TINTAKALTIM.COM-Rapat koordinasi (rakor) penyelenggaraan angkutan lebaran (angleb) Tahun 2026 yang digagas Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim di kantor PT Jasa Raharja Kaltim, Selasa (3/3/2026) jadi pemicu (trigger) untuk memadukan multi-stakeholders melakukan sinergi, kolaborasi, koordinasi, komunikasi dan aksi (5-SI)

Wadah itu direpons positif peserta rakor yang sekaligus jadi ajang edukasi dan sosialisasi strategi program angleb di institusinya khususnya dari sisi transportasi darat serta menyatukan program.

“Rakor ini bermanfaat. Terimakasih Pak Renhard (Kepala BPTD Kaltim-red) telah membuat acara ini. Sebab, masing-masing instansi bisa membedah dan menyampaikan rencananya. Ini bisa jadi upaya sinkronisasi di lapangan mengatasi solusi angleb,” kata Kabid Lalu-Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kaltim Heru Santosa ST MT dalam penjelasannya di rakor itu

Rakor transportasi bidang darat, biasanya hanya mengumpulkan 5 pilar keselamatan (bappeda, kemenhub, kepolisian, BBPJN, Jasa Raharja-Dinas Kesehatan), tetapi di acara itu hal-hal yang punya hubungan dengan kelancaran angleb dihadirkan.

Misalnya, kehadiran jajaran PT Pertamina Patra Niaga yang menyampaikan dukungan pasokan distribusi BBM dan LPG, menjadi informasi penting. Termasuk pimpinan Perusahaan Otobus (PO) yang menyampaikan berbagai hal kendala saat angleb juga Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim

“Kita ini sering menghadapi kendala pasokan BBM. Padahal, tujuannya melayani masyarakat. Tapi, dijatah oleh Pertamina,” kata Ferry dari PO Samarinda Lestari. Ternyata, penjatahan itu adanya SK Gubernur Kaltim untuk menjaga stabilitas ketersediaan pasokan BBM
RENSTRA ANGLEB 2026
Renhard Ronald menyampaikan rencana operasi penyelenggaraan Angleb 2026 yang dilakukan BPTD Kaltim dan pelaksanaan posko yang berjalan hingga 18 hari (13-30 Maret 2026)

Ia pun menyampaikan evaluasi Angleb 2021-2025 di Terminal Batu Ampar, Pelabuhan Penyeberangan Kariangau. Dan, menginformasikan bahwa fasilitas Terminal Tipe A Batu Ampar sudah direvitalisasi
“Toilet kita ya mengarah seperti di bandara. Dan, kita juga punya lounge eksekutif melayani penumpang angkutan antarmoda Balikpapan-IKN termasuk Banjarmasin. Ada coffee barnya, music sampai nanti kursi pijat,” jelas Renhard yang juga menambahkan penjelasan kaitan kesiapan Terminal Samarinda Seberang (SS)

Informasi lain dari BPTD Kaltim, Renhard juga menjelaskan ada flow transaksi dari konvensional ke cashless di Pelabuhan Kariangau sehingga tiketnya elektronik. “Lebih realtime, mudah dan efisien,” kata Renhard
Renhard juga membeber identifikasi masalah dan mitigasinya seperti lonjakan penumpang dan kepadatan arus, kelaikan kendaraan/kapal dan keselamatan, kemacetan dan titik rawan kecelakaan, gangguan cuaca dan faktor alam sampai kelangkaan stok BBM dan antrean di SPBU

Dari seluruh strategi kebijakan itu, Renhad membuat mitgasi seperti rampcheck sebelum dan sesudah angleb, pengawasan di terminal dan pool (untuk kelaikan kendaraan)
“Kalau mitigasi lonjakan penumpang, bisa dilakukan rekayasa lalin sampai sistem tiket online dan posko terpadu serta monitoring realtime,” ujar Renhad memberi contoh
Secara umum, rakor itu mendapat respons antusias dari peserta, sehingga jadwal acara (rundown) yang harusnya berakhir pukul 12.45 Wita tetapi sampai pukul 15.00 Wita
“Kami menyatukan multi-stakeholders dalam rakor untuk melakukan mitigasi kaitan Angleb 2026. Sehingga, pelaksanaannya di Kaltim berjalan aman, lancar, nyaman, tertib serta berkeselamatan,” kata Renhard.
Acara rakor itu, selain undangan eksternal juga dihadiri jajaran pejabat di lingkup BPTD Kaltim seperti para kepala seksi, pengawas satuan pelayanan (wasatpel) dan panitia pelaksana yang dikomandani Kasi Lalu Lintas Bagus Kuncuro Edy. (git)













