaan darurat. Lalu, sering merogoh kocek sendiri jika diperlukan penanganan instan,” curhat Wempi menggambarkan kerja tiga pilar itu. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Tok! 950 Atlet dan Pelatih Porprov Dilepas 10 November. ‘Atlet Siluman’ Dieliminasi, Gasali Ingatkan Regulatif
Kanal

Tok! 950 Atlet dan Pelatih Porprov Dilepas 10 November. ‘Atlet Siluman’ Dieliminasi, Gasali Ingatkan Regulatif

October 18, 2026
Satpam Boleh Gunakan Borgol saat di Wilayah Kerja. Dirbinmas: Jangan Buat Malu dan Arogan Bertugas
Kanal

Satpam Boleh Gunakan Borgol saat di Wilayah Kerja. Dirbinmas: Jangan Buat Malu dan Arogan Bertugas

October 16, 2026
Kapolda Kaltim Bakal Jadi Ketum AAFI. Dilantik 21 Oktober, Punya Kapasitas Anti-Fraud Dunia
Kanal

Kapolda Kaltim Bakal Jadi Ketum AAFI. Dilantik 21 Oktober, Punya Kapasitas Anti-Fraud Dunia

October 15, 2026
Imigrasi Balikpapan ‘Kepo’ Perketat Wawancara. Cegah Sindikat TPPO, Penolakan Paspor Bisa Terjadi
Kanal

Imigrasi Balikpapan ‘Kepo’ Perketat Wawancara. Cegah Sindikat TPPO, Penolakan Paspor Bisa Terjadi

October 12, 2026
‘Margomulyo Family’ Buka Hambatan Komunikasi. LPM-Ketua RT Guyub di Acara Gathering
Kanal

‘Margomulyo Family’ Buka Hambatan Komunikasi. LPM-Ketua RT Guyub di Acara Gathering

October 11, 2026
Imigrasi Balikpapan Dapat Nilai ‘Sangat Baik’ SKM. SIMITRA Layani IKN, WNA Dipantau SEPINGGAN
Kanal

Imigrasi Balikpapan Dapat Nilai ‘Sangat Baik’ SKM. SIMITRA Layani IKN, WNA Dipantau SEPINGGAN

October 10, 2026
Next Post
BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang  Aliran Airnya

BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang Aliran Airnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Sekjen: Bayan Open 2026, Benchmark Pembinaan Atlet. Sirnas C Peluang Kaltim untuk Pelatnas

Sekjen: Bayan Open 2026, Benchmark Pembinaan Atlet. Sirnas C Peluang Kaltim untuk Pelatnas

August 25, 2026
Ada Uang Mainan dan ‘Kupu-Kupu’. Ali Umbri: Itu Gerakan Hati dari Warga Bersedekah

Ada Uang Mainan dan ‘Kupu-Kupu’. Ali Umbri: Itu Gerakan Hati dari Warga Bersedekah

January 29, 2026
Rahmad Minta Warga Terus Jaga Kesehatan. Doakan yang Covid Sembuh, Minta Maaf Jamaah Maulid Dibatasi

Rahmad Minta Warga Terus Jaga Kesehatan. Doakan yang Covid Sembuh, Minta Maaf Jamaah Maulid Dibatasi

November 4, 2020
Hindari Konflik, Jangan Bertindak Sendiri. Lugito: Ajak 3 Pilar Selesaikan Masalah

Hindari Konflik, Jangan Bertindak Sendiri. Lugito: Ajak 3 Pilar Selesaikan Masalah

September 15, 2024
Disertasi Smart City Walikota Raih Gelar Doktor. IPK 4, Yudhi Saharuddin Jadi Penguji Akademik

Disertasi Smart City Walikota Raih Gelar Doktor. IPK 4, Yudhi Saharuddin Jadi Penguji Akademik

May 23, 2025
Santunan Jasa Raharja Tak Lebih 2 Hari. Suratno: Musibah Sriwijaya Saja Cepat, Tahun 2020 Diserahkan Rp20,3 Miliar

Santunan Jasa Raharja Tak Lebih 2 Hari. Suratno: Musibah Sriwijaya Saja Cepat, Tahun 2020 Diserahkan Rp20,3 Miliar

January 23, 2021
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines