TINTAKALTIM.COM-Ini faktor tingginya harga tiket pesawat. Sehingga, Idul Fitri 2024 membuat masyarakat mengalihkan moda transportasi untuk pulang menggunakan kapal laut. Sebenarnya asyik, nyaman dan lebih bisa dinikmati dengan sensasi yang berbeda. Hanya, drama tak sabar sering terjadi.
Dari data Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Kariangau, arus mudik yang heboh itu terjadi sejak kedatangan KMP Laskar Pelangi dari Pelabuhan Simboro (Mamuju) ke Kariangau pada Minggu (7/04/2024) sekitar pukul 18.00 Wita yang penumpangnya 44 orang.

Kapal itu, segera membawa penumpang sekitar pukul 01.00 Wita kembali ke Mamuju. Tetapi, proses untuk pemuatan penumpang ke kapal, dihadapkan dengan aksi tak sabar, ingin cepat naik dan lainnya dari penumpang.
“Sebenarnya ini kejadian biasa setiap tahun. Intinya, petugas di Satpel Kariangau sudah antisipasi maksimal. Hanya, itu tadi perlu sabar. Karena, memuat manusia ini harus tertib. Hanya, karakter penumpang demikian,” kata Pengawas Pelabuhan Penyeberangan Karingau Carolus Makin menjelaskan posisi arus mudik penumpang ke Mamuju itu.
Carolus dibantu tim hebat dan penuh semangat dengan superteamnya Yuriza Ramadhan, Valentinus Situmorang, Rahmat, Rosiadi Paniuran Sinaga, Rizya Gideon, Lateka, I Made Andy Wiranata dan lainnya. Mereka bekerja dari sore hingga dini hari.

Pemandangan terlihat, penumpang ‘tumplek blek’ menyebar di sejumlah halaman. Tim harus terus memberikan edukasi ke penumpang ada standar operating procedure (SOP) untuk menaiki kapal.
“Mereka melihat sejumlah truk dan mobil barang masuk. Khawatir tidak kebagian space dan tak berangkat. Itulah mudik, kita sebagai pelayan di BPTD Kaltim harus memahami karakter penumpang. Intinya mereka mau diatur kok,” ujar Carolus.
Sejak malam hingga dini hari, Carolus harus terus melakukan pemantauan dan membuat strategi agar penumpang taat aturan dan bisa bersabar untuk proses pemuatan. Sebab, tidak bisa bergerombol dan harus sesuai dengan manifest yang jadi dokumen penting bagi kapal untuk berlayar.

Menurut Carolus, jika dilihat dari manifest (daftar penumpang dan barang), jumlah penumpang KMP Laskar Pelangi ke Mamuju berkisar 591 orang. Padahal, kapasitas kapal itu bisa mencapai 850 sampai 900 penumpang tergantung ketersediaan ILR atau sekoci penolong darurat. Dan dibandingkan dengan tahun 2023, agak menurun sedikit.
“Sebenarnya tim Satpel Kariangau biasa menghadapi hal-hal semacam itu. Tenang dan kalau posisi crowded itu biasa. Karena, ini pekerjaan yang terus terjadi setiap tahun. Prinsipnya, penumpang mau mengikuti regulasi dari petugas,” kata Carolus.
Dikatakan Carolus, kejadian arus mudik di Pelabuhan Kariangau hingga dini hari, karena penumpang lain menghalangi kendaraan yang akan masuk. Mereka ingin langsung masuk kapal, sehingga jalan menuju pintu masuk kapal tertutup.
“Makanya ketika disiati tim syahbandar, proses pemuatan lancar dan aman. Intinya sekali lagi sabar dan sabar. Sebab, petugas yang bekerja semua sudah berpengalaman. Ini pelayanan sehingga melayani penumpang itu perlu aturan,” kata Carolus yang juga memberi apresiasi timnya dan berterimakasih kepada penumpang yang sudah mau tertib.

Dikatakannya, jika melihat jenis golongan angkutan yang dimuat di kapal itu terdiri dari 9 golongan khusus kendaraan. Hal ini harus didahulukan agar ketika penumpang masuk kapal lebih leluasa dan enak.
“Jadi kami ingatkan kepada calon penumpang untuk tetap ikut saja aturan Satpel Pelabuhan Kariangau. Karena, semua sudah ada regulasinya. Kalau masing-masing secara individu mau masuk kapal, nah itu justru bisa menghambat,” ujar Carolus.
SOP PEMUATAN
Sementara itu Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim Dr Muiz Thohir ST MT menegaskan, setiap penumpang mau naik kapal termasuk barang, ada Standar Operating Procedure (SOP) yang harus dipatuhi.
“Karena Satpel Pelabuhan itu harus melihat aspek keselamatan, keamanan dan ketertiban pelayaran. Tidak bisa main sembarang naik,” kata Muiz Thohir
BPTD kata Muiz, sebagai regulator harus menegakkan SOP itu yang tujuannya untuk pengawasan faktor-faktor keselamatan. Dan, manifest adalah merupakan bentuk jaminan keselamatan. “Masuk bioskop saja ada aturannya. Apalagi akan berlayar berjam-jam lamanya di tengah laut. Jadi, penumpang memang harus sabar dan ikut aturan,” terang Muiz Thohir.
Dari data manifest yang berangkat ke Mamuju dini hari tadi, rata-rata warga yang beralamatkan di Mamuju yang tinggal di Balikpapan. Tetapi, beragam ada yang beralamatkan juga di Balikpapan menuju Mamuju. Tetapi, ada juga asal Bontang, Tana Tidung, Kutai Timur, Berau , Kukar, Samarinda dan lainnya.

Dijadwalkan, 8 April 2024, sekitar pukul 17.00 Wita, KMP Swarna Kartika yang telah tiba pada 7 April 2024 pukul 19.45 Wita dari Pelabuhan Taipa (Palu), akan diberangkatkan kembali menuju Palu dari Kariangau. Diharapkan, penumpang dapat mengikuti SOP pemuatan kapal yang sudah jadi regulasi.
“Semoga mereka berlayar menikmati perjalanan dengan nikmat dan selamat sampai tujuan. BPTD Kaltim mengucapkan selamat mudik Idul Fitri 2024,” kata Muiz Thohir. (gt)












