TINTAKALTIM.COM-Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim di penghujung tahun 2025 menorehkan prestasi menggembirakan. Institusi di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub ini, meraih penghargaan Penyelesaian Tindak Lanjut Laporan hasil Audit Tahun 2024 Terbaik

Penghargaan diterima Kepala BPTD Kaltim Renhard Ronald dari Inspektur Jenderal Kemenhub Arif Toha pada acara puncak Hari Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Jakarta yang dihadiri Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, Pimpinan KPK Ibnu Basuki Widodo, pejabat struktural eselon 1 Kemenhub dan undangan lainnya
Renhard Ronald menerima penghargaan pada puncak Hakordia 2025 di Gedung Karsa Kemenhub Jakarta belum lama ini. Saat menerima penghargaan, Renhard disaksikan Menhub dan pimpinan KPK. Bahkan, BPTD Kaltim satu-satunya dari 33 BPTD se-Indonesia yang meraih penghargaan itu.

Selain BPTD Kaltim, penghargaan yang sama juga diterima KSOP Kelas III Tanjung Pakis, Politeknik Pelayaran Barombong, UPBU Kelas III Sultan Bantilan
“Terimakasih kepada seluruh pegawai BPTD Kaltim khususnya juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Ini apresiasi sangat berarti dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih (good governance),” kata Renhard saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (23/12/2025)

Puncak Hakordia 2025 yang mengusung tema Satukan Aksi, Basmi Korupsi untuk Bakti Transportasi ini, juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas jajaran eselon I Kemenhub sebagai komitmen mewujudkan sektor transportasi yang bersih, transparan dan berintegritas
EFEKTIF
Dalam penjelasannya kepada media ini, Renhard menyebut, penghargaan yang diraihnya itu karena tindaklanjut rekomendasi dari Itjen Kemenhub dilakukan efektif dan akuntabel dengan mengikuti peraturan internal Kemenhub dan standar audit
“Jadi penyelesaian laporan itu diawali penerimaan laporan hasil audit. Lalu, BPTD Kaltim menerima resmi dari Itjen Kemenhub. Selanjutnya, auditi mendiskusikan rekomendasi audit untuk menyusun rencana aksi menindaklanjuti setiap rekomendasi,” urai Renhard kaitan tata kerja tindaklanjut hasil audit di BPTD Kaltim itu

Sebagai pimpinan kata Renhard, ia bersama staf menggelar rapat termasuk melibatkan pembahasan aset atau Barang Milik Negara (BMN). Dan, implementasi tindaklanjutnya, auditi melaksanakan tindakan perbaikan sesuai dengan rencana yang telah disepakati bertujuan memperbaiki kelemahan sistem pengendalian internal, meningkatkan kinerja dan memastikan kepatuhan terhadap aturan
“Jadi PPK BPTD Kaltim yang dikomandani Mas Ari Tulus bertindak sebagai auditi, melaporkan perkembangan tindaklanjut kepada Itjen Kemenhub. Selanjutnya, Itjen memantau dan mengevaluasi efektivitas tindakan perbaikan yang dilakukan,” jelas Renhard

Kerja-kerja Itjen itu jelas Renhard, sangat simultan. Termasuk melakukan verifikasi lapangan atau review dokumen memastikan rekomendasi telah ditindaklanjuti dengan benar dan tuntas
“Kita bersyukur, ternyata mencapai penyelesaian tindaklanjut yang tinggi dan dampaknya positif terhadap tata kelola pemerintahan yang baik,” jelas Renhard

Semu itu kata Renhard, karena komitmen pimpinan BPTD Kaltim termasuk kepala seksi (kasi) khususnya kasubag Tata Usaha (TU), pengawas satuan pelayanan (wasatpel) sangat kuat dalam menggerakan seluruh jajaran untuk menyelesaikan hasil audit secara serius, di atas rata-rata nasional
Secara terpisah Ari Eko Tulus menyebutkan, tindaklanjut rekomendasi hasil pemeriksaan Itjen Kemenhub itu dikerjakan secara maksimal dan BPTD Kaltim sebelum deadline sudah menyelesaikannya.
“Penghargaan yang diterima Pak Kabalai itu jadi kado akhir tahun 2025 menuju tahun 2026 BPTD Kaltim. Setidaknya bisa jadi pelecut untuk kita berbuat lebih baik lah,” kata Ari Tulus seraya tersenyum. Selamat, atas pencapaian hasil audit. Kerja bagus superteam. (gt)













