• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, March 15, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Melihat IKN dengan Masa Depan Humanis. Kopi Johny Sebut Upacara Tanda Sejarah Baru

by admin
August 17, 2024
in Kanal
0 0
0
Melihat IKN dengan Masa Depan Humanis. Kopi Johny Sebut Upacara Tanda Sejarah Baru

RASA NASIONALIS: Anwar Sadat dan Yunita hadir jadi saksi sejarah dan meneguhkan rasa nasionalisme di IKN

0
SHARES
108
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Asumsi melihat Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim itu masa depan. Sekarang, sifatnya infrastruktur dasar sehingga kebijakan reflektif dan harapan dimulai. Itu diwujudkan lewat peletakan sejarah  dengan upacara HUT ke-79 RI yang digagas Presiden Jokowi di akhir masa jabatannya.

Karena, jika melihat kekinian, pro-kontra terjadi. Tetapi, jika secara visioner yang menitikberatkan ‘masa depan humanis’ itulah IKN Nusantara sejatinya yang dibangun oleh anak negeri dan karya bangsa Indonesia.

Anwar dan Yuni bersama Pj Gubernur Kaltim

“Kami hadir dan ikut upacara itu anugerah Allah. Bukan fisik melintas perjalanan ke IKN-nya, tetapi bisa melihat sang dwi warna merah putih berkibar di bumi Kaltim saat hari sakral 17 Agustus 2024, itulah desain Allah itu,” kata Owner Kafe Kopi Johny Anwar Sadat dan Yunita Indarini yang hadir di upacara pengibaran bendera di IKN tepat pkl 11.00 Wita (mengikuti waktu detik-setik Proklamasi pkl 10.00 WIB)

Kejujuran rasa saat upacara dialami Anwar dan sahabatnya Yunita Indarini yang menjadi mitra bisnis di Kopi Johny. Darah berdesir dan mata berkaca-kaca ketika pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) mengerek bendera itu diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

“Tak ada yang pernah mengetahui, bendera pusaka yang dijahit istri mantan Presiden Soekarno itu berkibar di IKN dengan segala rangkaiannya. Itu gerakan Tuhan dan Presiden Jokowi sebagai perantara saja,” kata Anwar Sadat.

Bersama Thariq Halilintas dan istri

Pikiran masa depan Anwar itu  menerawang, karena IKN dipindah lantaran alasan melihat persoalan lingkungan di Jakarta dan sekitarnya. Sudah macet dan populasi penduduk sangat tinggi. Dan, dulu pemindahan  ibukota pun sudah digagas Presiden Soekarno pada tahun 1957 lanjut Soeharto, SBY hingga direalisasikan Jokowi.

“Nah Pak Jokowi saat ingin memindahkan Ibukota pun izin  di hadapan DPR-MPR yang jadi perwakilan rakyat yang katanya ke Kalimantan. Sekarang terwujud, ada upacara agustusnya digelar dan itu di Kaltim. Tentu, saya bangga melihat itu. Apalagi jadi saksi langsung,” urai Anwar Sadat yang lawyer mitra Hotman Paris ini.

Pemanfaatan fisik maksimal sekarang, mungkin belum sempurna. Tetapi kata Anwar, IKN dibangun untuk anak cucu, karena hingga segmen akhir tahun 2045. Tentu, jika diukur dari tahun 2024 maka sekitar 21 tahun lagi baru disebut pembangunan IKN tuntas.

“Itu sama pikiran kita dulu. Tak pernah tahu jerih parah pejuang memperjuangkan Indonesia, korban harta, pikiran dan nyawa. Dan, kita sekarang tinggal menikmati kemerdekaan. Nah, ayo berpikir positif saja mengisi kemerdekaan itu. Caranya, hargai nilai-nilai perjuangan itu dengan cara kita dan menghargai ada maksud besar dipindahnya IKN,” kata Anwar dibenarkan Yunita.

PERISTIWA SOSIAL

Dikatakan Anwar, upacara bendera  HUT  ke-79 di IKN sebagai wujud melegitimasi sejarah. Sehingga, itu harus dijadikan momentum untuk anak cucu kita nanti.  Bahwa, Jokowi pernah memimpin upacara HUT RI di IKN. Selain itu, juga melihatnya pada sisi peristiwa sosial.

Apa itu, yakni perstiwa bahwa Jakarta sudah terjadi urbanisasi besar-besaran sehingga kemacetan  dan kepadatan penduduk pun terjadi. Dan Indonesia juga menghadapi ini.

Yuni dengan latar belakang Istana

“Malaysia itu pun memindahkan pusat pemerintahannya dari Kuala Lumpur ke Putrajaya yang alasannya masalah sosial. Dan, Jakarta tetap menjadi pusat ekonomi. Mengapa kalau IKN pindah banyak yang nyinyir dan tak melihat aspek lainnya. Ini yang saya maksudkan,” kata Anwar Sadat.

Dalam konteks ekonomi dan sebagai pengusaha, menurut Anwar ada harapan besar ke depan. Pindahnya ibukota ke Kaltim  membuka peluang untuk membangun sentra bisnis baru, setidaknya di kota yang dekat dengan IKN  seperti Balikpapan dan Samarinda dan ini sudah mulai dirasakan. Padahal, IKN baru dibangun di segmen 1 yang berakhir pada Desember 2024.

Karena, bangkitnya Balikpapan dan Samarinda serta daerah lainnya  bisa jadi pusat ekonomi baru dan mendorong ekonomi daerah lainnya. Karena, fokusnya ekonomi, sedangkan ibukotanya sudah punya tempat tersendiri di Penajam Paser Utara (PPU).

“Beda toh Jakarta sekarang ini  ‘tumplek-blek’ ya urusan ekonomi, politik, pemerintahan sehingga terkesan Jakarta sentris. Makanya, ibukota dipindah dan itu ada di Kaltim. Tentu, implikasinya juga ke Balikpapan di mana saya dan Bu Yunita mengembangkan bisnis,” kata Anwar Sadat beristilah.

Anwar Sadat memaknai HUT RI di IKN

Karena kata Anwar, ketika melihat setiap wilayah di Indonesia punya comparative advantage atau keunggulan komparatif masing-masing, tentu  sangat ideal berpikirnya.

Pusat ekonomi bisnisnya Jakarta, pusat industri mungkin Kerawang,  pusat kebudayaan Jogja dan Bali . “Nah Kaltim itu pusat pemerintahan atau IKN, jadi itu melihat visi masa depannya. Bukan semua  dipaksakan ke Jakarta yang menjadi pusat segalanya,” kata Anwar

Intinya, sebagai rakyat Indonesia harusnya bangga ketika Jakarta jadi pusat bisnis. Tidak ada yang ‘diambil’ oleh Kaltim, padahal Kaltim sudah memberi devisa dari hasil buminya ke Jakarta.

“Upacara Agustus HUT ke-79 RI pun juga membukakan mata dunia, bahwa ada ibukota baru yang bisa dijadikan investasi masa depan. Sehingga, saya mengistilahkan bahwa melihat IKN itu masa depan secara humanis karena nanti didesain dengan konsep Kota Masa Depan yang hijau,” ungkap Anwar

Selain itu,  kehadirannya bersama ribuan masyarakat Kaltim dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan pejabat di upacara HUT ke-79 RI di IKN sebagai wujud bahwa masyarakat Kaltim mendukung keberlanjutan pembangunan IKN.

“Selamat HUT ke-79 RI. Terus jaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hilangkan persepsi kalau IKN itu hanya untuk Kaltim. Tetapi itu adalah a city for all atau kota untuk semua,” pungkas Anwar. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran
Kanal

PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran

March 15, 2026
Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi
Kanal

Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi

March 15, 2026
2026, Ada 12 Ribu Sambungan Baru. PTMB Sehat, Produksi Air Naik Drastis
Kanal

2026, Ada 12 Ribu Sambungan Baru. PTMB Sehat, Produksi Air Naik Drastis

March 15, 2026
PTMB Ganti 32.500 Water Meter Pelanggan. Dirut: Gratis, Demi Akurasi Pengukuran Air
Kanal

PTMB Ganti 32.500 Water Meter Pelanggan. Dirut: Gratis, Demi Akurasi Pengukuran Air

March 15, 2026
PTMB Salurkan Tandon dan Air Tangki untuk Warga Rapak. Dirut: Kita Maksimal, Turun ke Lapangan
Kanal

PTMB Salurkan Tandon dan Air Tangki untuk Warga Rapak. Dirut: Kita Maksimal, Turun ke Lapangan

March 15, 2026
Kemenhub Buka Posko, Awasi 143 Juta Pemudik. BPTD Kaltim, Poskonya Dibuka hingga 30 Maret 2026
Kanal

Kemenhub Buka Posko, Awasi 143 Juta Pemudik. BPTD Kaltim, Poskonya Dibuka hingga 30 Maret 2026

March 15, 2026
Next Post
Elemen Masyarakat Bontang Diberi Penyuluhan Pilkada. Ditbinmas Polda Kaltim Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Elemen Masyarakat Bontang Diberi Penyuluhan Pilkada. Ditbinmas Polda Kaltim Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Jamaluddin Khalid: “Saya Difitnah, Ini Pembunuhan Karakter”. Hasil Audit Assu’ada Sudah Keluar, Budi Sebut yang Benar Jangan Dizholimi

Jamaluddin Khalid: “Saya Difitnah, Ini Pembunuhan Karakter”. Hasil Audit Assu’ada Sudah Keluar, Budi Sebut yang Benar Jangan Dizholimi

August 23, 2022
Idul Fitri, Ternyata Bayar Rp16 Ribu ke Tol IKN. Nataru Gratis, Justru Lebaran 2026 Berbayar

Idul Fitri, Ternyata Bayar Rp16 Ribu ke Tol IKN. Nataru Gratis, Justru Lebaran 2026 Berbayar

March 14, 2026
Bappilu Partai Golkar Punya Aplikasi Bappiluku. Saksi Terpantau dan Suara di TPS Realtime

Bappilu Partai Golkar Punya Aplikasi Bappiluku. Saksi Terpantau dan Suara di TPS Realtime

November 12, 2020

These Top 10 Android apps and games you shouldn’t miss this week!

September 29, 2021
2045, Indonesia Harus Bisa Jadi High Income dan Maju. Erwin: Polri Banyak Dukung Pertumbuhan Ekonomi

2045, Indonesia Harus Bisa Jadi High Income dan Maju. Erwin: Polri Banyak Dukung Pertumbuhan Ekonomi

May 30, 2024
Walikota Beri 4 Umroh Jamaah Rutin Tarawih di BIC. Kampung Ramadan dan Peskil Ramaikan Islamic Centre

Walikota Beri 4 Umroh Jamaah Rutin Tarawih di BIC. Kampung Ramadan dan Peskil Ramaikan Islamic Centre

February 20, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines